olahraga

Kompetisi sepak bola di Mesir bakal bergulir tanpa penonton

Berkaca dari kerusuhan 8 Februari lalu.

27 Februari 2015 12:06

Pemerintah Mesir berencana menggulirkan kembali kompetisi sepak bola di semua tingkatan, hanya saja bakal tanpa penonton. Keputusan ini diambil setelah tragedi menimpa dunia sepak bola negeri Nil itu awal bulan ini.

Saat berlangsung laga antara dua klub dari Ibu Kota Kairo, Zamalek dan ENPPI, 8 Februari, di luar stadion terjadi bentrokan antara aparat keamanan dengan pendukung sepak bola. Penonton tidak bertiket nekat ingin masuk ke dalam stadion dan dicegah oleh polisi antihuru-hara. Insiden ini menewaskan setidaknya 22 orang. Kairo langsung menghentikan semua kompetisi hingga waktu belum ditentukan.

Namun pemerintah Rabu lalu memutuskan akan membentuk sebuah komite untuk mempersiapkan dimulainya lagi kompetisi olahraga paling tersohor sejagat itu. Komite ini meliputi perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pemuda dan Olaraga, serta Asosiasi Sepak Bola Mesir. "Kabinet telah memutuskan membentuk komite untuk memulai kembali liga tanpa penonton setelah masa berkabung 40 hari berakhir," demikian hasil rapat kabinet itu.

Namun media-media setempat melaporkan kompetisi baru bakal bergulir lagi setelah selesai pertemuan tingkat tinggi ekonomi Mesir di kawasan tetirah Syarm asy-Syekh di tepi Laut Merah.

Kostum tandang klub Newcaste United untuk musim 2022-2023. (Twitter/@aycazehraakcay)

Kostum baru Newcastle United mirip seragam tim nasional Arab Saudi

Pihak klub bilang kostum baru itu untuk mendongkrak penjualan seragam Newcastle di Arab Saudi.

Bintang tim nasional Brasil Neymar Jr. (Twitter/@FIFAWorldCup)

Hasil undian penentuan grup Piala Dunia 2022

Brasil bersama Serbia, Swiss, dan Kamerun menghuni Grup G.

Sirkuit Formula 1 di Kota Jeddah, Arab Saudi. (Saudi Ministry of Sports)

Arab Saudi tetap akan gelar balapan Formula 1 meski Jeddah diserang Al-Hutiyun

Balapan bakal dilaksanakan jam delapan malam hari ini.  

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Saudi Gazette)

Bendera Saudi dan poster Abramovich di Stamford Bridge

Penggemar Chelsea dan Newcastle sama-sama membela pemilik klub tengah dirundung masalah gegara politik.





comments powered by Disqus