kabar

Khamenei minta masalah kelangkaan air di Khuzestan segera diselesaikan

Khamenei memuji penduduk Khuzestan sebagai orang-orang sangat setia kepada Iran.

24 Juli 2021 19:00

Pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei kemarin memerintahkan persoalan kelangkaan air di Provinsi Khuzestan segera diselesaikan.

Gegara masalah sulit air ini, penduduk di beragam kota di Khuzestan berunjuk rasa sejak Kamis pekan lalu.

Sila baca: Revolusi Air di negeri Mullah

Khamenei, kemarin menerima suntikan dosis kedua vaksin Barakat bikinan dalam negeri, mengakui wajar bagi warga Khuzestan marah karena manajemen air buruk sehingga penduduk di sana susah memperoleh air bersih.

"Sekarang ini mereka telah menyuarakan ketidakpuasan dan mereka tidak boleh disalahkan. Mereka benar-benar murka," kata Khamenei melalui Twitter. "Air bukan persoalan kecil, terutama di Khuzestan."

Khamenei mengakui persoalan air dan kesulitan hidup penduduk Khuzestan menjadi keprihatinan dirinya. Dia merasa benar-benar menyakitkan karena Khuzestan dengan orang-orang setia kepada negara, memiliki sumber daya alam melimpah, dan begitu banyak pabrik beroperasi di sana, namun situasi kehidupan di sana tidak memuaskan.

Dia memuji loyalitas warga Khuzestan terhadap Iran. "Selama perang delapan tahun (1980-1988), orang-orang Khuzestan berada di garis tempur terdepan. Mereka di sana untuk mempertahankan negara ini," ujar Khamenei. Saya menyaksikan sendiri dari dekat."

Di hari Khamenei mengeluarkan intruksi agar isu kelangkaan air di Khuzestan segera diselesaikan, Wakil Presiden Ishaq Jahangiri melawat ke sana. Hari ini pun, Panglima IRGC (Korps Garda Revolusi Islam) Husain Salami juga bertandang ke Khuzestan.

 

Demonstrasi antirezim di Provinsi Khuzestan, Iran. (Video screencapture)

Revolusi Air di negeri Mullah

Ahwaz sebelum Perang Dunia Kedua meletup adalah negara merdeka dan berdaulat bernama Ka'abi. Penguasa terakhirnya adalah Pangeran Khazal al-Kaabi.

Demonstrasi antirezim di Provinsi Khuzestan, Iran. (Video screencapture)

Demonstran tewas dalam protes antirezim di Iran bertambah jadi 12 orang

Protes meluas hingga ke provinsi lain di luar Khuzestan.

Foto delapan demonstran dalam protes antirezim di beragam kota di Provinsi Khuzestan, Iran, sejak 15 Juli 2021. (Twitter)

Demonstran tewas dalam protes antirezim di Iran bertambah jadi delapan orang

Satu polisi antihura hara meninggal dalam bentrokan dengan pengunjuk rasa di Kota Mashsyahr kemarin malam.

Demonstran antirezim di Kota Susangerd, Provinsi Khuzestan, Iran, membakar satu tank milik pemerintah pada 20 Juli 2021. (Albalad.co/Supplied)

Satu lagi demonstran tewas ditembak dalam protes antirezim di Iran

Jumlah pengunjuk rasa terbunuh bertambah menjadi empat orang. Pada unjuk rasa di Kota Susangerd, demonstran berhasil membakar satu tank milik pemerintah.  





comments powered by Disqus