kabar

Biden pertahankan kebijakan Trump soal pengakuan Golan sebagai wilayah kedaulatan Israel

Trump pada 2019 memberi pengakuan Golan, dicaplok oleh Israel dalam Perang Enam Hari pada 1967, sebagai wilayah kedaulatan negara Zionis itu.

26 Juni 2021 18:12

Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Joe Biden mempertahankan kebijakan pendahulunya, Presiden Donald Trump, mengenai pengakuan terhadap Dataran Tinggi Golan sebagai wilayah kedaulatan Israel.

Departemen Luar Negeri Amerika kemarin membantah kabar menyebutkan Biden berencana membatalkan kebijakan Trump itu, setelah sebuah laporan media di Amerika memicu kemarahan para pejabat Israel. "Kebijakan Amerika tentang Golan tidak berubah dan laporan bertolak belakangan soal itu keliru," kata Departemen Luar Negeri Amerika melalui Twitter.

Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid bilang kabar itu merupakan bagian dari usaha buat merusak hubungan baik kedua negara. "Dataran Tinggi Golan adalah aset strategis dan bagian tidak terpisahkan dari Israel," ujarnya. "Amerika ttelah mengakui kedaulatan Israel terhadap Golan dan pentingnya wilayah ini bagia keamanan Israel."

Trump pada 2019 memberi pengakuan Golan, dicaplok oleh Israel dalam Perang Enam Hari pada 1967, sebagai wilayah kedaulatan negara Zionis itu.

 

Nihal Maqat, satu dari empat warga Suriah dibebaskan oleh Israel pada 18 Februari, sebagai bagian dari kesepakatan pertukaran tahanan antara kedua negara. (Channel 12)

Bertukar tahanan, Suriah bebaskan satu perempuan dan Israel lepas empat orang

Keempatnya merupakan penduduk Dataran Tinggi Golan, Suriah. Dua perempuan adalah narapidana dan dua lelaki merupakan penggembala.

Peta Dataran Tinggi Golan. (BBC)

PBB secara resmi minta Israel keluar dari Golan

Amerika Serikat Maret lalu mengakui Golan sebagai wilayah kedaulatan Israel.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bareng istri (Sara) dan dua putranya, Yair dan Yoav, pelesiran ke Dataran Tinggi Golan pada 23 April 2019. (Twitter/@netanyahu)

Netanyahu tetapkan lokasi pembangunan permukiman Donald Trump di Golan

Trump menandatangani surat pengakuan negara adikuasa itu terhadap Golan sebagai wilayah Israel pada 25 Maret lalu, disaksikan oleh Netanyahu di Gedung Putih.





comments powered by Disqus