kabar

Satu anggota milisi Syiah binaan Iran tewas saat bertempur hadapi Taliban

Laskar Fatimiyun dibentuk dan dilatih oleh Brigade Quds, pasukan elite dari Garda Revolusi Islam Iran.

21 Juli 2021 13:56

Satu anggota Laskar Fatimiyun, milisi Syiah bentukan Iran, tewas saat bertempur menghadapi pasukan Taliban di Provinsi Ghazni, pekan lalu.

Berdasarkan informasi dihimpun oleh Albalad.co, korban terbunuh itu bernama Javed. Dia adalah lelaki Afghanistan berpaham Syiah. Namun belum diketahui kapan Javed kembali dari Suriah dan apakah dia bertempur dengan pasukan pemerintah, milisi rakyat, atau bareng Laskar Fatimiyun.

Dalam berita utamanya edisi Senin lalu, surat kabar Jumhuri Islami terbitan Iran menulis telah dibentuk sebuah milisi Syiah bernama Unit Mobilisasi Syiah di Afghanistan untuk menghadapi Taliban. Pasukan ini dipimpin oleh Sayyid Hasan al-Haidari.

"Kami bertempur bareng pasukan pemerintah untuk mempertahankan tanah air kami seperti kami membela makam leluhur kami (kubur Imam Ali bin Abi Thalib di Kota Najaf, Irak)," kata Hasan dalam pidato pertamanya.

Belum jelas apakah Unit Mobilisasi Syiah ini terpisah dengan Laskar Fatimiyun sama-sama berisi orang-orang Syiah Afghanistan.

Iran sendiri menyatakan mendukung proses dialog antar berbagai faksi, termasuk Taliban dan pemerintah, untuk menciptakan perdamaian di Afghanistan.

Sila baca: Majority of the Afghan people prefer an Islamic government

Laskar Fatimiyun dibentuk dan dilatih oleh Brigade Quds, pasukan elite dari Garda Revolusi Islam Iran. Mereka yang direkrut adalah para pengungsi Syiah asal Afghanistan banyak tinggal di Kota Masyhad, Iran.

Sila baca: Laskar Fatimiyun

Laskar Fatimiyun inilah dikirim Iran ke Suriah untuk bertempur menghadapi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) dan menjaga kubur Zainab, cucu dari Nabi Muhammad.

 

 

 

Abdurrahim bin Ahmad Mahmud al-Huwaiti, lelaki dari Suku Huwaitat dibunuh pasukan keamanan Arab Saudi pada 16 April 2020 karena menolak rumahnya digusur untuk proyek Neom. (Video screencapture)

Bin Salman putus sambungan Internet di 30 desa Suku Huwaitat sejak enam bulan lalu

Aktivis dari Suku Huwaitat berencana menggugat Bin Salman di pengadilan Inggris dan Amerika Serikat.

Anggota ISKP di Provinsi Jauzan, Afghanistan, menyerah kepada Taliban pada 2018. (Tolo News)

Beberapa lusin warga Indonesia bergabung dengan ISIS di Afghanistan

Juru bicara Taliban Suhail Syahin menegaskan pemerintah dan rakyat Indonesia tidak usah mencemaskan kalau Taliban berkuasa di Afghanistan.

Peta perebutan wilayah antara Taliban dan pemerintah Afghanistan. (Long War Journal)

Taliban ancam Turki untuk tidak pertahankan pasukannya di Afghanistan

Taliban mengklaim telah menguasai 85 persen wilayah Afghanistan.





comments powered by Disqus