olahraga

FIFA siapkan dana kompensasi klub Rp 2,7 triliun untuk Piala Dunia 2022

Dalam Piala Dunia 2014 di Brasil, FIFA mengeluarkan Rp 907 miliar bagi 396 klub dari 57 negara karena bersedia melepas 736 pemain bertanding di turnamen ini.

27 Februari 2015 20:03

Badan sepak bola dunia FIFA tengah mempertimbangkan rencana menggelontorkan fulus US$ 209 juta atau Rp 2,7 triliun bagi semua klub agar mau melepas para pemainnya untuk berlaga dalam Piala Dunia 2022 di Qatar. Langkah itu merupakan sebuah usaha buat mengendurkan penolakan atas rencana menggelar turnamen sepak bola empat tahunan itu di musim dingin.

Hasil rapat satuan tugas bentukan FIFA Selasa lalu di Ibu Kota Doha, Qatar, memutuskan pelaksanaan Piala Dunia 2022 bakal berlangsung November hingga Desember buat menghindari suhu udara kelewat panas di Qatar kalau digelar Juni-Juli. Alhasil, jadwal ini bisa mengganggu jalannya liga-liga top Eropa merupakan penyumbang pemain terbanyak saban Piala Dunia.

Sehari kemudian Sekretaris Jenderal FIFA Jérôme Valcke menegaskan tidak ada dana kompensasi bagi klub dan liga menolak perubahan jadwal Piala Dunia 2022. Namun surat kabar Inggris the Times melaporkan sudah ada pembicaraan antara FIFA dan Asosiasi Klub Eropa (ECA) soal alternatif lain dari kompensasi.

Seorang juru bicara FIFA mengungkapkan kepada the Times pembahasan soal dana penggantian itu sudah berlangsung dan diharapkan segera dicapai kesepakatan.

Dalam Piala Dunia 2014 di Brasil, FIFA mengeluarkan US$ 70 juta (Rp 907 miliar) bagi 396 klub sepak bola dari 57 negara - 240 di antaranya asal Eropa - karena bersedia melepas 736 pemain bertanding di turnamen ini.

Asosiasi klub sepak bola Eropa masih berharap Piala Dunia pertama di Timur Tengah itu bisa digelar Mei. Menurut bos Liga Primer Inggris Richard Scudamore, semua klub besar Eropa sangat kecewa lantaran badan sepak bola dunia FIFA merekomendasikan Piala Dunia 2022 digelar November-Desember. “Yah, sangat kecewa. Saya pikir semua liga Eropa dan terutama klub-klub Eropa memasok sebagian besar pemain dalam Piala Dunia juga akan kecewa,” katanya usai rapat di Doha.

Sejak dibikin pada 1930 di Uruguay, Piala Dunia biasanya digelar pada Mei atau Juni dan Juli.

Stadion Al-Wakrah di Qatar rancangan Zaha Hadid Architects. (arabianbusiness.com)

Menteri GCC perintahkan media di kawasan sokong Piala Dunia 2022 di Qatar

Namun tidak disebutkan sanksi bagi media menolak.

Stadion Lusail di Ibu Kota Doha, Qatar, karya Foster + Partners. (arabianbusiness.com)

FIFA: Tidak ada alasan hukum coret Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia

"Rusia dan Qatar telah terpilih secara demokratis sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2002 oleh Komite Eksekutif."

Logo FIFA. (iradio.ie)

Rusia dan Qatar bisa dicoret sebagai tuan rumah Piala Dunia

"Bila ada bukti Qatar dan Rusia terpilih sebagai tuan rumah karena menyuap, hasil itu bisa dibatalkan," kata Ketua Komite Audit dan Kepatutan FIFA Domenico Scala

Stadion Khalifah di Ar-Rayyan, Qatar, bakal dipakai untuk Piala Dunia 2022. (Qatar 2022 Bid Committee)

AFC sokong Piala Dunia 2022 di Qatar

"Sepak bola adalah olahraga dunia dan mestinya tidak boleh mengenal batas geografis."





comments powered by Disqus

Rubrik olahraga Terbaru

Real Madrid hadiahi penampar tentara Israel kostum bola

"Klub sepak bola bergengsi Real Madrid menjamu seorang teroris menjamu seorang teroris penyebar kebencian dan kekerasan. Memalukan," kata Nahshon melalui Twitter.

30 September 2018

TERSOHOR