kisah

Terpaksa seranjang bareng Muhammad

"Usianya tiga kali lebih tua ketimbang saya. Dia memandang pernikahan sebagai alat buat bertindak seperti binatang," kata Nura.

17 Juni 2015 08:03

Bagi Muhammad al-Ahdam, 33 tahun, malam pertama itu begitu dia nantikan. Dengan nafas sedikit memburu, dia melepas satu-satu pakaiannya. Dalam sekejap dia bugil.

Tapi buat Nura asy-Syami, sebelas tahun, malam itu adalah awal dari horor dan trauma terbesar sepanjang hidupnya. Melihat suaminya telanjang, dia berteiak ketakutan dan berusaha keluar dari kamar pengantin. Usahanya meminta bantuan percuma saja sebab keduanya sudah sah menikah.

Ayahnya menjodohkan dia dengan Muhammad karena tidak ingin Nura hidup miskin. Muhammad bekerja sebagai pegawai negeri.

Pernikahan dini hal lumrah di seantero Yaman. Orang tua gadis biasanya menjodohkan dan menikahkan putri mereka karena faktor ekonomi: untuk mengurangi beban keluarga.

Menurut data Kementerian Sosial Yaman pada 2010, seperlima dari pengantin perempuan di negara itu berusia di bawah 15 tahun. Negara ini pernah mengeluarkan aturan umur paling muda buat menikah adalah 15 tahun. Namun kebijakan ini dianulir dengan alasan orang tua berhak menentukan kapan putrinya harus menikah.

Setelah pesta tiga hari tiga malam di kota pantai Al-Hudaidah, Yaman, pengantin baru ini menetap di rumah orang tua Muhammad. "Usianya tiga kali lebih tua ketimbang saya. Dia memandang pernikahan sebagai alat buat bertindak seperti binatang," kata Nura mengenang pengalaman pahitnya.

Saking takutnya, Nura menolak melayani suaminya di sepuluh hari pertama. Sehabis bercinta untuk pertama kali, tubuhnya kejang dan dia terpaksa dirawat di rumah sakit.

Rupanya pilihan ayahnya salah kaprah. Muhammad bukan lelaki baik. Dia kasar dan sering memukuli Nura. "Saya cuma menjadi obyek seks," ujarnya. Bahkan akibat kekerasan fisik dan mental oleh suaminya, Nura keguguran dua kali.

Pasangan ini akhirnya dikaruniai anak pertama dua tahun setelah berumah tangga. Putra pertama mereka, Ihab lahir ketika Nura berumur 13 tahun. Setahun kemudian, dia melahirkan anak perempuan diberi nama Ahlam. Genap berumur 15 tahun, Nura memiliki anak ketiga bernama Syibab.

Meski sudah beranak, perilaku buruk Muhammad tidak berubah. Karena tidak kuat lagi menahan derita, Nura mengajukan cerai dibantu pengacara ditunjuk oleh lembaga nirlaba internasional Oxfam.

Setelah satu dasawarsa, Nura akhirnya pada 1989 berpisah dari suaminya. Dia mengikuti jejak ibunya menikah di usia sembilan tahun dan bercerai setahun kemudian.

Nura merasa lega meski hingga kini tetap menjanda.

Ali Khamenei (kiri) saat Perang Iran-Irak. (Wikipedia)

Saat Iran dan Israel masih bersahabat

Iran memasok minyak dan balasannya Israel menyuplai senjata.

Basrah pada 1913, dipotret oleh pengusaha Swedia bernama Arne C Waern. (Wikimedia Commons)

Kanal Basrah, riwayatmu dulu

Di awal abad ke-20, tepian kanal-kanal di Basrah - menjadi pintu keluar menuju Teluk Persia - dihuni orang-orang Yahudi, Nasrani, dan muslim dengan damai.

Sheikha Latifa, daughter of Dubai Emir Sheikh Muhammad bin Rashid al-Maktoum, with her Finnish friend, Tiina Jauhiainen. (@detainedindubai for Albalad.co)

Nestapa Syekha Latifah

Bahkan sepanjang hidupnya, Syekha Latifah baru sekali keluar Dubai, yakni saat kabur tahun ini.

Menteri Luar Negeri Qatar Syekh Muhamnad bin Abdurrahman ats-Tsani. (Saudi Gazette)

Duit sebukit tebusan pangeran

Uang tebusan untuk pembebasan rombongan pemburu asal Qatar itu sebesar US$ 1 miliar ditambah US$ 150 juta.





comments powered by Disqus

Rubrik kisah Terbaru

Saat Iran dan Israel masih bersahabat

Iran memasok minyak dan balasannya Israel menyuplai senjata.

01 Agustus 2018
Nestapa Syekha Latifah
25 Juli 2018
Sapa Muqtada
21 Mei 2018

TERSOHOR