kabar

60 mahasiswa Indonesia di Israel aman dari serangan roket

Mereka akan diwisuda besok bareng mahasiswa dari Kenya dan Gambia.

19 Mei 2021 07:41

Sebanyak 60 mahasiswa Indonesia tengah belajar pertanian di Israel aman dari serangan roket ditembakkan milisi Palestina di Jalur Gaza. 

Meski tinggal di bagian selatan Israel, wilayah tempat mereka huni dan bekerja tidak pernah menjadi sasaran serbuan roket dari Gaza. "Di tempat kami tinggal dan bekerja tidak pernah terdengar bunyi sirene tanda serangan roket datang," kata Costa, koordinator mahasiswa Indonesia di Israel, kepada Albalad.co melalui pesan WhatsApp hari ini. 

 Sebanyak 60 mahasiswa Indonesia itu tinggal di daerah Arava, terletak di antara Laut Mati dan Laut Merah. Kota terdekat dari tempat mereka adalah Beersheba, saban hari menjadi target serangan roket Hamas dan Jihad Islam sejak Perang Gaza meletup Senin pekan lalu. 

Costa menambahkan 60 mahasiswa Indonesia ini sudah menyelesaikan pendidikan pertanian mereka di Arava International Training Center for Agricultural Training (AICAT) dijalani sejak September 2019. 

Mereka bagian dari 81 mahasiswa Indonesia belajar di AICAT untuk periode 2019-2020. Namun 21 mahasiswa Indonesia telah pulang lebih dulu tahun lalu. 

"Kami akan diwisuda pada 20 Mei (besok) bareng mahasiswa dari Kenya dan Gambia," ujar Costa. 

 

 

Wisuda mahasiswa Indonesia belajar pertanian di Israel pada 20 Mei 2021. (Albalad.co)

Pengiriman mahasiswa Indonesia ke Israel tertunda gegara pandemi Covid-19

Program dengan AICAT ini telah berlangsung sejak 2014. Mahasiswa-mahasiswa Indonesia dikirim ke sana belajar pertanian selama sepuluh bulan dengan pola satu hari di kelas dan lima hari magang bekerja di lahan pertanian.

Rombongan 41 mahasiswa Indonesia di Bandar Udara Ben Gurion di Ibu Kota Tel Aviv, Israel, pada Juni 2021 jelang kepulangan ke Indonesia. (Albalad.co)

Rombongan mahasiswa Indonesia selesai belajar di Israel telah tiba di Jakarta

Mereka termasuk dalam 81 mahasiswa Indonesia belajar pertanian di Arava International Center for Agricultural Training (AICAT) untuk periode 2019-2020.

Sebanyak 60 mahasiswa Indonesia belajar pertanian di Israel diwisuda pada 20 Mei 2021. (Albalad.co)

44 mahasiswa Indonesia tersisa tinggalkan Israel Kamis pekan depan

Sebanyak 60 orang ini bagian dari 81 mahasiswa Indonesia belajar pertanian di Israel buat periode 2019-2020. 

Sebanyak 16 mahasiswa Indonesia berpose di Bandar Udara Ben Gurion, Ibu Kota Tel Aviv, Israel, sebelum terbang ke Indonesia. (Albalad.co)

16 mahasiswa Indonesia tinggalkan Israel di hari pertama gencatan senjata

Sebanyak 44 orang lainnya bakal pulang awal bulan depan.





comments powered by Disqus