kabar

Memahami Naftali Bennett, perdana menteri religius pertama Israel

Bennett adalah perdana menteri pertama dari generasi ketiga Israel. Dia Yahudi nasionalis tapi bukan dogmatis. Dia Yahudi religius tapi tidak benar-benar taat.

13 Juni 2021 10:08

Knesset (parlemen Israel) pada hari ini pukul empat sore (jam sembilan malam waktu Jakarta) akan melantik pemerintahan baru dipimpin Perdana Menteri Naftali Bennett. Negara Zionis itu bakal memasuki era baru setelah Benjamin Netanyahu, perdana menteri terlama sepanjang sejarah Israel (menjabat lebih dari 15 tahun) terdepak.

Bennett, dalam hitungan jam akan menjadi perdana menteri Israel ke-13, gampangnya dapat dilabeli sebagai garis keras religius, ultra-nasionalis, dan pemimpin pemukim Yahudi. Di lain pihak, dia merupakan jutawan di industri berteknologi tinggi, mantan anggota pasukan khusus, serta petualang politik.

Lelaki 49 tahun ini bukan politikus sejati, tepatnya tidak konsisten dalam berpolitik. Selama 14 tahun terakhir, dia berada di lima partai.

Dia pertama kali menjadi anggota Knesset delapan tahun lalu dan dua tahun lalu, partainya gagal mencapai ambang batas untuk memiliki kursi di Knesset. Hari ini, dia bakal menjadi perdana menteri dari Partai Yamina, setengah dari anggotanya membelot atau memperitmbangkan untuk tidak mendukung pemerintahannya.

Dalam beragam wawancara, Bennett selalu menampilkan dirinya berbeda dengan politisi lain tidak pernah berbisnis. Dia merupakan pengusaha sekaligus tentara pilihan. Namun pengalamannya di militer dan bisnis masih lebih sedikit ketimbang dalam berpolitik.

Bapak empat anak ini akan menjadi perdana menteri pertama Israel selalu memakai kippa (peci kecil khas Yahudi). Tapi kippa itu dicurigai hanya untuk menutupi bagian tengah kepalanya botak. Bukan berarti dia Yahudi saleh.

Dia menghabiskan sebagian masa kecilnya di New York (Amerika Serikat) dan Montreal (Kanada). Meski mengklaim fanatik terhadap cita-cita Israel Raya, dia tidak pernah menunjukkan minat untuk tinggal di Tepi Barat atau membangun rumah di Ra'anana, pinggiran Ibu Kota Tel Aviv.

Saat mengunjungi sebuah pusat kegiatan Yahudi di Kota Haifa lima tahun lalu, Bennett menggambarkan bagaimana orang tuanya mulai melahap makanan kosher (halal versi Yahudi) dan menjalani ibadah Sabbath karena dirinya.

Pria kelahiran Haifa pada 1972 ini pindah mengikuti orang tuanya ke Kanada waktu berusia tiga tahun. Di sana, ayahnya bernama Jim bekerja sebagai pencari dana untuk Technion, kampus teknologi berlokasi di Haifa. Bennett kecil kemudian dimasukkan ke taman kanak-kanak Yahudi agar fasih berbahasa Ibrani.

"Saya pulang memakai jubah hitam dengan kippa dan selendang kecil untuk berdoa," kata Bennett untuk menggambarkan dirinya sebagai orang Yahudi taat. Dia kemudian bertanya kepada ayahnya kenapa tidak mengenakan kippa dan mempunyai tallit (selendang buat berdoa). Sejak itu, orang tua Bennett mulai rajin bersembahyang ke sinagoge.

Meski begitu, dari ketiga putra pasangan Jim dan Myrna, hanya Bennett bertahun-tahun tidak mengenakan kippa dan menikahi perempuan sekuler.

Jadi seberapa salehkah perdana menteri pertama Israel yang religius ini?

Dengan semua informasi tersedia, Bennett bisa dikatakan sedikit religius. Tidak rutin ke sinagoge dan bukan orang bisa memberitahu tanggal berapa hari ini menurut kalender Yahudi. Walau SMAnya di Yavneh, semacam yeshiva (sekolah seminari Yahudi) di Kota Haifa, tapi dia tidak terlalu tertarik mempelajari Talmud.

