olahraga

AFC sokong Piala Dunia 2022 di Qatar

"Sepak bola adalah olahraga dunia dan mestinya tidak boleh mengenal batas geografis."

05 Juni 2015 15:55

AFC (Konfederasi Sepak Bola Asia) kemarin menyatakan dukungan terhadap Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022.

Sokongan ini muncul di tengah derasnya dorongan agar penunjukan negara Arab superkaya ini sebagai tuan rumah ditinjau lagi. Bahkan sudah ada pihak meminta pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022 diulang.

"AFC menegaskan kembali dukungan supaya Piala Dunia 2022 tetap dilangsungkan di Qatar," kata AFC lewat pernyataan tertulis. "Sepak bola adalah olahraga dunia dan mestinya tidak boleh mengenal batas geografis."

Kecurigaan Qatar dan Rusia berlaku curang kian menguat setelah skandal korupsi di tubuh badan sepak bola dunia FIFA terbongkar. Polisi Swiss Rabu pekan lalu menahan sembilan pejabat FIFA dan lima eksekutif pemasaran.

Di hari yang sama, Kejaksaan Agung Amerika Serikat menetapkan 147 dakwaan terhadap 14 tersangka itu, termasuk soal suap, pencucian uang, dan pemerasan. Amerika menuntut semua pelaku diesktradisi agar bisa segera diadili.

Terkuaknya skandal rasuah ini memaksa Presiden FIFA Sepp Blatter - terpilih untuk periode kelima Jumat pekan lalu - mundur Selasa pekan ini.

AFC bilang Qatar bakal menjadi negara Asia Barat pertama menggelar turnamen sepak bola terbesar sejagat itu. "AFC dan seluruh masyarakat sepak bola Asia bersama Qatar. Kami semua ingin menjadi tuan rumah Piala Dunia."

Stadion Al-Wakrah di Qatar rancangan Zaha Hadid Architects. (arabianbusiness.com)

Menteri GCC perintahkan media di kawasan sokong Piala Dunia 2022 di Qatar

Namun tidak disebutkan sanksi bagi media menolak.

Stadion Lusail di Ibu Kota Doha, Qatar, karya Foster + Partners. (arabianbusiness.com)

FIFA: Tidak ada alasan hukum coret Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia

"Rusia dan Qatar telah terpilih secara demokratis sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2002 oleh Komite Eksekutif."

Logo FIFA. (iradio.ie)

Rusia dan Qatar bisa dicoret sebagai tuan rumah Piala Dunia

"Bila ada bukti Qatar dan Rusia terpilih sebagai tuan rumah karena menyuap, hasil itu bisa dibatalkan," kata Ketua Komite Audit dan Kepatutan FIFA Domenico Scala

Stadion Lusail di Ibu Kota Doha, Qatar, karya Foster + Partners. (arabianbusiness.com)

FBI selidiki terpilihnya Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022

FBI sudah mengendus dugaan suap dan korupsi soal terpilihnya Qatar sejak 2011.





comments powered by Disqus

Rubrik olahraga Terbaru

Real Madrid hadiahi penampar tentara Israel kostum bola

"Klub sepak bola bergengsi Real Madrid menjamu seorang teroris menjamu seorang teroris penyebar kebencian dan kekerasan. Memalukan," kata Nahshon melalui Twitter.

30 September 2018

TERSOHOR