olahraga

Qatar bakal bikin hotel terapung buat Piala Dunia 2022

Qatar mesti menyediakan paling tidak 66 ribu kamar hotel untuk Piala Dunia 2022.

19 April 2015 20:30

Qatar menghidupkan kembali rencana memakai kapal pesiar buat menampung para penggemar dan peserta selama pelaksanaan Piala Dunia 2022. Turnamen sepak bola terbesar sejagat ini bakal dilangsungkan November-Desember.

Otoritas Pariwisata Qatar (QTA) telah mengumumkan rencana mengontrak sedikitnya enam ribu kamar di kapal pesiar buat Piala Dunia 2022, seperti dilansir surat kabar Doha News. QTA menyampaikan pengumuman itu saat pameran kapal pesiar internasional di Amerika Serikat.

Sebanyak enam ribu kamar itu setara dengan lima kapal pesiar berukuran sedang. Jumlah ini sepertiga dari total 16 ribu kamar hotel dan hotel apartemen ada di Qatar sekarang.

Namun tidak disebutkan di mana lima kapal pesiar bakal menjadi hotel terapung itu bakal ditempatkan. Tapi pihak berwenang pernah bilang akan mengubah pelabuhan dekat Museum Seni Islam menjadi pelabuhan kapal pesiar.

Qatar mesti menyediakan paling tidak 66 ribu kamar untuk penonton, pemain, dan pengurus tim peserta selama penyelenggaraan Piala Dunia 2022. Namun menurut dokumen pencalonan Qatar sebagai tuan rumah pada 2010, negara Arab superkaya ini berjanji menyiapkan seratus ribu kamar hingga saat turnamen ini mulai bergulir.

Gagasan soal hotel terapung ini pertama kali dimunculkan pada Mei 2013.

Kalusha Bwalya, Anggota Komite Eksekutif CAF (Konfederasi Sepak Bola Afrika) sekaligus mantan Presiden Asosiasi Sepak Bola Zambia. (Twitter/KalushaPBwalya)

FIFA beri sanksi bagi mantan presiden Asosiasi Sepak Bola Zambia karena terima suap dari Qatar

Kalusha Bwalya telah menerima fulus sebesar US$ 80 ribu dari Muhammad bin Hammam untuk memilih Qatar menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.

Emir Qatar Syekh Hamad bin Khalifah ats-Tsani bersama istrinya, Syekha Muza, saat merayakan terpilihnya Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 di Kota Zurich, Swiss, pada 2010. (Albalad.co/Screengrab)

Qatar sabotase para pesaingnya agar terpilih jadi tuan rumah Piala Dunia 2022

Qatar diduga membayar sebuah perusahaan komunikasi dan para mantan agen CIA untuk kampanye negatif terhadap Amerika, Australia, dan Inggris, tiga negara pesaing dalam pencalonan sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022.

Stadion Internasional Khalifah untuk Piala Dunia 2022 di Qatar. (qatcom.com)

Piala Dunia berikutnya di Qatar

Selama Piala Dunia 2022, penggemar disediakan tempat khusus untuk mabuk-mabukan, jaraknya sekitar sejam dari stadion.

Lokasi pembangunann sebuah stadion Piala Dunia 2022 di Qatar. (Arabian Business)

Buruh proyek Piala Dunia 2022 bekerja 148 hari tanpa libur

"Kasus paling ekstrem ditemukan adalah 14 jam kerja sehari...dan 402 jam kerja dalam sebulan."





comments powered by Disqus