kabar

Kuwait sahkan beleid wajibkan hukuman mati bagi penghina Allah dan Nabi Muhammad

Para anggota parlemen beraliran Syiah meminta pasal hukuman mati terhadap penghina 12 imam, namun parlemen dihuni mayoritas anggota berpaham Sunni menolak usulan itu.

05 Juni 2021 21:35

Parlemen Kuwait Kamis lalu mengesahkan sebuah undang-undang mewajibkan hukuman mati bagi penghina Allah, Nabi Muhammad, atau istri-istri Rasulullah.

Hasil pemungutan suara itu menunjukkan 46 legislator, termasuk sejumlah menteri, setuju, empat anggota parlemen berpaham Syiah menolak, satu legislator Sunni pro-Syiah abstain, dan dua anggota parlemen menolak memberikan suaranya.

Beleid itu baru bisa berlaku dua pekan lagi, kalau memang dalam voting dan disetujui pemerintah.

Para anggota parlemen beraliran Syiah meminta pasal hukuman mati terhadap penghina 12 imam, namun parlemen dihuni mayoritas anggota berpaham Sunni menolak usulan itu.

Undang-undang ini dibuat setelah polisi bulan lalu menangkap seorang penganut Syiah karena telah menghina Nabi Muhammad, istrinya, dan beberapa sahabatnya melalui Twitter. Tersangka bernama Hamad an-Naqi masih ditahan untuk diperiksa.

Salat berjamaah di Masjid Nabawi, Kota Madinah, Arab Saudi. (Twitter)

Dua pejabat Masjid Nabawi dicopot karena salat subuh telat 45 menit

Setelah peristiwa itu, Syekh Sudais memerintahkan kehadiran dua imam dan tiga muazin saban kali salat wajib berjamaah dilakukan di Masjid Al-Haram dan Masjid Nabawi. 

Ketua Partai Yamina Naftali Bennett (kiri) dan Ketua Partai Yesh Atid Yair Lapid akan memimpin Israel bergantian. (Courtesy)

Pemerintahan baru Israel akan terdiri dari 27 menteri, termasuk sembilan perempuan

Menteri tertua berumur 74 tahun, sedangkan menteri paling muda berusia 37 tahun.

Natali Bennett ketika masih berdinas di militer. (Haaretz)

Memahami Naftali Bennett, perdana menteri religius pertama Israel

Bennett adalah perdana menteri pertama dari generasi ketiga Israel. Dia Yahudi nasionalis tapi bukan dogmatis. Dia Yahudi religius tapi tidak benar-benar taat.

Gubernur Provinsi Makkah, Arab Saudi, Pangeran Khalid bin Faisal bin Abdul Aziz, bersama Wakil Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Abdul Fattah bin Sulaiman Masyath. (Twitter)

Haji tahun ini hanya untuk 60 ribu penduduk Saudi saja

Mereka diizinkan berhaji adalah yang berumur 18-65 tahun dan tidak terinfeksi virus Covid-19. 





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Dua pejabat Masjid Nabawi dicopot karena salat subuh telat 45 menit

Setelah peristiwa itu, Syekh Sudais memerintahkan kehadiran dua imam dan tiga muazin saban kali salat wajib berjamaah dilakukan di Masjid Al-Haram dan Masjid Nabawi. 

14 Juni 2021

TERSOHOR