kisah

Berebut patung gundik Picasso

Larry Gagosian mengaku telah membeli patung diberi nama Payudara Perempuan itu seharga US$ 106 juta. Syekh Jasim mengklaim membeli senilai 38 juta euro.

18 Januari 2016 13:24

Pedagang barang seni berpengaruh Larry Gagosian bilang dia telah membeli patung diberi nama Payudara Perempuan itu. Seorang anggota keluarga Kerajaan Qatar pun memberi pengakuan serupa.

Hingga akhirnya kedua pihak bertarung di pengadilan untuk membuktikan siapa pemilik sah dari patung payudara Marie-Therese Walter, kini menjadi primadona dalam pameran bertajuk Patung Picasso di Museum of Modern Art di Kota New York, Amerika Serikat.

Penjualnya sama, yakni putri sang maestro, Maya Widmaier-Picasso. Perempuan lajang berusia 80 tahun ini menolak berkomentar kenapa dia menjual patung bikinan ayahnya itu dua kali.

Marie-Therese Walter adalah gundik dari Picasso dan menjadi model Picasso selama 1927 hingga 1935. Dia adalah ibu dari Maya Widmaier-Picasso. Hubungan mereka dimulai saat Therese Walter berusia 17 tahun dan Picasso waktu itu sudah 45 tahun dan masih tinggal bareng istri pertamanya, Olga Khokhlova. Therese Walter pun ditinggalkan setelah Picasso menemukan istri simpanan baru bernama Dora Maar.

Dalam gugatan diajukan Selasa pekan lalu di Pengadilan Federal di Manhattan terhadap agen keluarga Kerajaan Qatar, Gagosian mengklaim membeli patung buatan 1931 itu dari Widmaier-Picasso seharga US$ 106 juta pada Mei 2015. Dia kemudian menjual lagi patung payudara Therese Walter kepada seorang kolektor benda seni di New York dan dirahasiakan namanya. Barang ini rencananya akan diterima kolektor itu sehabis pameran ditutup pada 7 Februari mendatang.

Namun agen keluarga Kerajaan Qatar, Pelham Holdings, perusahaan perdagangan berkantor di New York dan dikelola oleh Guy Bennett, menegaskan kliennya, Syekh Jasim bin Abdul Aziz ats-Tsani, membeli patung itu dari Widmaier-Picasso pada November 2014 dengan harga 38 juta euro.

Syekh Jasim adalah suami dari Kepala Otoritas Museum Qatar Syekha Al-Mayasa binti Hamad bin Khalifah ats-Tsani, salah satu pemain paling berpengaruh dalam dunia seni.

"Kami sangat menghormati keluarga Syekh ats-Tsani, sahabat lama the Gagosian Gallery, dan menyesalkan dia telah terseret dalam kasus ini," kata Larry Gagosian melalui pernyataan tertulis kepada the Guardian.

Kasus ini kian menegaskan banyak benda-benda seni bernilai tinggi karya para maestro dunia diperjualbelikan secara tertutup. Perkara itu kian rumit lantaran Picasso memiliki banyak istri, gundik, anak, dan cucu saling bertengkar memperebutkan peninggalan Picasso.

Dalam gugatannya, the Gagosian Gallery meminta Hakim Gregory Woods menolak segala tuntutan atau klaim atas kepemilikan patung gundik Picasso itu. "Karena kami telah membeli dan menjual patung itu dalam keyakinan baik tanpa tahu bakal ada klaim lain," kata Gagosian Gallery lewat pernyataan tertulis. "Kami sepenuhnya meyakini pembelian dan penjualan kami lakukan sah dan Pelham tidak memiliki hak atas karya seni itu."

Gagosian juga mempertanyakan keseriusan Pelham menangani pembelian patung payudara perempuan itu karena harga diminta cuma US$ 42 juta. Apalagi Syekh Jasim belum membayar seluruhnya.

Langkah Gagosian itu untuk membalas gugatan hukum diajukan pihak Syekh Jasim November tahun lalu. Pelham, agen dari Syekh Jasim, telah membayar dua dari tiga cicilan untuk pembelian patung istri simpanan Picasso itu. Ketika cicilan terakhir akan dibayarkan, Maya Widmaier-Picasso membatalkan kontrak dan menolak mengirim patung itu kepada Pelham. Dia bersama putrinya, Diana Widmaier-Picasso, telah bertindak untuk mencegah Pelham merampungkan kesepakatan penjualan.

Pelham menuding Sabine Cordesse, pengacara dari Maya Widmaier-Picasso, terlibat dalam pembatalan penjualan patung ini. "Dia mengaku telah menyerahkan patung itu kepada Gagosian untuk dijual kepada pihak ketiga."

Pelham menuding Cordesse menyebut Maya Widmaier-Picasso telah mengalami kekurangan mental untuk bisa menjual patung karya ayahnya itu.

Menjelang Natal tahun lalu, hakim memerintahkan Gagosian menyerahkan bukti kepemilikan paling lambat April tahun ini. Pedagang karya seni, tadinya memulai karier dari menjual poster seharga US$ 15 pada 1970 di Los Angeles hingga kini dijuluki "raja dunia seni' oleh majalah the Economist, menggugat balik untuk memperlambat upaya pembuktian siapa berhak atas patung Payudara Perempuan.

Total penjualan karya seni bikinan Picasso tahun lalu lebih dari US$ 652 juta, menurut situs seni Artnet. Pada Mei 2015, lukisan Picasso dibuat pada 1955 berjudul Les Femmes d’Alger (Version O) terjual seharga US$ 179,4 juta di balai lelang Christie.

Tebak siapa pembelinya? Mantan Perdana Menteri Qatar Syekh Hamad bin Jasim bin Jabir ats-Tsani, juga anggota keluarga Kerajaan Qatar.

Menteri Kebudayaan dan Olahraga Israel Miri Regev mengunjungi Masjid Agung Syekh Zayid di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 29 Oktober 2018. (Courtesy Chen Kedem Maktoubi)

Relasi Tel Aviv-Abu Dhabi

Menjalin relasi dengan Israel tidak akan membikin UEA dimusuhi negara-negara Arab dan muslim. Mesir, Yordania, dan Turki contohnya.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Buru Jabri incar dokumen

"Dia memiliki semua dokumen mengenai segala hal dan menyangkut semua orang penting di Saudi," tutur seorang eks pejabat keamanan regional.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Beli Newcastle topeng darah Bin Salman

"Sampai Bin Salman diadili secara jujur atas perannya dalam pembunuhan brutal Khashoggi, semua organisasi atau perusahaan harus tidak berhubungan bisnis dengan dia," ujar Hatice Cengiz.

Peta negara Palestina dan Israel versi proposal damai Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Twitter)

Mengenal Lembah Yordania

Netanyahu akan memulai proses aneksasi Lembah Yordania dan 30 permukiman Yahudi di Tepi Barat pada 1 Juli.





comments powered by Disqus

Rubrik kisah Terbaru

Relasi Tel Aviv-Abu Dhabi

Menjalin relasi dengan Israel tidak akan membikin UEA dimusuhi negara-negara Arab dan muslim. Mesir, Yordania, dan Turki contohnya.

29 Juni 2020

TERSOHOR