kabar

Dua tahun setelah takluk, ISIS lancarkan 5.795 serangan di 31 negara

Pada semester pertama 2021, sebelas provinsi ISIS mengklaim 1.414 serangan terjadi di 18 negara.

22 Juli 2021 14:30

Sejak ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) takluk di Baghuz Fauqani, Suriah, dua tahun lalu, milisi kini dipimpin oleh Abu Ibrahim al-Hasyimi al-Quraisyi ini membuktikan mereka belum benar-benar tamat. Kelompok bersenjata berambisi mendirikan khilafah versi mereka telah melancarkan 5.795 serangan di 31 negara.

Baghuz, berada di sebelah timur Suriah, berjarak sekitar 22,4 kilometer dari perbatasan dengan Qaim, wilayah Irak. ISIS terusir dari basis pertahanan terakhirnya ini pada 23 Maret 2019

Data 5.795 serangan di 31 negara ini dikumpulkan oleh seorang peneliti senior tentang jihad global dan siber tidak mau ditulis namanya dari tiap serangan diklaim ISIS melalui 104 edisi majalah An-Naba terbit selama periode28 Maret 2019 hingga 18 Maret 2021, atau rata-rata delapan serangan saban hari.

Terdapat tiga puncak kampanye serangan ISIS selama kurun waktu itu, yakni Desember 2019. Kemudian tahun lalu pada April-Mei (Ramadan), serta Agustus dan Desember.

Meski sudah kehilangan banyak teritori, ISIS tetap menarik bagi sebagian milisi. "Setelah tumbang di Baghuz, ISIS mengumumkan tiga cabang baru, yakni di Afrika tengah, India, dan Pakistan.

20210722_134440

Selama dua tahun terakhir pula, milisi ISIS melancarkan serangan di 16 provinsina, yakni Irak (38,29 persen dari total 5.795 serangan), Syam (25,62 persen), Afrika Barat (13,32 persen), Khorasan (7,16 persen), Sinai (6,78 persen), Afrika tengah (2,79 persen), Yaman (2,13 persen), Somalia (1,27 persen), Asia Timur (1,13 persen), Pakistan (0,75 persen), Libya (0,4 persen), India (0,19 persen), Kaukasus (0,1 persen), Aljazair (0,03 persen), Najd (0,02 persen), dan Al-Hijaz (0,02 persen).

Dari 31 negara terjadinya serangan, ISIS paling aktif di Irak, yaitu sebanyak 2.208 serangan dan menyebabkan 4.408 orang tewas. Kemudian 1.477 serangan di Suriah (3.115 terbunuh), 551 serangan di Nigeria (2.113 meninggal), 407 serangan di Afghanistan (2.745 wafat), 391 serangan di Mesir (447 mengembuskan napas terakhir), 123 serangan di Yaman (256 menemui ajal).

Lalu 117 serangan ISIS di Kongo (593 orang tewas), 73 serangan di Somalia (170 terbunuh), 62 serangan di Filipina (455 meninggal), 60 serangan di Burkina Faso (396 wafat), 59 serangan di Niger (418 mengembuskan napas terakhir), 53 serangan di Mali (541 menemui ajal), 49 serangan di Pakistan (229 tutup usia), 42 serangan di Mozambik (293 habis umur), 39 serangan di Chad (193 tewas).

Lantas 23 serangan di Libya (82 orang tewas), 11 serangan di India (8 terbunuh), 9 serangan di Bangladesh (16 meninggal), 7 serangan di Tunisia (8 wafat), 6 serangan di Rusia (9 mengembuskan napas terakhir), 6 serangan di Kamerun (35 menemui ajal), 3 serangan di Indonesia (7 tutup usia).

Kemudian masing-masing dua serangan di Inggris (5 orang habis umur), Tanzania (tidak ada korban tewas), Tajikistan (24 terbunuh), Sri Lanka (1.017 meninggal), Arab saudi (5 wafat), Aljazair (8 mengembuskan napas terakhir).

Lalu masing-masing satu serangan di Maladewa (tidak ada korban menemui ajal), Libanon (4 orang tutup usia), dan Austria (29 habis umur).

Kebanyakan serangan diklaim ISIS berskala rendah. "Meski begitu, mereka mampu melancarkan serangan berskala besar di Irak, Suriah, Nigeria, Niger, Mali, Burkina Faso, Afghanistan, dan Sri Lanka," ujar peneliti itu.

Hal lain menarik, ISIS mengklaim menyerang beberapa penyihir atau pesulap.

Dia menambahkan terdapat kecenderungan baru. Sejak Desember tahun lalu, ISIS mengklaim sepuluh serangan menyasar perempuan di Suriah, Afghanistan, dan Irak. "Yang mengkhawatirkan terjadi perubahan dalam hal komunikasi dalam jaringan ISIS dan ini mencemaskan," tuturnya.

Peneliti jihad global ini mengungkapkan pada semester pertama 2021, sebelas provinsi ISIS mengklaim 1.414 serangan terjadi di 18 negara. ISIS di Irak memimpin dengan 560 serangan, disusul ISIS di Suriah (274), ISIS di Afrika Barat /ISWAP (251), ISIS di Afghanistan/ISKP (173), ISIS di Afrika tengah/ISCAP (63), ISIS di Sinai (61), ISIS di Pakistan (12), ISIS di Somalia (10), ISIS di India (5), ISIS di Asia Timur (3), dan ISIS di Libya (2 serangan).

Emir ISIS wilayah Baghdad. (Iraqi National Security Service)

Irak tangkap emir ISIS wilayah Baghdad

ISIS merilis foto pengebom bunuh diri di Sadr City kemarin. Pelakunya orang Irak bernama samaran Abu Hamzah al-Iraqi.

Presiden Libanon Misyal Aun menerima pengunduran diri Menteri Luar Negeri Syarbal Wahbah di kantornya di Ibu Kota Beirut, 19 Mei 2021. (@LBpresidency)

Menteri luar negeri Libanon terpaksa mundur setelah sebut Arab Saudi sokong ISIS

Negara ini memang membutuhkan bantuan keuangan dari negara-negara Arab Teluk supertajir seperti Saudi dan UEA untuk keluar dari kesulitan ekonomi.

Wakil pemimpin ISIS Sami Jasim Muhammad al-Jaburi alias Haji Hamid. (Center for Global Policy)

Irak tewaskan wakil pemimpin ISIS

Haji Hamid juga bertugas mengelola keuangan ISIS.

Amerika menghargai pemimpin ISIS Abu Ibrahim al-Hasyimi al-Quraisyi seharga US$ 10 juta (US State Department)

Pemimpin ISIS sekarang eks informan Amerika

Pada satu sesi pemeriksaan, dia memberitahu nomor telepon 19 pentolan ISI dan berapa jumlah uang mereka hasilkan buat milisi itu.





comments powered by Disqus