kisah

Setan Wuhan lumpuhkan Makkah

Muncul kecemasan pelaksanaan haji tahun ini terancam batal.

04 Maret 2020 23:55

Ketakutan itu akhirnya menjadi kenyataan. Arab Saudi- negara kebanjiran jamaah umrah saban hari dan tiga jutaan jamaah haji tiap tahun - akhirnya kemasukan wabah virus corona Covid-19.

Bermula Senin lalu. Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengumumkan penderita pertama virus Covid-19 di negara Kabah itu: seorang lelaki Saudi baru pulang dari Iran melalui Bahrain. Kementerian Kesehatan kemudian mengisolasi 70 orang pernah berinteraksi langsung dengan pria terinfeksi viris Covid-19 itu.

Hasilnya, seperti diumumkan Menteri Kesehatan Arab Saudi Taufiq ar-Rabiah kemarin, 51 orang negatif dan satu orang terbukti mengidap virus Covid-19. Masih ada 18 orang lagi hasil uji laboratoriumnya belum diumumkan. Dia menambahkan penderita virus Covid-19 pertama di Saudi dalam keadaan stabil.

"Penderita kedua itu saat ini diisolasi di rumah sakit dan dirawat sesuai prosedur kesehatan berlaku," kata Kementerian Kesehatan Arab Saudi melalui keterangan tertulis.

Alhasil, sudah delapan warga Saudi terjangkit virus Covid-19. Selain dua pria di dalam negeri, enam perempuan sedang dirawat di Bahrain. Mereka sama-sama baru pulang dari Iran.

Arab Saudi sejatinya sudah siap mengantisipasi masuknya wabah virus Covid-19. Kementerian Kesehatan mengumumkan telah menyiapkan 25 rumah sakit dilengkapi 1.449 ruang isolasi.

Serangan virus Covid-19 pun membikin lumpuh Makkah dan Madinah. Kamis pekan lalu, Riyadh mengumumkan larangan masuk bagi warga asing ingin berumrah di Kota Makkah dan berziarah ke Masjid Nabawi di Kota Madinah. Larangan serupa dimulai kemarin berlaku bagi penduduk Arab Saudi, baik warga Saudi atau warga asing bermukim di negara Kabah itu.

Indonesia - negara dengan jumlah jamaah umrah terbanyak kedua tahun lalu setelah Pakistan dan kuotan haji terbanyak saban tahun - ikut kena getahnya.

Masjid Al-Haram di Makkah jadi benar-benar sepi jamaah. Masjid Nabawi di Madinah pun lengang.

Bak setan menakutkan, virus Covid-19 pertama kali muncul di Kota Wuhan, Cina, telah menyebar ke lebih dari 70 negara. Sampai kemarin, korban meninggal akibat virus Covid-19 lebih dari 3.200 orang dan 94 ribuan orang terinfeksi virus ini.

Paling mengkhawatirkan adalah haji tahun ini bisa saja batal. Kecemasan itu pun disampaikan oleh Menteri Agama Indonesia Fachrul Razi di Jakarta kemarin. "Kita berdoa saja mudah-mudahan pada saat haji nanti semua sudah selesai. Yang tahu kan cuma Tuhan," ujarnya. Ancang-ancangnya kan haji itu mulai berangkat pertengahan Juni. Harapan kita sebelum itu sudah ada kepastian."

Kalau kecemasan itu menjadi kenyataan, setan Wuhan benar-benar sukses lumpuhkan Makkah.

Jalan di sekitar Masjid Al-Haram, Kota Makkah, lengang dari kendaraan sejak Arab Saudi memberlakukan jam malam pada 23 Maret 2020. (Haramain Info)

Wabah corona petaka Kabah

Menteri Kesehatan Arab Saudi Taufiq ar-Rabiah sudah memperingatkan jumlah penderita Covid-19 di negeri Dua Kota Suci itu akan mencapai minimum 10 ribu atau paling banyak 200 ribu orang kalau masyarakat tidak menaati aturan isolasi dan jam malam.

Jalan di sekitar Masjid Al-Haram, Kota Makkah sepi dari kendaraan sejak Arab Saudi memberlakukan jam malam pada 23 Maret 2020. (Haramain Info)

Sejarah haji batal

Pada 1831, wabah penyakit dari India menewaskan tiga perempat dari jumlah jamaah sedang berhaji. Selama 1837 hingga 1892, penyakit menular membunuh ratusan jamaah saban hari.

Situasi Mataf ( tempat tawaf di sekitar Kabah) sebelum dan sesudah wabah virus corona Covid-19 datang. (Twitter)

Wabah Wuhan kosongkan rumah Tuhan

Virus Covid-19 membuat warga global kelabakan. Mulai urusan dunia sampai akhirat berantakan.

Pelaksanaan salat berjamaah di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Menteri Islam Arab Saudi perintahkan saf salat diperlebar

Sampai kemarin, Covid-19 menginfeksi 86 orang di Saudi, termasuk 48 pasien di Kota Makkah. 





comments powered by Disqus

Rubrik kisah Terbaru

Gonta ganti Tuhan di Hagia Sophia

Di waktu subuh pada 1 Juli, untuk pertama kali dalam 85 tahun, azan dikumandangkan dari dalam Hagia Sophia.

10 Juli 2020

TERSOHOR