Dia memang pernah memimpin Partai Habayit Hayehudi (Rumah Yahudi), nama baru dari Partai Religius Nasional. Namun dia segera menggaet orang-orang sekuler dan baru menemui rabbi jika membutuhkan wejangan. Kalau bertemu konstituen, tidak seperti politikus religius, dia tidak pernah mengutip Torah, tapi lebih senang bercerita tentang pengalamannya di militer dan dunia bisnis.

Bennett juga pernah bergabung dengan gerakan pemuda Yahudi bernama Bnei Akiva, sekarang ini sangat religius: anggota lelaki dan perempuan bukan muhrim dilarang berbaur dan wajib bersembahyang di sinagoge tiga kali sehari. Tapi Bnei Akiva ketika Bennett bergabung pada 1980-an di Haifa, anggotanya lebih suka pesta-pesta dan mendaki gunung, membahas patriotisme dan militer.

Di Bnei Akiva pula, Bennett untuk pertama kali mendengar nama Netanyahu, merujuk pada Yoni Netanyahu, abangnya Benjamin Netanyahu tewas dalam operasi pembebasan sandera di Bandar Udara Entebbe, Uganda, pada 1976.

Kisah kepahlawanan Yoni Netanyahu itu menginspirasi Bennett secara sukarela di umur 18 tahun bergabung dengan pasukan komando Sayeret Matkal, unit khusus pernah dipimpin Yoni Netanyahu. Tapi Bennett sudah mempersiapkan fisiknya bertahun-tahun buat menjadi anggota pasukan paling elite di negara Bintang Daud itu.

Selama 1,5 tahun menjalani pendidikan sebagai perwira di Sayeret Matkal, Bennett tidak pernah memakai kippa. Dia pun lebih suka menjalani hidup sekuler setelah lepas dari militer.

Selama enam tahun menjadi tentara, Bennett pernah menghadapi dilema: tetap bergabung di Sayeret Matkal melaksanakan misi berbahaya sekaligus bergengsi atau menjadi komandan di satuan tidak se-elite Sayeret Matkal. Dia memilih opsi kedua dan menjadi komandan kompi di satuan Maglan.

Bennett berhenti dari militer setelah perang 17 hari dengan Hizbullah pada April 1996. Gegara kepanikannya, Israel  menggempur basis Hizbullah di selatan Libanon dan menewaskan 106 orang, mengakibatkan negara Zionis itu dikecam masyarakat internasional. Bennett membela diri, serbuan udara itu untuk menyelamatkan pasukannya terjebak di wilayah Hizbullah.

Sehabis itu, Bennett kuliah jurusan hukum dan bisnis di Universitas Ibrani. Di sela kesibukannya, dia senang mengajar anak-anak muda Israel tentang pengalamannya selama menjadi prajurit. Di kegiatan itulah, dia bertemu Gilat, kemudian menjadi istrinya. Gilat pernah bergabung dalam Korps Pendudukan dan Pemuda di militer Israel. Usianya lima tahun lebih muda ketimbang Bennett.

Keduanya sudah hidup bersama, kian menunjukkan Bennett tidak saleh, sebelum menikah pada 1999. Mereka sempat tinggal di permukiman Yahudi Bet Arye selama beberapa bulan sebelum pindah ke New York.

Di kota itulah, selama empat tahun Bennett membangun bisnisnya. Dia mendirikan Cyota, perusahaan aplikasi keamanan perbankan online. Kemudian dijual seharga US$ 145 juta kepada RSA Security pada 2005. Ini membikin Bennett menjadi jutawan di umur 33 tahun.

Merasa cukup dengan fulusnya, Bennett dan Gilat memilih pulang ke Israel untuk hidup normal dan mempunyai anak. Dia terjun ke politik di usia 35 tahun dan dia mulai memakai kippa lagi. Bennett bergabung dengan Partai Kadima dipimpin Perdana Menteri Ehud Olmert pada 2006, setelah kegagalan Israel dalam Perang Libanon menghadapi Hizbullah.

Misi pertamanya sebagai kepala staf dari pemimpin oposisi Benjamin Netanyahu, asal Partai Likud, waktu itu adalah menciptakan protes oleh tentara cadangan untuk menuntut Olmert mundur.

