olahraga

Ecclestone bilang Qatar siap jadi tuan rumah F1

Untuk menggelar balapan F1, Qatar mesti merogoh kocek US$ 70 juta setahun.

31 Maret 2015 14:58

Bos Grup Formula Satu Bernie Ecclestone membenarkan Qatar memang belum meneken kontrak untuk menjadi penyelenggara balapan F1, namun negara Arab superkaya ini sedang mengarah ke sana.

"Kami sedang mempelajari semua kemungkinan. Qatar belum menandatangani kontrak tapi mereka sudah siap (menjadi tuan rumah)," kata Ecclestone seperti dikutip dari majalah Forbes saat menghadiri pembukaan balapan pertama MotoGP musim ini di sirkuit Lusail, Qatar.

Ecclestone Desember tahun lalu bilang Qatar bisa menjadi tuan rumah perlombaan F1 bila mendapat izin dari Bahrain. Dia mengungkapkan perjanjian tidak tertulis telah dibikin satu dasawarsa lalu, yakni perlombaan F1 akan digelar di Timur Tengah mesti mendapat lampu hijau dari Bahrain, penyelenggara pertama di kawasan ini pada 2004.

Menurut dia, balapan F1 enam tahun lalu di Abu Dhabi juga terlaksana setelah mendapat persetujuan Bahrain.

Presiden Federasi Olahraga Bermotor Qatar Nasir bin Khalifah al-Attiyah bulan lalu menyatakan balapan Formula Satu mungkin dapat dilangsungkan di Qatar tahun depan atau pada 2017. "Kami tinggal meneken kontrak buat menggelar balapan F1," ujarnya kepada kantor berita AFP. "Kami sudah menyelesaikan semua tahap dan tinggal sedikit detail sebelum penandatanganan resmi."

Attiyah menambahkan Qatar bakal menawarkan dua sirkuit, yakni Lusail dan menyulap jalanan di Ibu Kota Doha sebagai lokasi balapan seperti lomba F1 di Singapura.

Peluang Qatar menjadi tuan rumah F1 kian menguat setelah bos Formula Satu Bahrain menyatakan pihaknya tidak berniat menggelar lagi kejuaraan itu di negaranya.

Sejumlah sumber membisikkan kepada Forbes buat menjadi tuan rumah Qatar mesti merogoh kocek US$ 70 setahun, lebih kecil US$ 10 juta ketimbang angka dikeluarkan Abu Dhabi. Sekali teken kontrak biasanya sepuluh tahun sehingga total anggaran harus digelontorkan US$ 700 juta.

Stadion Pelabuhan Doha di Ibu Kota Doha, Qatar. Ini salah satu stadion bakal dipakai untuk turnamen Piala Dunia 2022 di Qatar. (theguardian.com)

Qatar gelontorkan US$ 500 juta sepekan buat proyek Piala Dunia 2022

Sebanyak 90 persen kontrak buat proyek Piala Dunia 2022 sudah diberikan.

Stadion Al-Bait bakal dipakai dalam Piala Dunia 2022 di Qatar. (sc.qa)

FIFA menangi kasus soal penunjukan Qatar gelar Piala Dunia 2022

Penggugat mengklaim FIFA keliru memilih Qatar.

Ibu Kota Doha, Qatar. (Arabian Business)

Qatar akan bikin pengadilan khusus buat adili pemabuk selama Piala Dunia 2022

Produsen bir terbesar di dunia juga bakal mensponsori Piala Dunia 2022.

Stadion Al-Wakrah di Qatar rancangan Zaha Hadid Architects. (arabianbusiness.com)

Buruh proyek Piala Dunia 2022 cuma dibayar Rp 20 ribu sejam

ITUC bilang saban tahun lebih dari seribu buruh Piala Dunia 2022 meninggal.





comments powered by Disqus