kabar

Israel bentuk pasukan elite buat buru para komandan Hizbullah

Satuan 888 ini dibentuk pada 2019.

28 Juli 2021 11:50

Militer Israel mulai pekan depan merekrut para personel untuk ditempatkan di Satuan 888, pasukan elite dibentuk dua tahun lalu untuk memburu para komandan Hizbullah.

Saking rahasianya, seperti dilansir situs berita Walla, satuan khusus itu disebut pasukan hantu. Tidak ada yang tahu berapa jumlah personelnya dan di mana mereka bakal beroperasi. 

Meski begitu, kemungkinan besar pasukan elite negara Zionis itu bakal memburu para komandan Hizbullah di Suriah. Milisi Syiah dari Libanon ini menang menerjunkan tentaranya untuk membantu pasukan pemerintah menghadapi pemberontak sejak perang meletup pada 2011. 

Pasukan dari Satuan 888 ini memiliki kemampuan bertempur jarak dekat, bermanuver, dan menembak dengan tingkat mahir. 

Pasukan istimewa ini dipimpin oleh Kolonel E. 

Perdana Menteri Israel Naftali Bennett mengadakan pertemuan dengan Menteri Negara Urusan Luar Negeri Uni Emirat Arab Khalifah al-Marar (kanan) dan Menteri Luar Negeri Bahrain Abdul Latif az-Zayani (kiri) di Kota New York, Amerika Serikat, 26 September 2021. (Avi Ohayon/GPO)

Perdana menteri Israel bertemu menteri UEA dan Bahrain

Israel baru membuka kantor perwakilan diplomatik di UEA, Bahrain, dan Maroko saja. 

Sahar at-Tai, pejabat Kementerian Kebudayaan Irak hadir dalam konferensi perdamaian dengan Israel digelar di Kota Irbil, utara Irak, 24 September 2021. ( the Center for Peace Communications)

Irak perintahkan tangkap dua peserta konferensi perdamaian dengan Israel

"Irak tidak bisa mengabaikan kenyataan ini dan hidup terisolasi dari dunia," ujar Sahar.

Menteri Intelijen Israel Eli Cohen berpse bareng Menteri Pertahanan Sudan Yasin Ibrahim di Ibu Kota Khartum, Sudan, 25 Januari 2021. (Courtesy)

Sudan bantah berdamai dengan Israel

Mariam menekankan penghapusan undang-undang anti-Israel bukan berarti bakal mengizinkan negara Zionis itu membuka kedutaan besarnya di Ibu Kota Khartum.

Menteri Luar Negeri Maroko Nasir Burithah (kanan) mengadakan jumpa pers bersama tamunya, Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid, di Ibu Kota Rabat, 11 Agustus 2021. (Shlomi Amsalem/GPO)

Lapid diam-diam bertemu Raja Abdullah di Amman

Yordania memang mengandalkan pasokan air dari negara Zionis itu. 





comments powered by Disqus