olahraga

Ulama Saudi haramkan perempuan tonton sepak bola karena lihat paha pemain

"Seorang perempuan melihat lelaki asing berdosa, bagaimana kalau melihat paha dan kostum ketatnya?"

30 Mei 2015 21:19

Seorang ulama Arab Saudi tidak disebutkan namanya telah mengeluarkan fatwa haram bagi kaum hawa menonton pertandingan sepak bola. Bukan ini menghebohkan tapi alasan pengharaman menjadi kontroversi.

Dia bilang perempuan tidak peduli siapa pemenang. "Mereka hanya peduli soal melihat paha para pemain," katanya. "Seorang perempuan melihat lelaki asing berdosa, bagaimana kalau melihat paha dan kostum ketatnya?"

Para pengguna media sosial langsung mengejek alasan fatwa itu, termasuk ratusan kicauan di Twitter. Hal ini menjadi topik tersohor dengan tanda pagar #perempuan cinta sepak bola karena paha pemain.

Seorang pengguna Twitter mengunggah foto empat pemain sepak bola bercelana amat pendek di era 1970-an. Dia menulis, "Bagus para pemain tidak memakai kostum sepak bola 1970-an, kalau tidak dosa kalian bakal makin besar."

Ahad Tamimi, gadis Palestina penampar tentara Israel pada 29 September 2018 mengunjungi markas klub Real Madrid. Di sana, dia menerima hadiah sebuah kostum sepak bola bernama dirinya. (Haaretz)

Real Madrid hadiahi penampar tentara Israel kostum bola

"Klub sepak bola bergengsi Real Madrid menjamu seorang teroris menjamu seorang teroris penyebar kebencian dan kekerasan. Memalukan," kata Nahshon melalui Twitter.

Delegasi dari Suku Al-Ghufran, Qatar, mengadukan pemerintah Qatar ke kantor FIFA di Kota Zurich, Swiss, 24 September 2018. (Al-Arabiya/Supplied)

Suku Al-Ghufran klaim Qatar rebut tanah mereka buat bangun infrastruktur Piala Dunia 2022

Piala Dunia 2022 bakal digelar di Qatar selama November-Desember.

Stadion Lusail di Kota Ad-Daayin, Qatar, bakal dipakai untuk menggelar laga Piala Dunia 2022. (www.qatar.to)

Gaji 78 buruh proyek Piala Dunia 2022 belum dibayar

Seorang juru bicara FIFA membantah pelanggaran atas hak-hak buruh proyek Piala Dunia 2022 terkait dengan FIFA dan Piala Dunia 2022.

Konglomerat asal Kuwait dan mantan pemilik Nottingham Forest FC, Fawwaz al-Hasawi. (Sky Sports)

Konglomerat Kuwait berencana beli Charlton Athletic

Hasawi membeli Nottingham Forest pada 2012 lalu dijual kepada pengusaha dari Yunani, Evangelos Marinakis, pada 2017.





comments powered by Disqus

Rubrik olahraga Terbaru

Real Madrid hadiahi penampar tentara Israel kostum bola

"Klub sepak bola bergengsi Real Madrid menjamu seorang teroris menjamu seorang teroris penyebar kebencian dan kekerasan. Memalukan," kata Nahshon melalui Twitter.

30 September 2018

TERSOHOR