kisah

Bom jelang reli, aib Saudi

Lokasi Reli Dakar dipindah dua kali karena masalah keamanan.

07 Januari 2022 23:39

Sebuah mobil pendukung milik Sodicars Racing, tim reli Dakar asal Prancis, baru setengah kilometer meninggalkan Hotel Donatello, berlokasi tidak jauh dari Bandar Udara Internasional Raja Abdul Aziz di Kota Jeddah, Arab Saudi, ketika sebuah ledakan terjadi di sasis kendaraan itu.

Kontan mobil terhenti dan kebakaran terjadi. Terdapat enam orang, termasuk sopir, semuanya warga negara Prancis. Namun hanya Philippe Boutron, sang pereli mengalami luka parah. Kedua kakinya terbakar dan hancur. Sedangkan lima orang lainnya tidak cedera.

Kejadiannya dua hari menjelang pelaksanaan Reli Dakar di Saudi, lomba ketiga sejak 2020. Reli kali ini berlangsung selama 1-14 Januari. Seperti biasa dimulai dan berakhir di Jeddah.

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi berusaha menutupi kejadian itu dengan menyebut sebagai kecelakaan. ASO, penyelenggara Reli Dakar di Saudi, menyatakan peristiwa ini tidak berkaitan dengan reli bergengsi itu. Lomba pun tetap dilaksanakan.

Namun Sodicars Racing meyakini peristiwa ini serangan teroris. Hingga akhirnya pekan ini badan intelijen Prancis, Direction Generale de la Securite Interieure (DGSI), meluncurkan penyelidikan atas dugaan ledakan mengakibatkan cedera parah atas Boutron merupakan tindakan teror.

Sangkaan itu diperkuat oleh keterangan Ketua Sodicars Racing Richard Gonzales, semobil dengan Boutron saat kejadian. Dia percaya ledakan itu berasal dari sebuah bom ditempel di sasis mobil. "Saya melihat semuanya. Itu disengaja," katanya.

Penumpang lainnya semobil, Thierry Richard, pun yakin ledakan itu serangan teror. "Kami melihat dampaknya di bawah mobil, kami tidak bodoh," ujarnya, seperti dilansir Le Figaro. "Kami tahu itu ledakan (bom)."

Menurut Mayeul Barbet, mobil mereka tumpangi baru 500 meter keluar dari hotel ketika terdengar suara ledakan. "Kami tidak tahu apa yang terjadi, kami dengar sebuah ledakan keras," tuturnya kepada stasiun radio RMC.

Kerasnya ledakan membuat kepala Barbet menghantam plafon mobil. Kalau kecelakaan biasa, penunmpang mestinya terlempar ke depan. Ketika semuanya keluar, tidak ada mobil lain, cuma kendaraan mereka terhenti di tengah jalan akibat ledakan.

Seorang juru bicara kantor Kejaksaan Antiteror Prancis membenarkan kepada stasiun televisi CNN, pihaknya sudah memulai investigasi atas dugaan upaya pembunuhan dilakukan oleh kelompok teroris.

Setelah menjalani operasi di Saudi, Boutron, 61 tahun, diterbangkan ke Rumah Sakit Militer Percy di Clamart, pinggiran Ibu Kota Paris, Prancis.

Benoit Boutron, wartawan olahraga, mengungkapkan ayahnya sudah siuman dari koma. "Apa yang terjadi sangat serius. Dia (ayah saya) cedera parah di kedua kakinya," katanya kepada RMC.

Marie France Estenave, juru bicara Sodicars Racing, sangat mengharapkan hasil penyelidikan bisa memastikan apakah ledakan itu memang serangan teror. "Kami menginginkan kebenaran. Kenapa? Apaah ledakan itu ditujukan terhadap reli atau Prancis?."

Gegara ledakan itu, Kementerian Luar Negeri Prancis sudah meminta warganya sedang berada di Saudi untuk berhati-hati. Mereka menyatakan Saudi masih menyelidiki penyebab ledakan.

Sampai sekarang pemerintah Saudi belum mengeluarkan pernyataan soal dimulai penyelidikan oleh badan intelijen Prancis tentang dugaan serangan teror dalam kejadian ledakan di mobil tim reli Prancis.

Ledakan melukai Boutron memang aib bagi Saudi. Sebab lomba legendaris digelar sejak 1978 itu tadinya bernama Reli Paris-Dakar, dimulai dari ibu kota Prancis dan berakhir di ibu kota Senegal. Namun karena masalah keamanan, konflik terjadi di jalur reli, lomba dipindah ke Amerika Seatan sejak 2009.

Tapi sedari 2020, lomba ini dipindah lagi ke Arab Saudi dengan nama Reli Dakar di Saudi.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkomunikasi dengan Muhammad Saud, narablog Arab Saudi, melalui aplikasi telepon video Facetime pada 26 Desember 2019. (Screengrab)

Berkenalan dengan generasi Arab Zionis

Muhammad Saud di Riyadh, Luai Syarif di Abu Dhabi, dan Fatimah al-Harbi di Manama berkampanye soal bersahabat dengan Israel.

Petani Senegal belajar cara menggunakan Tipa, alat irigasi tetes buatan Israel. (Mashav)

Bertani dengan teknologi Israel

"Kalau saja normalisasi itu terwujud, di tahap awal akan ada investasi di sektor pertanian senilai US$ 2 miliar," kata Stein.

Jalur Reli Dakar di Saudi, berlangsung selama 1-14 Januari 2022. (Audi)

Ledakan hantam mobil tim reli Prancis di Jeddah, satu orang luka parah

Saudi berusaha menutupi kejadian itu dengan menyebut sebagai kecelakaan. Badan intelijen Prancis meyakini sebagai serangan teroris.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menerima kunjungan para pemuka Yahudi di Ibu Kota Ankara, Turki, 22 Desember 2021. (Video screengrab)

Nihil solusi buat Palestina dan normalisasi dengan Israel

Semakin tidak ada solusi untuk kemerdekaan Palestina, kian kuat keinginan negara-negara muslim menormalisasi hubungan dengan Israel.





comments powered by Disqus

Rubrik kisah Terbaru

Berkenalan dengan generasi Arab Zionis

Muhammad Saud di Riyadh, Luai Syarif di Abu Dhabi, dan Fatimah al-Harbi di Manama berkampanye soal bersahabat dengan Israel.

17 Januari 2022

TERSOHOR