kisah

Lika-liku pembunuhan Jamal Khashoggi

"Kami mengetahui kapan Jamal (wartawan Saudi Jamal Khashoggi) dibunuh, di ruangan mana dia dibunuh, dan di mana mayatnya dibawa untuk dimutilasi,"

12 Oktober 2018 23:55

"Kami mengetahui kapan Jamal (wartawan Saudi Jamal Khashoggi) dibunuh, di ruangan mana dia dibunuh, dan di mana mayatnya dibawa untuk dimutilasi," kata seorang sumber keamanan Turki terlibat langsung dalam proses penyelidikan atas kasus pembunuhan Khashoggi. "Kalau tim forensik diizinkan masuk, mereka tahu tempat mana saja mesti diselidiki."

Khashoggi datang pertama kali ke Konsulat Arab Saudi di Kota Istanbul, Turki, pada 28 September lalu. Dia ke sana untuk mengurus dokumen diperlukan buat menikah lagi dengan seorang perempuan Turki. Di kantor konsulat, dia bersua seorang diplomat Saudi.

Sumber itu bilang kepada Middle East Eye diplomat Saudi tersebut menyuruh Khashoggi menemui seorang anggota badan intelijen Saudi. Dia kemudian diberitahu konsulat tidak bisa menyelesaikan dokumen dia butuhkan hari itu. Khashoggi diminta datang pekan berikutnya.

Khashoggi pun pergi dengan membawa nomor telepon seluler pejabat intelijen Saudi.

Pada Selasa pagi minggu berikutnya, Khashoggi menghubungi pejabat intelijen Saudi itu. Dia menanyakan apakah dia bisa datang ke konsulat hari itu untuk mengambil dokumen sudah rampung. Keduanya sepakat bertemu di konsulat pada pukul satu siang.

Setengah jam sebelum keduanya bertemu, merupakan waktu makan siang konsulat berlaku pada 12.30-13.30, semua staf lokal keluar untuk makan. Mereka diminta untuk langsung pulang karena sore itu bakal ada pertemuan diplomatik tingkat tinggi dalam Konsulat Arab Saudi.

Dalam rekaman kamera pengintai CCTV, Khashoggi berjalan memasuki kantor Konsulat Arab saudi pada pukul 13.14. Sedangkan tunangannya, Hatice Cengiz, diminta menunggu di luar. Khashoggi sudah berpesan agar menghubungi sahabatanya yang merupakan penasihat Presiden Turki recep Tayyip Erdogan, kalau dia tidak muncul lagi.

Pejabat intelijen itu menyambut kedatangan Khashoggi dan dia dibawa ke dalam ruang kerja Konsul Jenderal Muhammad al-Utaibi. Tidak lama kemudian, dua lelaki masuk dan langsung menyeret Khashoggi ke ruangan lain. Di sanalah dia dibunuh.

Namun sumber keamanan Turki itu tidak menjelaskan bagaimana Khashoggi dibunuh. Mayatnya lalu dibawa ke ruangan lain untuk dimutilasi.

Terdapat 22 mobil bernomor pelat Konsulat Saudi di istanbul. Sebanyak 3-4 mobil dicurigai dipakai dalam pembunuhan Khashoggi.

Menurut sumber tersebut, salah satu mobil itu meninggalkan gedung Konsulat Saudi pada jam 3.15 menuju kediaman konsul jenderal tidak jauh dari kantor konsulat.

Jaksa agung Turki sedang mempertimbangkan untuk menggali halaman di rumah Konsul jenderal Arab Saudi Muhammad al-Utaibi, untuk mengecek apakah mayat Khashoggi dikubur di sana.

Sumber lainnya mengungkapkan Muhammad al-Utaibi tidak pernah keluar rumah selama tiga hari. Dia juga membatalkan semua agenda pertemuannya.

Sumber ketiga mengatakan seluruh rekaman kamera CCTV dalam kompleks Knsulat saudi dibawa pulang 15 warga Saudi datang dari Riyadh dan diduga terlibat dalam pembunuhan Khashoggi.

Pihak Konsulat Saudi tadinya mengizinkan tim forensik dari Kepolisian Turki untuk memeriksa seluruh ruangan dalam gedung konsulat. Namun tawaran ini dibatalkan setelah media-media Turki menerbitkan foto dan nama 15 warga Arab Saudi tiba di Istanbul di hari sama dengan terbunuhnya Khashoggi.

Rombongan, juga berisi seorang kolonel dari badan intelijen Saudi, datang dengan dua jet pribadi dan mendarat di Istanbul pukul tiga dini hari. Mereka balik ke Riyadh Selasa tengah malam dan sempat transit di Dubai.  

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Menakar kestabilan Arab Saudi

Para pembangkang Saudi makin berani tampil terbuka setelah Khashoggi dihabisi

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Anak Raja Salman utarakan niatnya bunuh Khashoggi pada 2017

Bin Salman mengungkapkan gagasannya itu kepada dua asisten kepercayaannya.

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Para senator senior Amerika yakin anak Raja Salman perintahkan habisi Khashoggi

"Kalau disidangkan, juri bisa memutuskan Bin Salman bersalah dalam 30 menit," tutur Bob Corker.

Pegasus, aplikasi telepon seluler bikinan NSO Group, perusahaan berbasis di Ibu Kota tel Aviv, Israel. (slideshare.net)

Pembangkang Arab Saudi gugat perusahaan Israel karena sadap telepon selulernya

Kementerian Pertahanan Israel menolak permintaan untuk mencabut izin NSO Group buat menjual aplikasi mata-mata itu ke pemerintah negara lain.





comments powered by Disqus

Rubrik kisah Terbaru

Bertemu pemuka Yahudi

"Sesudah itu, semua orang Barat ditawan di dalam kamp, termasuk seluruh keluarga Mussry, karena berkewarganegaraan Belanda," ujarnya.

04 Maret 2019
Fulus Kabah goyang Mullah
16 Januari 2019
Harap Rahaf
07 Januari 2019

TERSOHOR