kabar

Dikira ISIS, serangan Amerika di Kabul tewaskan sembilan warga sipil

Korban meninggal termasuk enam anak. Mereka semua satu keluarga.

30 Agustus 2021 08:34

Serangan pesawat nirawak Amerika Serikat kemarin di Ibu Kota Kabul ternyata menewaskan sembilan warga sipil, termasuk enam anak. Mereka semua berasal dari satu keluarga. 

Menurut Muslim Syirzad, pengajar asal Afghanistan di Universitas Westminster, Inggris, kesembilan korban meninggal itu adalah Zamarai Ahmadi (40 tahun, penerjemah bagi pasukan Amerika di Afghanistan), Nasir Najrabi (30 tahun, tentara Afghanistan), Zamir (20 tahun). 

Sedangkan enam anak juga terbunuh dalam kejadian itu adalah Faisal (10 tahun), Farzad (9 tahun), Armin (4 tahun), Benyamin (3 tahun), serta Ayat dan Sumara (masing-masing berumur dua tahun). 

"Kami bukan anggota ISKP. Kami warga biasa," kata seorang kerabat korban kepada mantan penyiar stasiun televisi Tolo News itu lewat Twitter. 

Meski begitu, juru bicara Markas Besar Angkatan Bersenjata Amerika Kapten Bill Urban berkukuh, peluru kendali ditembakkan pesawat nirawak diterbangkan dari Uni Emirat Arab ini membunuh dua pengebom bunuh diri ISKP (Negara Islam Provinsi Khorasan), merupakan cabang dari ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) di Asia Tengah dan Asia Selatan. 

Tadinya militer Amerika mengklaim kendaraan membawa bahan peledak itu sedang dalam perjalanan untuk menyerang Bandar Udara Internasional Hamid Karzai, seperti serangan Kamis pekan lalu membunuh 175 orang, termasuk 13 tentara Amerika. 

Namun kemudian militer Amerika menyebutkan kendaraan membawa bahan peledak itu sedang diparkir di sebuah permukiman di Kabul, berjarak sekitar tiga kilometer dari Bandar Udara Hamid Karzai.

"Kami sangat sedih kalau memang ada warga sipil menjadi korban," ujar Bill. 

 

Pesawat kargo Iran mengangkut korban luka dalam bom bunuh diri di masjid Syiah di Kota Kandahar pada 15 Oktober 2021 untuk dirawat di negara Mullah itu. (Albalad.co/Supplied)

Korban luka dalam bom bunuh diri di masjid Syiah di Kandahar dirawat di Iran

Taliban mengumumkan Maulid Nabi Muhammad jatuh hari ini sebagai hari libur nasional. Sebuah keputusan pasti ditentang oleh ISKP.

Sokongan untuk Taliban demi stabilitas Afghanistan

Tanpa sokongan komunitas global, Afghanistan akan menjadi medan jihad baru.

Buku karya pemimpin ISKP (Negara Islam Provinsi Khorasan) Syahab al-Muhajir. (Albalad.co/Supplied)

Musuh lama seteru baru

Motivasi ISKP kian menguat kalau masyarakat internasional tidak mendukung penuh pemerintahan Taliban. ISKP bakal menganggap rezim Taliban pantas ditumbangkan. 

Pasukan Taliban memperketat penjagaan di Ibu Kota Kabul, Afghanistan. (Al-Hijrat)

Taliban: Serangan pesawat nirawak Amerika tewaskan beberapa pengebom bunuh diri ISIS

Biden kemarin sudah memperingatkan ada ancaman serangan ISKP hingga Selasa pekan depan, merupakan tenggat terakhir pemulangan pasukan Amerika dari Afghanistan. 





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Gebrakan ISIS di Al-Hasakah

SDF berhasil menewaskan 22 anggota ISIS di Penjara As-Sinaa dan menangkap kembali 89 tahanan ISIS kabur dari Penjara Al-Ghuwairan.

22 Januari 2022

TERSOHOR