kabar

Maroko berminat beli sistem pertahanan udara buatan Israel

Maroko tahun lalu sepakat membina hubungan diplomatik dengan Israel setelah Amerika Serikat mengakui Sahara Barat sebagai wilayah kedaulatan negara Afrika Utara itu. 

09 November 2021 17:35

Maroko berminat membeli sistem pertahanan udara antipeluru kendali Kubah Besi dari Israel, seperti dilansir situs berita lokal Le Desk.

Maroko ingin memakai Kubah Besi dalam menghadapi gerakan separatis Polisario di Sahara Barat. 

Negara Arab maghribi ini telah berperang dengan kelompok Polisario puluhan tahun dan saat ini sedang terlibat konflik militer dengan Aljazair, negara tetangganya merupakan pendukung Polisario. Hubungan diplomatik antara kedua negara putus sejak Agustus lalu. 

Kabar ketertarikan Maroko atas Kubah Besi bikinan negara Zionis itu muncul setelah pekan lalu Aljazair menuding Maroko membunuh tiga tentara di basis pertahanan Polisario. Maroko membantah tuduhan itu. 

Maroko tahun lalu sepakat membina hubungan diplomatik dengan Israel setelah Amerika Serikat mengakui Sahara Barat sebagai wilayah kedaulatan negara Afrika Utara itu. 

Raja Maroko Muhammad bin Hasan Sabtu pekan lalu menegaskan kedaultan negaranya atas Sahara Barat tidak bisa dikompromikan. 

 

Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz pada 24 November 2021 menziarahi makam Raja Muhammad, kakek dari Raja Muhammad, penguasa maroko saat ini, di Ibu Kota Rabat, Maroko. (Israel's Defense Ministry)

Maroko jadi negara Arab pertama teken kerjasama pertahanan dengan Israel

Sebelum pulang ke Israel malam ini, Gantz bakal mengunjungi Sinagoge Talmud Torah di Rabat.

Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz berbicara kepada wartawan di Bandar Udara Ben Gurion, Ibu KOta Tel Aviv, sebelum terbang ke Maroko, 23 November 2021. (Judah Ari Gross/Times of Israel)

Menteri pertahanan Israel melawat ke Maroko

Gantz juga bakal mengunjungi Sinagoge Talmud Torah di Rabat sebelum pulang ke Israel.

Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid saat berpidato di Ibu Kota Rabat, Maroko, 12 Agustus 2021. (Times of Israel)

Maroko bakal resmikan kedutaannya di Israel tiga bulan lagi

Lapid bulan depan terbang ke Manama untuk meresmikan Kedutaan Israel.

Kanan ke kiri: Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid, Wakil Menteri Luar Negeri Maroko Muhsin Jazuli, dan Menteri Kesejahteraan Israel Meir Cohen saat meresmikan kantor penghubung diplomatik Israel di Ibu Kota Rabat, Maroko, 12 Agustus 2021. (Shlomi Amsalem/GPO)

Israel resmikan kantor penghubung diplomatik di Rabat

Presiden Herzog mengundang Raja Muhammad untuk datang ke Israel.





comments powered by Disqus