kisah

Asmara terlarang Puteri Haya

Puteri Haya menghadiahi pengawal pribadinya dengan beragam hadiah, termasuk pistol seharga Rp 943 juta. Selingkuhannya ini juga dikasih uang tutup mulut sebesar Rp 22,6 miliar.

23 November 2020 06:10

Fulus telah membius Russell Flowers. Dia tega meninggalkan istrinya untuk menjalin asmara terlarang dengan majikannya, Puteri Haya binti Husain. Dia adalah anak perempuan dari mendiang Raja Yordania Husain bin Talal sekaligus istri keenam dan termuda dari Emir Dubai Syek Muhammad bin Rasyid al-Maktum.

Perselingkuhan Puteri Haya dan pengawal pribadinya itu terungkap dalam sidang perceraian di Pengadilan Tinggi Ibu Kota London, Inggris, tahun lalu. Perempuan 46 tahun ini menang dan berhak mengasuh dua anak dari pernikahannya dengan Syekh Muhammad bin Rasyid, yakni Syekh Zayid dan Syekha Jalila.

Seorang sahabat dari istri Russell mengungkapkan kepada the Daily Mail, sang istri meyakini fulus dan beragam hadiah mewah berhasil membujuk Russell buat berselingkuh dengan Puteri Haya. "Dia memberikan Flowers banyak hadiah mahal dan memastikan Flowers selalu berada di sampingnya," kata sumber itu.

Puteri Haya menyumpal mulut Russell dengan uang 1,2 juta pound sterling (kini setara Rp 22,6 miliar) agar bungkam. Uang suap sebanyak itu masing-masing dia berikan pula kepada tiga pengawal pribadi lainnya supaya tutup mulut soal cinta haram Puteri Haya dan Russell.

Sebagai kekasih gelap, Russell pun kebanjiran berbagai barang mahal pemberian Puteri Haya, termasuk jam tangan seharga 12 ribu pound sterling (Rp 226,3 juta), pistol senilai 50 ribu pound sterling (Rp 943 juta), dan sebuah cincin dilengkapi batu rubi.

Russell menolak berkomentar soal hadiah-hadiah dari Puteri Haya saat dihubungi the Daily Mail.

Sahabat istrinya itu bilang saban menemani Puteri Haya pelesiran ke luar negeri, dia akan memastikan menginap di kamar terpisah dengan Russell tapi memiliki pintu penghubung. "Kalau sedang ada di Inggris, Puteri Haya selalu berpergian berdua dengan Russell hampir saban malam dan baru pulang ke rumah besok paginya," ujarnya.

Russell mulai bekerja untuk Puteri Haya pada 2016 setelah lima tahun bergabung dengan pasukan pengawal Puteri Wales. Mulanya Puteri haya menghadiahi lelaki 37 tahun ini sebuah jam tangan Rolex, kemudian jam tangan Audemars Piguet.

"Telepon dan saling berkirim pesan mulai terjadi tiap malam sepulang Russell di rumah," ujar teman istrinya itu. Untuk penyamaran, Puteri Haya kadang memakai foto putranya itu gambar profil. Keduanya bisa berteleponan berjam-jam.

Hadiah dari Puteri Haya buat Russell terus berdatangan, termasuk sebuah tempat tembakau buatan tangan dan berisi rokok bernilai ribuan pound sterling. Dia bahkan diberikan pelat nomor mobil khusus bertulisan RU55ELLS.

Keluarga Syekh Muhammad bin Rasyid memang dermawan kepada pengawal pribadi mereka. Dia kerap memberikan uang tip antara 5-15 ribu pound sterling. "Namun hadiah diterima Russell dari Puteri Haya nilainya jauh melebihi itu," tuturnya.

Sang istri mulai mengetahui perselingkuhan Russell akhir 2016, ketika dia melihat suaminya itu mengirim sejumlah foto kepada Puteri Haya. Foto itu memperlihatkan Russell berkostum renang dan pose lainnya.

