kabar

Demonstran tewas dalam protes antirezim di Iran bertambah jadi delapan orang

Satu polisi antihura hara meninggal dalam bentrokan dengan pengunjuk rasa di Kota Mashsyahr kemarin malam.

21 Juli 2021 22:03

Unjuk rasa antirezim berlangsung sejak Kamis pekan lalu di beragam kota di Provinsi Khuzestan, Iran terus memakan korban. Hingga hari ini, berdasarkan informasi diperoleh Albalad.co, demonstran meninggal sudah delapan orang.

Kedelapan korban terbunuh akibat tembakan aparat keamanan Iran itu adalah Hadi Bahmani, Muhammad Abbas al-kanani, Muhammad Abdullahi, Ghasim Khuzairi, Mustafa Naimawi, Farzad Farisat, Muhammad Korusyat, dan Maysam Akhras.

Selain itu, satu polisi antihura hara meninggal dalam bentrokan dengan pengunjuk rasa di Kota Mashsyahr kemarin malam. Seorang polisi lainnya cedera terkena tembakan di kaki.

Protes ini dipicu oleh kelangkaan air. Para pengunjuk rasa mengecam salah urus pemerintah mengenai sumber daya air. Padahal Khuzestan dilintasi empat sungai, namun pembangunan sejumlah bendungan telah mengalihkan air ke wilayah lain di Iran.

Para pejabat Iran bilang sekitar delapan ribu desa di Khuzestan mengalami kelangkaan air dan sangat mengandalkan pasokan air dari pemerintah.

 

Pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei pada 23 Juli 2021 menerima suntikan dosis kedua vaksin Covid-19 Barakat, merupakan produksi dalam negeri. (Twitter/khamenei.ir)

Khamenei minta masalah kelangkaan air di Khuzestan segera diselesaikan

Khamenei memuji penduduk Khuzestan sebagai orang-orang sangat setia kepada Iran.

Demonstrasi antirezim di Provinsi Khuzestan, Iran. (Video screencapture)

Revolusi Air di negeri Mullah

Ahwaz sebelum Perang Dunia Kedua meletup adalah negara merdeka dan berdaulat bernama Ka'abi. Penguasa terakhirnya adalah Pangeran Khazal al-Kaabi.

Demonstrasi antirezim di Provinsi Khuzestan, Iran. (Video screencapture)

Demonstran tewas dalam protes antirezim di Iran bertambah jadi 12 orang

Protes meluas hingga ke provinsi lain di luar Khuzestan.

Demonstran antirezim di Kota Susangerd, Provinsi Khuzestan, Iran, membakar satu tank milik pemerintah pada 20 Juli 2021. (Albalad.co/Supplied)

Satu lagi demonstran tewas ditembak dalam protes antirezim di Iran

Jumlah pengunjuk rasa terbunuh bertambah menjadi empat orang. Pada unjuk rasa di Kota Susangerd, demonstran berhasil membakar satu tank milik pemerintah.  





comments powered by Disqus