kabar

Dua warga Saudi namai bayinya dengan nama Yahudi

Dua warga Saudi menamai bayinya dengan nama Daniel dan Rahel.

31 Juli 2021 07:55

Dua warga Arab Saudi telah menamai bayi mereka dengan nama Yahudi.

Seorang sumber Albalad.co di Abu Dhabi mengungkapkan kedua warga dari negara Kabah itu adalah temannya. Dia pula membujuk agar dua rekannya itu menamai bayinya dengan nama Yahudi.

Dia bilang temannya pertama akhirnya menamai putranya baru lahir dengan nama Daniel, nabinya orang Israel. "Saya mengilhami teman saya Joseph (Yusuf dalam bahasa Arab) untuk menamai putrinya Rahel, anak perempuan dari Laban merupakan istri dari Nabi Yakub," katanya.

Fenomena sosial ini menjadi bagian dari makin mesranya hubungan antara negara-negara Arab Teluk dengan Israel.

Perdana Menteri Israel Naftali Bennett mengadakan pertemuan dengan Menteri Negara Urusan Luar Negeri Uni Emirat Arab Khalifah al-Marar (kanan) dan Menteri Luar Negeri Bahrain Abdul Latif az-Zayani (kiri) di Kota New York, Amerika Serikat, 26 September 2021. (Avi Ohayon/GPO)

Perdana menteri Israel bertemu menteri UEA dan Bahrain

Israel baru membuka kantor perwakilan diplomatik di UEA, Bahrain, dan Maroko saja. 

Menteri Intelijen Israel Eli Cohen berpse bareng Menteri Pertahanan Sudan Yasin Ibrahim di Ibu Kota Khartum, Sudan, 25 Januari 2021. (Courtesy)

Sudan bantah berdamai dengan Israel

Mariam menekankan penghapusan undang-undang anti-Israel bukan berarti bakal mengizinkan negara Zionis itu membuka kedutaan besarnya di Ibu Kota Khartum.

Menteri Luar Negeri Maroko Nasir Burithah (kanan) mengadakan jumpa pers bersama tamunya, Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid, di Ibu Kota Rabat, 11 Agustus 2021. (Shlomi Amsalem/GPO)

Lapid diam-diam bertemu Raja Abdullah di Amman

Yordania memang mengandalkan pasokan air dari negara Zionis itu. 

Bandar Udara Internasional Ben Gurion di Ibu Kota Tel Aviv, Israel. (go-telaviv.com)

161 orang tiba di Israel dari Arab Saudi

Rinciannya adalah 502 orang memasuki Israel dari Suriah, 161 orang dari Arab Saudi, 147 orang dari Libanon, 96 orang dari Irak, tujuh orang dari Yaman, dan empat orang dari Libya.





comments powered by Disqus