Tidak terjadi pertengkaran waktu itu. "Tapi beberapa bulan kemudian, Russell mengatakan kepada istrinya dia tidak mencintainya lagi," kata sahabat istrinya itu. Dia pun membantah memiliki hubungan istimewa dengan Puteri Haya.

Namun sang istri mendapat bukti kuat terakhir, yakni satu bungkus kondom di tas pakaian kotor Russell.

The Daily Mail berusaha meminta komentar sang istri tapi dia menolak diwawancarai meski tidak akan ditulis namanya.

Puteri Haya dan Russell waktu itu tinggal di rumah mewah emir Dubai seluas 1.214 hektare di Dalham Hall, dekat Newmarket, Suffolk. Rekaman kamera CCTV di kediaman itu kerap memperlihatkan keduanya baru pulang pagi setelah menghabiskan malam bersama.

"Itu sudah menjadi rahasia umum di antara tim pengawal pribadi, Russell memang berselingkuh dengan Puteri Haya," ujar orang dalam di rumah milik emir Dubai itu.

Setelah dua tahun berselingkuh, pada 2018 Puteri Haya dan kedua anaknya lari dari Dubai dan pindah ke London. Dia takut dibunuh setelah ketahuan menjalin asmara dengan pengawal pribadinya itu.

Selama sidang perceraian berlangsung, emir Dubai berusaha keras supaya kasus perselingkuhan itu tidak terbongkar ke publik. Dia cuma memberi isyarat Puteri Haya mengkhianati cinta lewat puisi.

Sidang berakhir tahun lalu dan Puteri Haya menang. Dia kini bermukim bareng dua anaknya di rumah senilai 85 juta pound sterling (Rp 1,6 triliun) di London.

Tapi perselingkuhannya telah mengakhiri pernikahannya dengan emir Dubai selama 15 tahun dan menghancurkan rumah tangga Russell dibina sepanjang empat tahun.

 

 

 

Direktur Jenderal Kementerian Luar Negeri Israel Ron Prosor (berjas dan berdasi) berpose dengan latar barang-barang bantuan kemanusiaan dari Israel untuk korban tsunami Aceh di Bandar Udara Hang Nadim, Batam, 11 Januari 2005.(Albalad.co)

Garuda dan Bintang Daud nyaris berdekapan

Pertemuan rahasia Indonesia-Israel itu berlangsung sebelum Natal tahun lalu di Singapura. "Yang hadir masing-masing tiga orang dari Indonesia dan Israel, serta dua dari Amerika," kata sumber Albalad.co

Peta lokasi Kedutaan Besar Israel di Ibu Kota Ankara, Turki. (Twitter)

Kokohnya hubungan diplomatik Turki-Israel

Para anggota Mossad bebas keluar masuk Turki dengan peralatan kerja mereka tanpa pemeriksaan keamanan dan paspor di perbatasan. 

Puteri Haya binti Husain hadir dalam sidang kasus perceraiannya dengan Emir Dubai Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum, berlangsung di sebuah pengadilan di Ibu Kota London, Inggris, 9 Oktober 2019. (Sky News)

Emir Dubai tidak hadiri lagi sidang kasus perceraiannya

Sidang selanjutnya dilangsungkan bulan depan.

Emir Dubai Syekh Mugammad bin Rasyid al-Maktum bersama istri, Puteri Haya binti Husain, serta dua anak mereka, Al-Jalila dan Zayid. (Twitter)

Puteri Haya hadiri sidang gugatan cerai di London

Syekh Muhammad bin Rasyid mengajukan gugatan cerai karena menuding Puteri Haya telah berselingkuh dengan pengawal pribadinya, Russell Flowers.





comments powered by Disqus

Rubrik kisah Terbaru

Garuda dan Bintang Daud nyaris berdekapan

Pertemuan rahasia Indonesia-Israel itu berlangsung sebelum Natal tahun lalu di Singapura. "Yang hadir masing-masing tiga orang dari Indonesia dan Israel, serta dua dari Amerika," kata sumber Albalad.co

22 Januari 2021

TERSOHOR