kabar

Maroko bakal resmikan kedutaannya di Israel tiga bulan lagi

Lapid bulan depan terbang ke Manama untuk meresmikan Kedutaan Israel.

14 Agustus 2021 14:43

Maroko berencana meresmikan kedutaan besarnya di Israel dua atau tiga bulan lagi. Hal ini disampaikan dalam jumpa pers bersama antara Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid dan Menteri Luar Negeri Maroko Nasir Burithah di Kota Kasablanka, Maroko, Kamis lalu.

Lapid bilang Burithah dijadwalkan melawat ke negara Zionis itu pada Oktober atau November mendatang. Kunjungan ini sekaligus untuk meresmikan Kedutaan Maroko di Israel, kemungkinan di Ibu Kota Tel Aviv.

"Secara strategis, apa yang sedang kami ciptakan di sini selama beberapa bulan terakhir adalah sebuah poros politik penting," kata Lapid kepada wartawan Israel dan Maroko di sebuah hotel di Kasablanka.

Dia menambahkan dirinya bulan depan terbang ke Ibu Kota Manama, Bahrain, untuk meresmikan Kedutaan Israel di sana.

Lapid mengakhiri kunjungan dua harinya di Maroko Kamis lalu.

Maroko bareng Bahrain, Uni Emirat Arab, dan Sudan tahun lalu sepakat membina hubungan diplomatik.

Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz pada 24 November 2021 menziarahi makam Raja Muhammad, kakek dari Raja Muhammad, penguasa maroko saat ini, di Ibu Kota Rabat, Maroko. (Israel's Defense Ministry)

Maroko jadi negara Arab pertama teken kerjasama pertahanan dengan Israel

Sebelum pulang ke Israel malam ini, Gantz bakal mengunjungi Sinagoge Talmud Torah di Rabat.

Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz berbicara kepada wartawan di Bandar Udara Ben Gurion, Ibu KOta Tel Aviv, sebelum terbang ke Maroko, 23 November 2021. (Judah Ari Gross/Times of Israel)

Menteri pertahanan Israel melawat ke Maroko

Gantz juga bakal mengunjungi Sinagoge Talmud Torah di Rabat sebelum pulang ke Israel.

Uji coba sistem pertahanan udara Kubah Besi buatan Israel pada 1 Februari 2021. (Israel's Defense Ministry)

Maroko berminat beli sistem pertahanan udara buatan Israel

Maroko tahun lalu sepakat membina hubungan diplomatik dengan Israel setelah Amerika Serikat mengakui Sahara Barat sebagai wilayah kedaulatan negara Afrika Utara itu. 

Sultan Oman Qabus bin Said melakukan pembicaraan bilateral dengan tamunya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, di Ibu Kota Muskat, Oman, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Satu negara Arab lagi siap buka hubungan diplomatik dengan Israel

Oman diyakini bakal menjalin relasi resmi dengan negara Zionis itu.





comments powered by Disqus