kabar

Satu awak asal Indonesia ikut ditahan bareng kapal Rawabi oleh milisi Al-Hutiyun di Yaman

Tidak ada permintaan uang tebusan.

11 Januari 2022 07:18

Terdapat satu awak asal Indonesia dalam kapal Rawabi (Rwabee) berbendera Uni Emirat Arab ditahan oleh milisi Al-Hutiyun di Pelabuhan Hudaidah, Yaman.

Duta Besar Indonesia Mohamad Irzan Djohan menjelaskan warga Indonesia dari Makassar, Sulawesi Selatan, itu berinisial SHP. Lelaki ini kelahiran 25 Februari 1986. Dia menjawab wakil kapten di kapal Rawabi.

"Dia baru naik kapal (Rawabi) Desember setelah menganggur dua tahun," kata Irzan kepada Albalad.co melalui telepon WhatsApp semalam. "Dia mulai dipekerjakan sejak 7 Oktober 2021 lewat agensi di Uni Emirat Arab."  

Al-Hutiyun menangkap kapal Rawabi ini pada 2 Januari di perairan Hudaidah dengan alasan membawa peralatan militer Arab saudi untuk memerangi rakyat Yaman. Namun Saudi mengatakan kapal dalam pelayaran menuju Jazan, Saudi, itu mengangkut perlengkapan untuk rumah sakit lapangan di Pulau Sokotra, Yaman.

Irzan menambahkan terdapat sebelas awak bekerja di kapal Rawabi, yakni tujuh orang asal India serta masing-masing satu warga Indonesia, Filipina, Ethiopia, dan Myanmar. "Semua awak sudah dipindah ke darat pada Sabtu, diinapkan di sebuah hotel di Sanaa (ibu kota Yaman)," ujarnya.

Dia bilang dirinya memperoleh informasi mengenai keadaan SHP melalui istrinya, sudah dua kali berbicara lewat telepon, yakni pada sehari setelah kapal ditahan dan Sabtu pekan lalu. Dia mengatakan SHP dalam kondisi sehat, aman, dan diperlakukan dengan baik.

Menurut Irzan, insya Allah dalam waktu cepat milisi Al-Hutiyun akan membebaskan Irzan dan awak kapal Rawabi lainnya. "Tidak ada permintaan uang tebusan dari Al-Hutiyun," tuturnya.

Al-Hutiyun merupakan milisi Syiah sokongan Iran berperang dengan pasukan koalisi Arab Saudi di Yaman sejak Maret 2015.

Rawabi, bernomor IMO 9834351, dibuat tahun lalu dan milik dari Liwa Marine Services LLC. Kapal berbobot 1.304 ton ini memiliki panjang dan lebar 16 meter.

Juru bicara milisi Al-Hutiyun Brigadir Jenderal Yahya Sari. (Twitter)

Al-Hutiyun minta pertukaran tahanan antara awak kapal Rawabi dengan anggota mereka ditahan UEA

Sebelas awak ini, termasuk satu dari Indonesia, ditahan di sebuah hotel di Sanaa.

Kapal kargo Rawabi berbendera Uni Emirat Arab mengangkut peralatan militer Arab Saudi ditahan oleh milisi Al-Hutiyun di Pelabuhan Al-Hudaidah, Yaman. (Albalad.co/Supplied)

Milisi Al-Hutiyun tahan kapal kargo pengangkut peralatan militer Arab Saudi

Sadar keteteran menghadapi Al-Hutiyun, UEA menarik diri dari Perang Yaman sedari 2019 dan mulai berbaikan dengan Iran.

Serangan peluru kendali balistik dilancarkan kemarin oleh milisi Al-Hutiyun di Yaman ke arah Jazan, Arab Saudi, pada 24 Desember 2021 menewaskan dua orang, yakni satu warga Saudi dan seorang ekspatriat dari Yaman. (SPA)

Serangan Al-Hutiyun ke Arab Saudi tewaskan dua orang

Hingga akhir tahun ini, Perang Yaman diperkirakan menewaskan 377 ribu orang, sebagian besar penduduk sipil Yaman.

12 jenis pengebom nirawak dimiliki oleh Al-Hutiyun, milisi Syiah sokongan Iran di Yaman. (Albalad.co/Supplied)

Milisi Al-Hutiyun luncurkan 25 pengebom nirawak menyasar Riyadh dan kilang Aramco di Jeddah

"Enam pengebom nirawak Samad 3 dan sejumlah peluru kendali Zulfiqar menargetkan kantor Kementerian Pertahanan, Bandar Udara Raja Khalid, dan beberapa target militer lainnya di Riyadh," kata Yahya.





comments powered by Disqus