kabar

Pabrik pesawat nirawak di Iran meledak

Netanyahu bilang pengebom nirawak memasuki wilayah Israel pada Selasa dari Irak atau Suriah merupakan kiriman Iran.

24 Mei 2021 11:41

Pabrik pesawat nirawak di Kota Syahin Syahr, Provinsi Isfahan, Iran, meledak kemarin dini hari. 

Pabrik bernama the Iran Aircraft Manufacturing Company (Hesa) menghasilkan beragam pesawat nirawak ini berada dalam kompleks industri petrokimia Sepahan Nargostar Chemical Industries. 

Industri kimia memproduksi bahan peledak bagi kebutuhan militer dan perdagangan ini sangat strategis. Karena itu, diawasi langsung oleh Dewan Keamanan Nasional Iran. 

"Ledakan terjadi pukul empat subuh. Penyebabnya masih diselidiki," kata kepala badan manajemen krisis Provinsi Isfahan Mansur Shishefouroush. Dia menambahkan kejadian itu melukai empat orang. 

Peristiwa ini terjadi setelah Kamis pekan lalu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bilang pengebom nirawak memasuki wilayah Israel pada Selasa dari Irak atau Suriah merupakan kiriman Iran. Negara Zionis itu berhasil menembak jatuh pesawat nirawak ini. 

 

Abdurrahim bin Ahmad Mahmud al-Huwaiti, lelaki dari Suku Huwaitat dibunuh pasukan keamanan Arab Saudi pada 16 April 2020 karena menolak rumahnya digusur untuk proyek Neom. (Video screencapture)

Bin Salman putus sambungan Internet di 30 desa Suku Huwaitat sejak enam bulan lalu

Aktivis dari Suku Huwaitat berencana menggugat Bin Salman di pengadilan Inggris dan Amerika Serikat.

Pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei pada 23 Juli 2021 menerima suntikan dosis kedua vaksin Covid-19 Barakat, merupakan produksi dalam negeri. (Twitter/khamenei.ir)

Khamenei minta masalah kelangkaan air di Khuzestan segera diselesaikan

Khamenei memuji penduduk Khuzestan sebagai orang-orang sangat setia kepada Iran.

Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Israel Muhammad al-Khaja (kanan) bareng Presiden Israel Isaac Herzog menggunting pita pada peresmian Kedutaan Besar UEA di Ibu Kota Tel Aviv, Israel, 14 Juli 2021. (Twitter/@AmbAlKhaja)

Bennett dan Bin Zayid sepakat buat bertemu

Ini percakapan telepon pertama antara kedua pemimpin itu.





comments powered by Disqus