kisah

Dari Arab Saudi ke rekening pribadi Najib Razak

Najib telah membantah tapi rakyat sudah terlanjur tidak percaya. Apalagi Mahathir ikut bersuara menuntut dia berhenti dari jabatannya.

15 April 2016 16:55

Bagaimana fulus US$ 681 juta bisa masuk ke rekening pribadi Perdana Malaysia Najib Razak tahun lalu? Bukan dengan cara korupsi, tegas para pejabat.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adil al-Jubair Kamis lalu menjelaskan seorang sumber di Saudi telah memberikan uang dalam jumlah sangat besar itu kepada Najib murni sumbangan tanpa kewajiban. Pernyataan Jubair itu mirip komentar sejumlah pejabat Malaysia: membantah terjadi skandal terkait duit donasi itu.

Bagi orang-orang tidak pernah mendapat tranferan fulus sangat besar dalam rekening pribadinya tanpa ada kewajiban mesti dilakoni, jelas sesuatu mencurigakan. Karena itulah, Najib mendapat sorotan masyarakat internasional, termasuk Departemen Kehakiman Amerika Serikat menyatakan bakal menyelidiki kasus sumbangan itu.

Bau tidak sedap ini tercium sejak Juli tahun lalu. Sejak itu mulai muncul tuntutan agar Najib lengser, sebab sebagian dari uang ini masuk ke rekening pribadinya dari 1MDB (Malaysian Development Board), lembaga pemerintah bikinan Najib. Bahkan mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad ikut menggalang dukungan untuk mendesak Najib mundur.

Para penyelidik Swiss baru-baru ini bilang duit sekitar US$ 4 miliar telah digelapkan dari perusahaan-perusahaan pemerintah Malaysia.

Upaya menyelidiki skandal korupsi Najib ini menghadapi tantangan dari rezim berkuasa. Pemerintah memberhentikan para investigator, membredel sebuah media, dan mencopot wakil perdana menteri lantaran mempertanyakan kasus itu.

Januari tahun ini, Jaksa Agung Malaysia Muhammad Apandi Ali, ditunjuk oleh Najib, menyatakan Najib tidak melakukan korupsi dalam hal sumbangan US$ 681 juta dari Arab Saudi itu. "Saya puas tidak ada bukti menunjukkan sumbangan itu merupakan gratifikasi," kata Apandi lewat keterangan tertulis.

Dia mengatakan donasi itu dari keluarga Kerajaan Arab Saudi. Najib sudah mengembalikan US$ 620 juta karena tidak dipakai.

Adil al-Jubair mengiyakan. "Itu murni sumbangan tanpa ada balas jasa diharapkan," ujarnya kepada wartawan. "Apalagi kita tahu jaksa agung Malaysia telah menyelidiki kasus ini dan tidak menemukan kesalahan. Jadi kasus ini sudah selesai."

Namun tidak ada penjelasan kenapa keluarga kerajaan Saudi memberikan Najib fulus US$ 681 juta, atau mengapa Najib tidak mengembalikan sisa US$ 61 juta.

Dalam sebuah wawancara Februari lalu, Jubair memberikan penjelasan berbeda. "Sumbangan itu dari warga negara Arab Saudi biasa. Saya yakin dana itu bakal dipakai untuk sebuah investasi di Malaysia.

Najib telah membantah tapi rakyat sudah terlanjur tidak percaya. Apalagi Mahathir ikut bersuara menuntut dia berhenti dari jabatannya.

Lukisan wajah Yesus berjudul Salvator Mundi. (The Art Newspaper)

Lukisan palsu Da Vinci kepunyaan Bin Salman

Bin Salman menuntut Salvator Mundi miliknya dipajang di sebelah lukisan berjudul Mona Lisa. Calon raja kedelapan Saudi ini menjanjikan fulus dalam jumlah sangat banyak kalau Prancis setuju.

Seorang tentara Myanmar memakai Uzi, senapan serbu buatan Israel, saat menghadapi demonstran antikudeta. (Twitter)

Teknologi militer Israel, darah demonstran Myanmar

Jenderal Senior Ming Aung Hlain, panglima angkatan bersenjata Myanmar memimpin kudeta awal bulan lalu, pernah mengunjungi kantor Elbit saat melawat ke Israel pada 2015.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Al-Arabiya)

Tiga isyarat Biden agar Bin Salman lakukan kudeta

Kalau mau dianggap selevel dengan Biden, dia mesti buru-buru naik takhta dan tentu harus menyingkirkan ayahnya dari singgasana.

Syekha Latifah dan sahabatnya, Tiina Jauhiainen saat dalam pelarian pada 2018. (Detained in Dubai buat Albalad.co)

Duka Syekha Latifah noda emir

Ketika Syekh Muhammad bin Rasyid mengirim astronot dan pesawat ruang angkasa ke Mars, di sisi lain dia malah mengirim putrinya sendiri ke penjara.





comments powered by Disqus

Rubrik kisah Terbaru

Lukisan palsu Da Vinci kepunyaan Bin Salman

Bin Salman menuntut Salvator Mundi miliknya dipajang di sebelah lukisan berjudul Mona Lisa. Calon raja kedelapan Saudi ini menjanjikan fulus dalam jumlah sangat banyak kalau Prancis setuju.

09 April 2021

TERSOHOR