kabar

Duta besar Saudi bantah negaranya ancam Indonesia untuk tolak resolusi soal perang Yaman

"Hubungan antara Saudi dan Indonesia kukuh dan tidak berdasarkan ancaman atau ketidaksepakatan," kata Isam Abid.

02 Desember 2021 21:24

Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Isam Abid ats-Tsaqafi membantah negaranya mengancam akan mempersulit warga Indonesia ingin berumrah dan berhaji kalau tidak menolak resolusi soal perpanjangan misi investigasi kejahatan dalam perang Yaman.

"Hubungan antara Saudi dan Indonesia kukuh dan tidak berdasarkan ancaman atau ketidaksepakatan," kata Isam Abid kepada Albalad.co melalui pesan WhatsApp malam ini. "Isu tentang resolusi hak asasi manusia di Yaman adalah masalah politik, tidak terkait dengan hai atau umrah."

Isam Abid menambahkan keberangkatan jamaah umrah Indonesia ke Saudi sudah diatur oleh kementerian terkait dari kedua negara. Dia menegaskan kembali hrealsi Indonesia dan Saudi berdasarkan kerjasama dan koordinasi.

Kabar ancaman dari Saudi ini dilansir oleh surat kabar the Guardian, berdasarkan keterangan para peabat politik dan diplomatik serta aktivis yang mengetahui mengenai lobi-lobi dilakukan Saudi agar misi penyelidikan kejahatan perang di Yaman itu tidak dilanjutkan.

Sila baca: Saudi ancam Indonesia jika tidak tolak resolusi untuk selidiki kejahatan perang di Yaman

Soal Omicron, varian baru dari virus Covid-19 telah masuk ke negara Kabah itu, Isam Abid bilang hal paling penting adalah keselamatan jamaah. "Kalau memang ada perkembangan mengenai penularan varian Omicron, akan ada tindakan memang perlu diambil," ujarnya.

Juru bicara milisi Al-Hutiyun Brigadir Jenderal Yahya Sari. (Twitter)

Al-Hutiyun minta pertukaran tahanan antara awak kapal Rawabi dengan anggota mereka ditahan UEA

Sebelas awak ini, termasuk satu dari Indonesia, ditahan di sebuah hotel di Sanaa.

Kepulan asap membubung dari tiga tangki minyak meledak di Mussafah, Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, setelah diserang oleh milisi Al-Hutiyun di Yaman, 17 Januari 2022 (Albalad.co/Supplied)

Serangan Al-Hutiyun ke Abu Dhabi tewaskan tiga orang

Ketiga korban meninggal adalah satu warga Pakistan dan dua orang India.

Kapal kargo Rawabi berbendera Uni Emirat Arab mengangkut peralatan militer Arab Saudi ditahan oleh milisi Al-Hutiyun di Pelabuhan Al-Hudaidah, Yaman. (Albalad.co/Supplied)

Milisi Al-Hutiyun tahan kapal kargo pengangkut peralatan militer Arab Saudi

Sadar keteteran menghadapi Al-Hutiyun, UEA menarik diri dari Perang Yaman sedari 2019 dan mulai berbaikan dengan Iran.





comments powered by Disqus