kabar

Bennett dan Bin Zayid sepakat buat bertemu

Ini percakapan telepon pertama antara kedua pemimpin itu.

24 Juli 2021 13:57

Perdana Menteri israel Naftali Bennett kemarin menelepon Putera Mahkota Abu Dhabi sekaligus pemimpin de facto Uni Emirat Arab (UEA) Syekh Muhammad bin Zayid an-Nahyan. Ini percakapan telepon pertama antara kedua pemimpin itu.

Dalam perbicangan itu, Bennett dan Bin Zayid sepakat buat bertemu. "Keduanya setuju untuk terus menjalin kontak dan bertemu nantinya," kata kantor Bennett dalam keterangan tertulis.

Selain mengucapkan selamat merayakan Idul Adha, Bennett juga membahas penguatan hubungan kedua negara di beragam bidang. Dia menekankan pentingnya relasi strategis antara kedua negara. Dia bilang sikap UEA terhadap Israel merupakan perubahan penting dan mejadi inspirasi bagi negara dan pemimpin di Timur Tengah.

Bennett berterima kasih atas pembukaan Kedutaan besar UEA di Ibu Kota Tel Aviv pada 14 Juli lalu. Dia juga memuji penerimaan positif UEA terhadap kunjungan sekaligus peresmian Kedutaan Israel di Ibu Kota Abu Dhabi dan konsulat jenderalnya di Kota Dubai oleh Menteri Luar Negeri Yair Lapid akhir bulan lalu.

UEA membenarkan ada pembicaraan telepon antara Bin Zayid dengan Bennett. Bin ayid mengucapkan selamat atas terpilihnya Bennett sebagai perdana menteri dan ingin meningkatkan kerjasama dengan Israel untuk perdamaian, stabilitas, dan pembangunan, kawasan serta penduduknya.

UEA dan israel sepakat menjalin hubungan diplomatik setelah menandatangani Perjanjian Ibrahim pada 15 September tahun lalu di Gedung Putih, Amerika Serikat. Jejak negara Arab Teluk ini diikuti oleh Bahrain, Sudan, dan Maroko. Sedangkan Kosovo menyusul pada 1 Februari tahun ini.

Perdana Menteri Israel Naftali Bennett mengadakan pertemuan dengan Menteri Negara Urusan Luar Negeri Uni Emirat Arab Khalifah al-Marar (kanan) dan Menteri Luar Negeri Bahrain Abdul Latif az-Zayani (kiri) di Kota New York, Amerika Serikat, 26 September 2021. (Avi Ohayon/GPO)

Perdana menteri Israel bertemu menteri UEA dan Bahrain

Israel baru membuka kantor perwakilan diplomatik di UEA, Bahrain, dan Maroko saja. 

Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Israel Muhammad al-Khaja (kanan) bareng Presiden Israel Isaac Herzog menggunting pita pada peresmian Kedutaan Besar UEA di Ibu Kota Tel Aviv, Israel, 14 Juli 2021. (Twitter/@AmbAlKhaja)

Pemimpin UEA dapat penghargaan karena buka hubungan diplomatik dengan Israel

Kosovo menjadi negara muslim pertama meresmikan kedutaan besar di Yerusalem.

Profesor Eitan Mor melakukan operasi pengambilan ginjal milik perempuan Israel bernama Shani Markowitz di Rumah Sakit Sheba Medical Center di Ramat Gan, Israel, pada 28 Juli 2021. Ginjal itu kemudian ditransplantasikan kepada ibu dari pendonor ginajl asal Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (Sheba Medical Center)

Saling donor ginjal UEA-Israel

Sedangkan pendonor wanita dari Abu Dhbai itu mendonasikan ginjalnya buat pasien wanita di Rumah Sakit Rambam Medical Center di Kota Haifa, Israel.

Profesor Eitan Mor sedang memeriksa ginjal baru saja diambil dari dalam tubuh perempuan Israel bernama Shani Markowitz Manshar. Ginjal ini akan ditanamkan ke dalam badan pasien warga Uni Emirat Arab di Abu Dhabi. Operasi pengangkatan ginjal milik Shani berlangsung pada 28 Juli 2021 di Rumah Sakit Sheba Medical Center, Ramat Gan, Israel. (Naama Frank Azriel)

Perempuan Israel sumbang ginjalnya buat warga UEA

Ini menjadi transplantasi ginjal pertama antara warga dari kedua negara itu.





comments powered by Disqus