kabar

Isyarat haji batal dari Saudi

Sangat mungkin, seperti tahun lalu, Saudi bakal memutuskan haji buat penduduknya saja (warga Saudi dan ekspatriat).

04 Juni 2021 13:48

Pemerintah Indonesia kemarin memutuskan tidak akan memberangkatkan jamaah haji tahun ini. Seperti tahun lalu, keputusan diambil sebelum Arab Saudi menetapkan haji digelar secara domestik atau internasional.

Meski tetap membikin heboh di tanah air, keputusan disampaikan oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas itu sejatinya memang tidak aneh. Saudi sudah mengisyaratkan tidak akan ada haji internasional atau mengundang jamaah dari negara lain datang.

Sinyalemen itu terlihat dari sampai kabar ini dilansir, belum ada keputusan dari pemerintah Saudi soal ada atau tidaknya haji tahun ini. Kalau ada digelar secara domestik atau internasional. "Semua bergantung keputusan raja. Menterinya pun tidak tahu," kata Konsul Jenderal Indonesia di Kota Jeddah Eko Hartono kepada Albalad.co melalui telepon WhatsApp kemarin.

Isyarat lainnya adalah pada 30 Mei lalu Saudi memutuskan hanya membolehkan warga asing dari sebelas negara boleh melawat ke negara Kabah itu, yakni Uni Emirat Arab, Jerman, Amerika Serikat, Irlandia, Italia, Portugal, Inggris, Swedia, Swiss, Prancis, dan Jepang.

Sedangkan sembilan negara lainnya masih belum diizinkan, yaitu Indonesia, Mesir, Libanon, Turki, Brasil, Argentina, Afrika Selatan, India, Pakistan.

Sebanyak warga dari 20 negara ini tadinya sejak 3 Februari lalu dilarang memasuki Saudi untuk mencegah penularan Covid-19 di negara Kabah itu.

Dari sembilan negara masih dilarang ini, terdapat lima negara pengirim jamaah haji terbanyak saban tahun adalah Indonesia, Mesir, Turki, India, dan Pakistan.

Alasan Saudi masih belum menerbitkan keputusan mengenai haji lantaran kasus Covid-19 di negara itu meningkat lagi. Sekarang ini saban hari seribuan penderita baru muncul. Padahal Januari lalu, kasusnya kurang dari seratus orang per hari.

Selain itu, gelombang kedua pandemi Covid-19 juga melanda banyak negara karena muncul varian-varian baru virus Covid-19.

Sangat mungkin, seperti tahun lalu, Saudi bakal memutuskan haji buat penduduknya saja (warga Saudi dan ekspatriat). Namun kemungkinan jumlahnya tidak seribu orang seperti musim haji 2020, bisa jadi ditambah karena program vaksinasi Covid-19 sudah berjalan di negeri Dua Kota Suci itu.

 

Jamaah haji sedang bertawaf. (Haramain Info)

Jumlah warga Indonesia berhaji tahun ini sekitar 400 orang

Mereka termasuk dalam 60 ribu jamaah asal berbagai negara.

Jamaah bertawaf di kompleks Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

327 warga Indonesia di Saudi lolos seleksi untuk berhaji tahun ini

Untuk tahun ini, hanya 60 ribu penduduk Saudi boleh berhaji. Angka ini 60 kali lebih besar ketimbang jumlah jamaah haji domestik tahun lalu, cuma seribu orang.

Gubernur Provinsi Makkah, Arab Saudi, Pangeran Khalid bin Faisal bin Abdul Aziz, bersama Wakil Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Abdul Fattah bin Sulaiman Masyath. (Twitter)

Haji tahun ini hanya untuk 60 ribu penduduk Saudi saja

Mereka diizinkan berhaji adalah yang berumur 18-65 tahun dan tidak terinfeksi virus Covid-19. 

Jamaah haji dari seluruh dunia melaksanakan salat di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, Agustus 2017. (Arab News)

Indonesia tidak berangkatkan jamaah haji lagi

Hqji tahun ini diperkirakan bersifat domestik.





comments powered by Disqus