kabar

Pemimpin tertinggi Iran disuntik dosis pertama vaksin Covid-19 produksi domestik

Khamenei meminta pihak pengembang vaksin mempublikasikan hasil kerja mereka kepada dunia, termasuk soal keamanan dan keampuhan vaksin domestik itu. 

25 Juni 2021 20:57

Pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei hari ini menerima suntikan dosis pertama vaksin Covid-19 produksi dalam negeri. 

Khamenei mengaku merasa bangga disuntik vaksin produksi domestik bukan dari negara lain.  "Saya benar-benar bersyukur kepada semua pihak telah menggunakan ilmu dan pengalaman untuk memberi kepada negara ini kemampuan hebat dan bergengsi (dalam membuat vaksin Covid-19)," kata Khamenei seperti dilansir situs resminya khamenei.ir. 

20210625_205520

Dia meminta pihak pengembang vaksin mempublikasikan hasil kerja mereka kepada dunia, termasuk soal keamanan dan keampuhan vaksin domestik itu. 

Klaim beredar menyebutkan vaksin bikinan Iran ini memiliki keampuhan 85 persen. 

Khamenei Januari lalu melarang impor vaksin dari luar negeri meski Iran menjadi negara dengan korban terbanyak akibat pandemi Covid-19. Dia menegaskan hanya mau divaksinasi dengan vaksin buatan dalam negeri. 

Selain itu, Khamenei bersedia disuntik vaksin sesuai giliran, bukan menerobos antrean. 

Hingga hari ini, sudah 3.150.949 orang terinfeksi Covid-19 di negara Mullah itu, termasuk 83.588 meninggal.

Pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei pada 23 Juli 2021 menerima suntikan dosis kedua vaksin Covid-19 Barakat, merupakan produksi dalam negeri. (Twitter/khamenei.ir)

Khamenei minta masalah kelangkaan air di Khuzestan segera diselesaikan

Khamenei memuji penduduk Khuzestan sebagai orang-orang sangat setia kepada Iran.

Pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei mengunjungi keluarga mendiang komandan Brigade Quds Mayor Jenderal Qasim Sulaimani di rumahnya di Ibu Kota Teheran, 3 Januari 2020. (Khamenei.ir)

Khamenei larang Iran impor vaksin Covid-19 dari Amerika dan Inggris

Hingga hari ini, sudah 1.274.514 orang terinfeksi Covid-19 di Iran, termasuk 56.018 korban meninggal.

Pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei menangis sesenggukan saat memimpin salat jenazah komandan Brigade Quds Mayor Jenderal Qasim Sulaimani di Ibu Kota Teheran, Iran, 6 Januari 2020. (Sky News)

Kesehatan Khamenei memburuk, wewenang dan tugasnya dialihkan kepada putranya

Enam tahun lalu, Khamenei pernah menjalani operasi karena menderita kanker prostat.

Maysam Khamenei (bersorban hitam), putra bungsu dari pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei. (Twitter)

Besan dari pemimpin tertinggi Iran meninggal karena Covid-19

Sampai hari ini, terdapat 24.811 orang terinfeksi Covid-19 di negara Mullah itu, termasuk 1.934 yang meninggal.   





comments powered by Disqus