kisah

Duka Syekha Latifah noda emir

Ketika Syekh Muhammad bin Rasyid mengirim astronot dan pesawat ruang angkasa ke Mars, di sisi lain dia malah mengirim putrinya sendiri ke penjara.

17 Februari 2021 23:33

Masyarakat internasional menganggap dia salah satu pemimpin paling sukses di dunia Arab. menjadikan Dubai pusat hiburan dan bisnis dunia. Sebagai Wakil Presiden sekaligus Perdana Menteri Uni Emirat Arab, Emir Dubai Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum juga membuat terobosan bersejarah: dia membuat portofolio menteri urusan toleransi dan menteri urusan kebahagiaan.

Syekh Muhammad bin Rasyid pun memberikan jabatan menteri kepada perempuan. Termasuk prestasi paling tersohor Selasa pekan lalu: Dia menjadikan UEA sebagai negara Arab dan berpenduduk mayoritas muslim pertama mencapai Planet Mars. Misi UEA ke Planet Merah itu juga dipimpin perempuan bernama Sarah al-Amiri.

Dibalik semua keberhasilan dan visinya dalam membangun Dubai serta UEA, ada noda sudah lama tersembunyi dalam keluarganya dan baru terkuak beberapa tahun terakhir. Seperti sebuah paradoks, emir Dubai itu malah memenjarakan putrinya sendiri, yakni Syekha Laitfah dan kakaknya, Syekha Syamsa.

Sila baca:

Nestapa Syekha Latifah

Sheikha Latifa tried to escape because she wants to have a normal life

Dalam rekaman video dilansir BBC Panorama pekan ini, Syekh Latifah bercerita: "Saya seorang sandera. Vila ini telah diubah menjadi penjara. Semua jendela ditutup. Saya sendirian, sel isolasi. Tidak ada akses ke layanan medis, tidak ada pengadilan, tidak ada biaya."

Dalam wawancara khusus dengan Albalad.co melalui pesan WhatsApp hari ini, Tiina Jauhiainen, sahabat sekaligus guru bela diri Syekha Latifah, mengakui dirinya memberikan beberapa rekaman video dari Syekha Latifah kepada BBC dan Sky News. Sesuai perjanjian, untuk saat ini rekaman video itu belum bisa dibagi kepada Albalad.co.

"Pada musim semi 2019 (sekitar April), seseorang memberi saya sepucuk surat dari Syekha Latifah," kata Tiina. Dia tidak hapal berapa surat dia terima dari kurir putri emir Dubai itu sebelum dirinya dibantu beberapa pihak berhasil menyelundupkan telepon seluler buat Syekha Latifah.

Tiina mengungkapkan Syekha Latifah ditahan di sebuah vila di Dubai dan sudah dipenjara di sana sejak ditangkap dalam pelarian di perairan India pada maret 2018. "Vila itu hanya berjarak satu mil dari Burj Khalifah, bangunan terjangkung sejagat," ujarnya.

Syekha Latifah pernah juga lari dari UEA pada 2002 namun berhasil ditangkap.

Ironis memang. Ketika Syekh Muhammad bin Rasyid mengirim astronot dan pesawat ruang angkasa ke Mars, di sisi lain dia malah mengirim putrinya sendiri ke penjara.

Bahkan sepanjang hidupnya, Syekha Latifah baru sekali keluar Dubai, yakni saat kabur pada 2018.

Sila baca:

Dubai emir has allegedly detained and tortured his two daughters

It's time for Princess Haya to reveal the truths about Dubai emir

 

Putri dari emir Dubai, Syekha Latifah binti Muhammad bin Rasyid al-Maktum, berpose dengan temannya asal Inggris, Sioned Taylor, di Bandar Udara Barajas Aldolfo Suarez, di Ibu Kota Madrid, Spanyol. (Instagram/@shinnybryn)

Syekha Latifah: Saya sekarang bebas bepergian ke mana saja

Puteri emir Dubai ini mengaku sedang berlibur di tiga negara Eropa.

Puteri Haya binti Husain hadir dalam sidang kasus perceraiannya dengan Emir Dubai Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum, berlangsung di sebuah pengadilan di Ibu Kota London, Inggris, 9 Oktober 2019. (Sky News)

Asmara terlarang Puteri Haya

Puteri Haya menghadiahi pengawal pribadinya dengan beragam hadiah, termasuk pistol seharga Rp 943 juta. Selingkuhannya ini juga dikasih uang tutup mulut sebesar Rp 22,6 miliar.

Emir Dubai sekaligus Wakil Presiden dan Perdana Menteri Uni Emirat Arab Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum pada Selasa, 3 November 2020, disuntik vaksin Covid-19 bikinan Sinopharm, perusahaan farmasi asal Cina. (Twitter)

Emir Dubai disuntik vaksin Covid-19 buatan Cina

Menteri Kesehatan Abdurrahman al-Uwais menjadi orang pertama di UEA menjajal vaksin Covid-19.

Sheikha Latifa, daughter of Dubai Emir Sheikh Muhammad bin Rashid al-Maktoum, with her Finnish friend, Tiina Jauhiainen. (@detainedindubai for Albalad.co)

Pengadilan Inggris nyatakan emir Dubai culik dua putrinya

"Syekh Muhammad terus mengekang kebebasan kedua putrinya," kata Hakim Sir Andrew.





comments powered by Disqus

Rubrik kisah Terbaru

Revolusi Air di negeri Mullah

Ahwaz sebelum Perang Dunia Kedua meletup adalah negara merdeka dan berdaulat bernama Ka'abi. Penguasa terakhirnya adalah Pangeran Khazal al-Kaabi.

23 Juli 2021

TERSOHOR