olahraga

Emirates sponsori Piala FA

Arsenal menjadi pengoleksi terbanyak trofi Piala FA, yakni 12 kali.

31 Mei 2015 07:06

Emirates Airline kemarin mengumumkan bakal mensponsori turnamen Piala FA, akan dikenal dengan nama Piala FA Emirates, mulai musim depan hingga 2018.

Tidak disebutkan berapa dana digelontorkan oleh maskapai asal Dubai, Uni Emirat Arab, ini namun sejumlah laporan menyebutkan senilai US$ 46 juta atau hampir Rp 608 miliar. Pengumuman ini muncul menjelang laga final Piala FA antara Aston Villa dan Arsenal.

Kesepakatan itu kian menambah panjang daftar sponsor Emirates dalam dunia sepak bola. Perusahaan penerbangan ini sudah menjadi sponsor bagi sejumlah klub top dunia, yakni AC Milan, Real Madrid, Olympiacos FC, Hamburger SV, Benfica, Paris Saint-Germain dan Arsenal.

Presiden Emirates Airline Sir Tim Clark menjelaskan kompetisi Piala FA saban tahunnya disaksikan lebih dari 1,1 miliar penonton. "Karena itulah kami bangga menjadi sponsor utama turnamen ini. Kami bakal bekerja sama dalam jangka panjang buat menyokong dan menghubungkan penggemar dengan tim mereka di Inggris dan seluruh dunia," katanya.

Bos asosiasi sepak bola Inggris FA Greg Dyke amat senang dengan kerja sama itu. "Itu akan membantu kami melanjutkan investasi dalam kejuaraan ini di semua tahapan," ujarnya.

Turnamen Piala FA pertama kali digelar pada 1871. Musim ini Piala FA diikuti 736 tim dari semua tingkatan kompetisi di Inggris. Arsenal berhasil meraih gelar ke-12 tahun ini setelah di final menggulung Aston Villa 4-0. Klub bermarkas di Ibu Kota London itu menjadi tim paling banyak merebut Piala FA.

Ketua QOC (Komite Olimpiade Qatar) Syekh Juaan bin Hamad ats-Tsani. (Flickr)

Adik emir Qatar akan hadiri pembukaan Asian Games di Jakarta

Qatar mengirim 222 atlet akan bertanding di 30 cabang olahraga.

Kalusha Bwalya, Anggota Komite Eksekutif CAF (Konfederasi Sepak Bola Afrika) sekaligus mantan Presiden Asosiasi Sepak Bola Zambia. (Twitter/KalushaPBwalya)

FIFA beri sanksi bagi mantan presiden Asosiasi Sepak Bola Zambia karena terima suap dari Qatar

Kalusha Bwalya telah menerima fulus sebesar US$ 80 ribu dari Muhammad bin Hammam untuk memilih Qatar menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.

Liel Levithan, pecatur asal Haifa, Israel. (Hadashot TV)

Tunisia dipaksa izinkan pecatur Israel ikut turnamen

Liel adalah juara catur kelompok usia U7 di the European School Individual Chess Championship, digelar Juli lalu.

Emir Qatar Syekh Hamad bin Khalifah ats-Tsani bersama istrinya, Syekha Muza, saat merayakan terpilihnya Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 di Kota Zurich, Swiss, pada 2010. (Albalad.co/Screengrab)

Qatar sabotase para pesaingnya agar terpilih jadi tuan rumah Piala Dunia 2022

Qatar diduga membayar sebuah perusahaan komunikasi dan para mantan agen CIA untuk kampanye negatif terhadap Amerika, Australia, dan Inggris, tiga negara pesaing dalam pencalonan sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022.





comments powered by Disqus