kisah

Diplomasi Bintang Daud di negara Kabah

Rabbi Yaakov dari Israel pelesiran di Riyadh tanpa rasa cemas.

22 Oktober 2021 17:13

Dari balik jendeal sebuah gedung di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, Rabbi Yaakov Yisrael Herzohg memandang jauh ke depan, ke arah sebuah jalan protokol dilengkapi bangunan ikonik Menara Kingdom Holding Company, konglomerasi kepunyaan Pangeran Al-Walid bin Talal, keponakan dari Raja Salman bin Abdul Aziz.

Rabbi Yaakov sedang pelesiran di Saudi sadar betul, negara Kabah itu telah berubah. Warga Saudi tidak lagi alergi atau melihat dengan sorot mata penuh kebencian kalau orang Yahudi.

20211021_064450
Karena itulah, dia bisa berjoget akrab dengan seorang warga Saudi di sebuah kawasan pertokoan semalam. Meski berpakaian seperti kaum Yahudi ultra-Orthodoks, berjas dan bertopi serba hitam, Rabbi Yaakov juga tidak cemas berpose di satu jalan di Riyadh dengan latar sebuah gedung jangkung. Di dinding bangunan ini terpampang poster dua pemimpin Saudi saat ini, yakni Raja Salman dan anaknya, Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman.

Adalah Bin Salman sudah mengubah wajah Saudi secara revolusioner. Melalui liberalisasi ekonomi, sosial, dan budaya, calon raja kedelapan Saudi ini membuka lebar-lebar negaranya bagi investasi dan perdagangan asing, serta para pelancong dari negara berpenduduk mayoritas non-muslim, termasuk Israel.

Bahkan, adik sepupu dari Pangeran Al-Walid itu makin terang-terangan bermesraan dengan Israel. Bin Salman sudah tiga kali bersua Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri Israel sebelumnya, Perjumpaan keduanya terakhir kali berlangsung November tahun lalu di Neom, kota impian Bin Salman terletak di tepi Laut Merah.

Setelah Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain sepakat membuka hubungan diplomatik dengan Israel tahun lalu, Bin Salman mengizinkan semua penerbangan dari dan menuju Israel melintasi wilayah udara Saudi. Masih di 2020, Maroko dan Sudan setuju mengikuti jejak UEA dan Bahrain.

Rabbi Yaakov menjalankan perannya paruh waktu. Dia sejatinya pengusaha teknologi pertanian dan memiliki perusahaan pengembang bibit tanaman sayur hibrida tanpa modifikasi. Perusahaannya, Shneor Seed, berkantor di Yerusalem.

Menurut Rabii Elie Abadie, kepala rabbi AGJC (Asosiasi Komunitas Yahudi Arab Teluk), bulan ini merupakan lawatan kedua Rabbi Yaakov ke Saudi. ""Dia sudah kali berkunjung ke Saudi dan dia melawat ke sana bulan ini," kata Rabbi Elie kepada Albalad.co melalui pesan WhatsApp kemarin. Dia bilang Rabbi Yaakov memberitahu dia 15 tahun lalu pernah datang ke negara Kabah itu.

Menurut Direktur Jenderal Kamar Dagang dan Industri (Kadin Israel-GCC (Dewan Kerjasama Teluk) Dr. Nirit Ofir, hubungan bisnis antara sektor swasta Saudi dan Israel sudah berjalan dua dasawarsa. "Kerjasama itu berlangsung diam-diam tanpa diketahui publik," ujarnya kepada Albalad.co melalui Zoom Ahad pekan lalu.

Dia memperkirakan dalam dua tahun mendatang, Saudi dan israel sudah membuka hubungan diplomatik.

Bukan hanya Rabbi Yaakov, Ben Tzion, lelaki Yahudi asal Israel, berhasil berkunjung ke Arab Saudi pada November 2017 atau lima bulan setelah Bin Salman menjadi putera mahkota. Ben Tzion bahkan mampu melawat ke Masjid Nabawi di Kota Madinah.

Pria sekarang berusia 35 tahun ini mengunggah foto-foto dan video dirinya sedang berada di dalam masjid dibangun oleh Nabi Muhammad tersebut di sejumlah akun media sosialnya. Dirinya pun kebanjiran komentar berupa kecaman dan murka dari kaum muslim, sehingga Instagram terpaksa menutup akun milik Ben Tzion.

"Saya membeli pakaian itu sebagai bentuk penghormatan, karena saya ingin pergi ke Masjid Nabawi di Madinah," tutur Tzion kepada the Times of Israel waktu itu. "Tentu saja saya tidak akan ke sana berpakaian jins, itu tindakan melecehkan."

Ketika Saudi menggelar Reli Dakar Januari tahun ini, Israel mengirim empat pembalap. "Dua pereli bisa masuk Saudi menggunakan paspor Israel," kata Dr. Nirit Ofir kepada Albalad.co.

Israel menggunakan segala cara diplomasi untuk menggaet Saudi. Negara Zionis ini mafhum kalau berhasil menggandeng Saudi, maka negara-negara muslim lainnya tidak lagi sungkan untuk membuka relasi resmi dengan negara Bintang Daud itu.

Rabbi Yaakov baru bersedia diwawancarai oleh Albalad.co pekan depan. "Terima kasih, pekan depan," ujarnya singkat.  

Dari balik jendela sebuah gedung di Riyadh itu, Rabbi Yaakov asal Israel seolah bergumam dalam hati: Insya Allah, ke depan negaranya dan Saudi akan menjalin hubungan diplomatik.

Rabbi Yaakov Yisrael Herzog asal Israel merayakan hari kedua Hanukkah di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 29 November 2021. (Rabbi Yaakov Yisrael Herzog)

Rabbi asal Israel rayakan Hanukkah di Arab Saudi

Rabbi Yaakov mengklaim dirinya adalah kepala rabbi di Arab Saudi.

Menteri Energi Israel Karin Elharrar, Menteri Perubahan Iklim dan Lingkungan Uni Emirat Arab (UEA) Mariam al-Muhairi, dan Menteri Air Yordania Muhammad an-Najjar pada 22 November 2021 di Dubai, UEA, menandatangani kerjasama pembangunan pembangkit listrik tenaga surya di Yordania. (Courtesy)

Kalah air dekap Israel

Kerjasama soal air antara kedua negara sudah berlangsung sejak satu abad silam. Pada 1921, Yordania dan Israel sepakat membangun pembangkit listrik tenaga air di simpang Sungai Yordania.

Saif al-Islam Qaddafi, putra dari mendiang pemimpin Libya Muammar Qaddafi, pada 14 November 2021 mendaftar sebagai calon presiden di Kota Sabha. Pemilihan presiden Libya akan digelar pada 24 Desember 2021. (Al-Marshad)

Relasi Libya-Israel

Selentingan beredar lama di kalangan rakyat Libya menyebutkan ibu dari Qaddafi adalah orang Yahudi telah masuk Islam.





comments powered by Disqus

Rubrik kisah Terbaru

Israel dan topeng Erdogan

Turki dan Israel juga sudah menandatangani perjanjian perdagangan bebas bilateral pada 14 Maret 1996 di Yerusalem dan berlaku mulai 1 Mei 1997.

03 Desember 2021
Kalah air dekap Israel
26 November 2021
Natali dan azan di Istanbul
19 November 2021
Relasi Libya-Israel
15 November 2021

TERSOHOR