kisah

Pesta musik di kubur Nabi Musa

Pesta musik itu sudah mendapat izin dari Kementerian Pariwisata Palestina.

01 Januari 2021 20:40

Bertahun-tahun Masjid Nabi Musa terbengkalai meski telah dikuasai pemerintah Palestina sejak 1995, dua tahun setelah Perjanjian Oslo diteken pada 1993. Tempat ini pun tadinya dipakai sebagai pusat rehabilitasi bagi pecandu narkotik dari Yerusalem dan Tepi Barat.

Kaum muslim meyakini di sanalah jasad Nabi Musa, lari dikejar-kejar tentara Firaun dari Mesir ke Palestina, dikuburkan. Karena itu Masjid Nabi Musa sangat disakralkan. Selain sebagai tempat berziarah juga menjadi lokasi buat melancong.

Karena itu wajar saja, ketika rekaman video pesta musik di Masjid Nabi Musa beredar di Instagram, warga Palestina marah. Mereka menganggap anak-anak muda Palestina berjoget mengikuti alunan musik techno telah merusak kesucian Masjid Nabi Musa.

Tidak butuh waktu lama, warga Palestina dari Ariha dan Yerusalem bergegas berduyun-duyun menuju Masjid Nabi Musa. Mereka langsung membubarkan paksa pesta musik digelar hingga malam. Sebagian peserta dipukuli. Para penyerbu menuding para perempuan muda itu menghina kubur sang nabi karena berjoget sambil membuka aurat. Apalagi juga tersedia minuman keras atau khamr.

Rekaman video itu dibuat sehari setelah Natal. Dari rekaman video ditonton Albalad.co, terlihat pemandu musik (disc jockey) perempuan kenamaan Palestina, Sama Abdul Hadi memimpin pesta musik techno itu. Dia adalah cucu dari salah satu pendiri PLO (Organisasi Pembebasan Palestina) Issam Abdul Hadi, pemimpin gerakan perempuan Palestina.

Buntut dari penyerbuan ke Masjid Nabi Musa itu, polisi Palestina akhirnya menangkap perempuan 29 tahun ini Selasa lalu. Pemerintah Palestina juga membentuk tim investigasi buat mencari tahu siapa mengizinkan Sama menggelar pesta musik di sana.

Pihak keluarga mengungkapkan Sama memperoleh izin menggelar pesta musik techno di Masjid Nabi Musa dari Direktur Jenderal Kementerian Pariwisata dan Purbakala Palestina Jihad Yasin pada 17 Desember. Yasin bahkan berterima kasih lantaran Sama mau membuat rekaman di sana.

Rekaman pesta musik di Masjid Nabi Musa ini akan diputar di pagelaran musik internasional Beatport disiarkan langsung melalui Twitch.tv, situs musik dan permainan bagi anak-anak muda. Ini bagian dari upaya untuk mendongkrak industri pariwisata Palestina.

Situs sakral dan bersejarah itu dibangun pada 1269 saat Kesultanan Mamluk berkuasa. Selain makam Nabi Musa, masjid ini juga dilengkapi lusinan ruangan.

Tahun lalu, Perdana Menteri Palestina Muhammad Syatayyah meresmikan proyek renovasi Masjid Nabi Musa senilai lima juta euro dan didanai oleh Uni Eropa. Situs ini diubah menjadi tempat penginapan sekaligus lokasi ziarah dan wisata. Renovasi itu termasuk memperbaiki jalan ke Nabi Musa, jaringan infrastruktur dasar, pembangunan halaman dan lanskap.

Saking marahnya kerabat Sama, Serene Hulailah menuding pemerintah ingin menjadikan keponakan perempuannya itu sebagai kambing hitam buat meredam kemarahan warga Palestina. "Dia bukan penjahat, dia tidak bakal kabur," katanya kepada Al-Monitor. "Itu bukan konser musik tapi dibuat untuk acara televisi agar Palestina bisa memperoleh tempat di pagelaran musik dunia."

Tapi Pengadilan di Kota Ariha tidak memperdulikan protes keluarga. Penahanan terhadap Sama sejak 29 Desember diperpanjang 15 hari. Dia didakwa menodai situs agama dan melanggar protokol Covid-19.

Ketika pesta musik techno itu digelar, Sama mengajak kerabat dan teman-temannya. Jumlahnya diklaim tidak lebih dari 30 orang.

Pesta musik digelar Sama Abdul Hadi seolah mengingatkan kaum muslim Palestina untuk mengembalikan fungsi Masjid Nabi Musa sebagai tempat berbibadah, bukan sekadar tempat berziarah dan berwisata.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Proyek fantasi Bin Salman di tepi Laut Merah

"Dia mengira dirinya seperti Tuhan ingin membuat peradaban baru," tutur Alia al-Huwaiti. "Atau seperti Firaun, siapa saja menolak pikirannya akan mati atau lenyap."

Lukisan wajah Yesus berjudul Salvator Mundi. (The Art Newspaper)

Lukisan palsu Da Vinci kepunyaan Bin Salman

Bin Salman menuntut Salvator Mundi miliknya dipajang di sebelah lukisan berjudul Mona Lisa. Calon raja kedelapan Saudi ini menjanjikan fulus dalam jumlah sangat banyak kalau Prancis setuju.

Seorang tentara Myanmar memakai Uzi, senapan serbu buatan Israel, saat menghadapi demonstran antikudeta. (Twitter)

Teknologi militer Israel, darah demonstran Myanmar

Jenderal Senior Ming Aung Hlain, panglima angkatan bersenjata Myanmar memimpin kudeta awal bulan lalu, pernah mengunjungi kantor Elbit saat melawat ke Israel pada 2015.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Al-Arabiya)

Tiga isyarat Biden agar Bin Salman lakukan kudeta

Kalau mau dianggap selevel dengan Biden, dia mesti buru-buru naik takhta dan tentu harus menyingkirkan ayahnya dari singgasana.





comments powered by Disqus

Rubrik kisah Terbaru

Proyek fantasi Bin Salman di tepi Laut Merah

"Dia mengira dirinya seperti Tuhan ingin membuat peradaban baru," tutur Alia al-Huwaiti. "Atau seperti Firaun, siapa saja menolak pikirannya akan mati atau lenyap."

10 Mei 2021

TERSOHOR