olahraga

Ulama Saudi haramkan perempuan tonton sepak bola karena lihat paha pemain

"Seorang perempuan melihat lelaki asing berdosa, bagaimana kalau melihat paha dan kostum ketatnya?"

30 Mei 2015 21:19

Seorang ulama Arab Saudi tidak disebutkan namanya telah mengeluarkan fatwa haram bagi kaum hawa menonton pertandingan sepak bola. Bukan ini menghebohkan tapi alasan pengharaman menjadi kontroversi.

Dia bilang perempuan tidak peduli siapa pemenang. "Mereka hanya peduli soal melihat paha para pemain," katanya. "Seorang perempuan melihat lelaki asing berdosa, bagaimana kalau melihat paha dan kostum ketatnya?"

Para pengguna media sosial langsung mengejek alasan fatwa itu, termasuk ratusan kicauan di Twitter. Hal ini menjadi topik tersohor dengan tanda pagar #perempuan cinta sepak bola karena paha pemain.

Seorang pengguna Twitter mengunggah foto empat pemain sepak bola bercelana amat pendek di era 1970-an. Dia menulis, "Bagus para pemain tidak memakai kostum sepak bola 1970-an, kalau tidak dosa kalian bakal makin besar."

Kalusha Bwalya, Anggota Komite Eksekutif CAF (Konfederasi Sepak Bola Afrika) sekaligus mantan Presiden Asosiasi Sepak Bola Zambia. (Twitter/KalushaPBwalya)

FIFA beri sanksi bagi mantan presiden Asosiasi Sepak Bola Zambia karena terima suap dari Qatar

Kalusha Bwalya telah menerima fulus sebesar US$ 80 ribu dari Muhammad bin Hammam untuk memilih Qatar menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.

Liel Levithan, pecatur asal Haifa, Israel. (Hadashot TV)

Tunisia dipaksa izinkan pecatur Israel ikut turnamen

Liel adalah juara catur kelompok usia U7 di the European School Individual Chess Championship, digelar Juli lalu.

Emir Qatar Syekh Hamad bin Khalifah ats-Tsani bersama istrinya, Syekha Muza, saat merayakan terpilihnya Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 di Kota Zurich, Swiss, pada 2010. (Albalad.co/Screengrab)

Qatar sabotase para pesaingnya agar terpilih jadi tuan rumah Piala Dunia 2022

Qatar diduga membayar sebuah perusahaan komunikasi dan para mantan agen CIA untuk kampanye negatif terhadap Amerika, Australia, dan Inggris, tiga negara pesaing dalam pencalonan sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022.

Pemain berdarah Turki Mesut Ozil pada 23 Juli 2018 memutuskan pensiun dari tim nasional Jerman. (Twitter/@MesutOzil1088)

Diperlakukan rasis karena berpose dengan Erdogan, Ozil mundur dari tim nasional Jerman

Ozil telah bermain untuk tim senior Jerman sejak 2009. Dia tampil 90 kali dan mencetak 23 gol.





comments powered by Disqus