kabar

Netanyahu umumkan bos baru Mossad

Barnea berpengalaman menangani perekrutan agen untuk misi terkait Iran dan Hizbullah.

24 Mei 2021 22:12

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu hari ini mengumumkan David (Dedi) Barnea sebagai bos baru Mossad (dinas rahasia luar negeri Israel). 

Dia akan mulai bertugas pekan depan menggantikan Yossi Cohen pensiun, setelah berkarier di Mossad selama 38 tahun. 

Sedangkan Barnea sudah 30 tahun bekerja untuk Mossad dan banyak menangani perekrutan mata-mata untuk misi mengenai Iran dan Hizbullah. Dia juga terlibat dalam pembunuhan kepala proyek nuklir Iran Muhsin Fakhrizadeh pada November tahun lalu. 

Sila baca: Mossad kembali bunuh ilmuwan nuklir Iran

Barnea sudah dua tahun menjadi wakil Cohen, menggantikan agen berinisial A. Barnea, berumur 50-an tahun, juga pernah ditempatkan di pasukan elite Israel. 

Seperti Cohen, Barnea juga orang berani mengambil risiko untuk mencapai tujuan sebuah misi sulit dan berbahaya. Barnea juga terlibat bareng Cohen mendorong negara-negara Arab untuk menormalisasi hubungan dengan Israel. 

Biasanya calon direktur Mossad ditunjuk jelang pergantian. Seperti Cohen ditunjuk pada Desember 2015 untuk menggantikan Tamir Pardo pada Januari 2016. Namun Barnea sudah ditetapkan sebagai penerus Cohen sejak Desember tahun lalu. 

 

Eyal Hulata, mantan pejabat Mossad akan menjabat penasihat keamanan nasional Israel mulai 15 Agustus 2021. (Courtesy)

Kabinet Israel setujui penunjukan Eyal Hulata sebagai penasihat keamanan nasional

Hulata termasuk dari sedikit pejabat Israel mendukung kesepakatan soal nuklir Iran. 

Kiri ke kanan: mantan Direktur Mossad (dinas rahasia luar negeri Israel), bos baru Mossad David Barnea, dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam acara pelantikan Barnea pada 1 Juni 2021. (Koby Gideon/GPO)

Bos baru Mossad akan lanjutkan misi bunuh ilmuwan dan serang fasilitas nuklir Iran

"Ancaman terbesar terhadap kami adalah ancaman nyata dari upaya Iran untuk mempersenjatai dirinya dengan senjata nuklir," ujar Netanyahu. 

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Direktur Mossad Yossi Cohen. (Chaim Tzach/GPO)

Arab Saudi batalkan rencana lawatan bos Mossad

Cohen dan kepala intelijen Saudi bertemu pada Desember 2018, membahas Iran dan Turki.

Gedung Bahrain World Trace Center di Ibu Kota Manama, Bahrain. (www.layoverguide.com)

Bos Mossad melawat ke Bahrain

Uni Emirat Arab dan Bahrain menjadi negara Arab ketiga dan keempat menjalin hubungan resmi dengan Israel setelah Mesir pada 1979 dan Yordania di 1994.





comments powered by Disqus