kisah

Nestapa Syekha Latifah

Bahkan sepanjang hidupnya, Syekha Latifah baru sekali keluar Dubai, yakni saat kabur tahun ini.

25 Juli 2018 20:18

Ketika berhasil kabur dari kampung halamannya di Uni Emirat Arab (UEA), akun Instagram milik Syekha Latifah, putri dari Emir Dubai sekaligus Wakil Presiden dan Perdana Menteri UEA Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum, tuba-tuba saja tidak dapat diakses.

Di sana gadis 32 tahun ini bercerita kakak perempuannya, Syekha Shamsa kabur saat berlibur di London, Inggris, pada 2000. Ketika itu, Syekha Shamsa berumur 18 tahun. Atas perintah Syekh Muhammad bin Rasyid, Syekha Shamsa berhasil dibawa paksa kembali ke Dubai. Dia dipenjara delapan tahun dan kerap disiksa.

Dua tahun kemudian, Syekha Latifah mencoba peruntungan tapi dia ditangkap tidak lama kemudian. Dia lantas dipenjara tiga tahun empat bulan dan sering mendapat siksaan.

Rupanya Syekha Latifah tidak pantang menyerah. Dia kabur lagi tahun ini. Dia dibantu oleh dua temannya, mantan agen intelijen Prancis Jean-Pierre Herve Jaubert dan wanita Finlandia Tiina Jauhiainen.

Dari Dubai, dia bermobil bareng Tiina menuju Oman. Dari negara Arab Teluk ini, mereka berlayar dengan Nostromo, kapal pesiar kepunyaan Herve menuju Goa, India. Syekha Latifah berencana meminta suaka politik ke Amerika Serikat.

Lima hari sebelum ditangkap, dia menghubungi Radha Stirling, CEO Detained in Dubai, lembaga nirlaba berpusat di London membantu orang-orang terlibat perkara hukum di UEA, melalui surat elektronik dan WhatsApp. "Dia lari pada akhir Februari dan ditangkap pada 4 Maret lalu," kata Radha dalam wawancara khusus dengan Albalad.co Jumat pekan lalu.

Sila baca: Dubai emir has allegedly detained and tortured his two daughters

Pasukan UEA dibantu patroli pantai India menyerbu ke atas kapal ditumpangi Syekha Latifah, Tiina dan Jaubert. Dalam keadaan ketakutan, sang puteri menghubungi Radha lagi. "Tolong bantu. Ada sekelompok pria bersenjata di luar. Saya mendengar bunyi tembakan dan saya sedang bersembunyi dengan teman saya."

Itulah akhir pelarian Syekha Latifah. Dia dipaksa pulang ke Dubai. Tiina, jaubert dan tiga kru kapal berkebangsaan Filipina sempat ditahan dan diinterogasi beberapa hari. Setelah meneken surat pengakuan berbahasa Arab, kelima warga asing ini tidak memahami isinya, mereka dibebaskan.

Sampai sekarang, menurut Radha, nasib Syekha Latifah belum diketahui. "Tapi saya yakin dia bakal mengalami hal seperti sebelumnya, dipenjara dan disiksa," ujarnya.

Radha bilang organisasinya sudah meminta penjelasan kepada pemerintah UEA soal nasib dan keberadaan Syekha Latifah. Dia juga mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa turun tangan.

Sunnguh nestapa Syekha Latifah dan Syekha Shamsa. Sebagai anak emir supertajir, dia tidak sepenuhnya bahagia.

"Kehidupan mereka benar-benar dibatasi. Mereka dikenai jam malam dan dikawal ketat," tutur Radha.

Bahkan sepanjang hidupnya, Syekha Latifah baru sekali keluar Dubai, yakni saat kabur tahun ini.

Buku Son of Hamas karya Musab Hasan Yusuf, putra dari pemimpin senior Hamas di Tepi Barat, Syekh Hasan Yusuf. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Putra Hamas dalam dekapan Yesus

Musab adalah putra dari pemimpin senior Hamas di Tepi barat, Syekh Hasan Yusuf. Dia pernah menjadi infrman Israel selama 1997-2007.

Sinagoge Beith Shalom di Jalan Kayoon 4-6, Surabaya, Jawa Timur, pada 2007. (Jono David, HaChayim Ha Yehudim Jewih Photo Library)

Bertemu pemuka Yahudi

"Sesudah itu, semua orang Barat ditawan di dalam kamp, termasuk seluruh keluarga Mussry, karena berkewarganegaraan Belanda," ujarnya.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Menakar kestabilan Arab Saudi

Para pembangkang Saudi makin berani tampil terbuka setelah Khashoggi dihabisi

Foto raksasa mendiang Imam Khomeini tergantung di tembok sebuah bangunan dekat rumahnya di kawasan elite Jamaran di utara Ibu Kota Teheran, Iran, 31 Mei 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Fulus Kabah goyang Mullah

Pada 2012, Amerika menghapus MEK dari daftar organisasi teroris lantaran ingin menggunakan kelompok ini untuk membikin Iran tidak stabil.





comments powered by Disqus

Rubrik kisah Terbaru

Putra Hamas dalam dekapan Yesus

Musab adalah putra dari pemimpin senior Hamas di Tepi barat, Syekh Hasan Yusuf. Dia pernah menjadi infrman Israel selama 1997-2007.

01 April 2019
Bertemu pemuka Yahudi
04 Maret 2019
Fulus Kabah goyang Mullah
16 Januari 2019
Harap Rahaf
07 Januari 2019

TERSOHOR