Bennett bergabung ke Likud pada 2007 dengan harapan menjadi anggota Knesset setelah pemilihan umum 2009. Tapi dia keburu dipecat oleh Netanyahu.

Bennett membatalkan niatnya membikin partai dan bergabung dengan Partai Habayit Hayehudi hingga akhirnya menjadi ketua umum setelah meraih dua pertiga suara. Dia bertahan enam tahun di sana.

Hal paling dia benci adalah Habayit Hayehudi selalu merasa harus menjadi penyokong Likud dan Netanyahu, bukan untuk bertarung menjadi perdana menteri. Karena itulah, Bennett keluar pada 2014.

Dia lalu membuat Partai Kebenaran Baru namun hampir menamatkan karier politiknya. Partai itu tidak lolos ambang batas parlemen dan hanya meraup 1.400 suara dalam pemilihan umum.

Bennett meroket kembali beberapa bulan berselang dengan Partai Yamina. Tujuh kursi diraih Yamina di Knesset membuat Bennett bisa meminta kursi perdana menteri sebagai syarat bergabung dengan koalisi Netanyahu.

Tapi dia hanya kebagian jatah menteri ekonomi dijabat selama dua tahun. Dia merasa bosan karena berambisi menjadi anggota kabinet keamanan. Selama 3,5 tahun kemudian, dia menduduki kursi menteri pendidikan.

Bennett akhirnya mendapat jabatan menteri pertahanan di akhir 2019 tapi setengah tahun kemudian diganti oleh Benny Gantz.

Pemilihan umum 23 Maret lalu menjadi berkah bagi Bennett. Setelah Netanyahu gagal membentuk koalisi, Bennett dan Ketua Partai Yesh Atid Yair Lapid bergandengan tangan untuk bergantian memimpin Israel nantinya: Bennett di dua tahun pertama hingga Agustus 2023 dan Lapid pada dua tahun terakhir sampai November 2025.

Bennett adalah perdana menteri pertama dari generasi ketiga Israel. Dia Yahudi nasionalis tapi bukan dogmatis. Dia Yahudi religius tapi tidak benar-benar taat.

 

Perdana Menteri Israel Naftali Bennett menyaksikan mentan Presiden Israel Isaac Herzog dan istrinya, Michal, menerima suntikan dosis ketiga vaksin Pfizer di Rumah Sakit Sheba Medical Center di Ramat Gan, Israel. (Sheba Medical Center buat Albalad.co)

Eks presiden Israel jadi orang pertama di dunia disuntik dosis ketiga vaksin Pfizer

Vaksinasi ketiga dengan vaksin Pfizer ini untuk orang berumur 60 tahun ke atas. 

Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Israel Muhammad al-Khaja (kanan) bareng Presiden Israel Isaac Herzog menggunting pita pada peresmian Kedutaan Besar UEA di Ibu Kota Tel Aviv, Israel, 14 Juli 2021. (Twitter/@AmbAlKhaja)

Bennett dan Bin Zayid sepakat buat bertemu

Ini percakapan telepon pertama antara kedua pemimpin itu.

Perdana Menteri Israel Naftali Bennett, baru dilantik pada 13 Juni 2021, di ruang kerjanya. (Amos Ben Gershom/GPO)

Perdana menteri Israel bertemu raja Yordania secara rahasia pekan lalu

Bennett menawarkan tambahan pasokan air kepada Raja Abdullah.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat memimpin rapat kabinet keamanan di markas militer di Ibu Kota Tel Aviv pada 10 September 2019, sehari setelah serangan roket dari Gaza terjadi saat dia sedang berkampanye di Kota Ashdod. (Ariel Hermoni/Defense Ministry)

Netanyahu perintahkan stafnya hancurkan banyak dokumen di kantornya beberapa jam sebelum lengser

Sesuai aturan hukum berlaku, semua dokumen kerja itu tidak boleh dihancurkan satu pun dan akan disimpan dalam arsip negara.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Iran larang warganya kunjungi Afghanistan

Pertempuran antara Taliban dan pasukan pemerintah Afghanistan dalam beberapa hari terakhir untuk memperebutkan tiga ibu kota provinsi, yakni Kandahar (Provinsi Kandahar), Herat (Provinsi Herat), dan Lasykargah (Provinsi Helmand).

01 Agustus 2021

TERSOHOR