olahraga

FIFA: Tidak ada alasan hukum coret Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia

"Rusia dan Qatar telah terpilih secara demokratis sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2002 oleh Komite Eksekutif."

10 Juni 2015 05:30

Badan sepak bola dunia FIFA Senin lalu menegaskan tidak ada alasan hukum untuk mencoret Rusia dan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022.

"Rusia dan Qatar telah terpilih secara demokratis sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2002 oleh Komite Eksekutif," kata FIFA dalam pernyataan tertulis. "Sesuai pendapat para ahli dan berbagai fakta, FIFA tidak memiliki alasan hukum untuk membatalkan Piala Dunia di Rusia dan Qatar."

FIFA menambahkan pihaknya tidak mau berspekulasi soal skenario lain.

Sikap ini menanggapi komentar Ketua Komite Audit dan Kepatutan FIFA Domenico Scala. "Bila ada bukti Qatar dan Rusia terpilih sebagai tuan rumah karena menyuap, hasil itu bisa dibatalkan," ujarnya kepada surat kabar terbitan Swiss Sonntagszeitung. "Namun sejauh ini belum ada bukti diserahkan."

Qatar dan Rusia mendapat sorotan setelah skandal korupsi di tubuh FIFA terbongkar. Polisi Swiss telah menahan 14 pejabat FIFA dan Kejaksaan Agung Amerika Serikat sudah menetapkan 147 dakwaan terhadap mereka, termasuk soal penyuapan, pencucian uang, dan pemerasan.

Bahkan laporan surat kabar Sunday Times terbitan Afrika Selatan menyebut negara ini menyuap lebih besar ketimbang Maroko sehingga bisa ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia 2010.

Mantan penasihat FIFA Guido Tognoni mengakui suap dalam proses pengajuan tuan rumah Piala Dunia bukan hal mengejutkan. "Bila ada masalah dalam proses pengajuan...persoalan itu lebih pada FIFA dibanding Rusia dan Qatar," tuturnya kepada stasiun televisi CNN.

Direktur Utama Russia World Cup 2018 Alexey Sorokin pekan lalu bilang pihaknya terus melanjutkan persiapan untuk menggelar Piala Dunia. Dia menambahkan negaranya mengajukan diri dengan cara-cara sesuai prosedur FIFA. "Kami melakukan dengan bersih," tuturnya.

Panitia Piala Dunia Qatar menjelaskan apa yang tengah berlaku di FIFA tidak akan mempengaruhi persiapan untuk Piala Dunia 2022.

Stadion Al-Wakrah di Qatar rancangan Zaha Hadid Architects. (arabianbusiness.com)

Menteri GCC perintahkan media di kawasan sokong Piala Dunia 2022 di Qatar

Namun tidak disebutkan sanksi bagi media menolak.

Logo FIFA. (iradio.ie)

Rusia dan Qatar bisa dicoret sebagai tuan rumah Piala Dunia

"Bila ada bukti Qatar dan Rusia terpilih sebagai tuan rumah karena menyuap, hasil itu bisa dibatalkan," kata Ketua Komite Audit dan Kepatutan FIFA Domenico Scala

Stadion Khalifah di Ar-Rayyan, Qatar, bakal dipakai untuk Piala Dunia 2022. (Qatar 2022 Bid Committee)

AFC sokong Piala Dunia 2022 di Qatar

"Sepak bola adalah olahraga dunia dan mestinya tidak boleh mengenal batas geografis."

Stadion Lusail di Ibu Kota Doha, Qatar, karya Foster + Partners. (arabianbusiness.com)

FBI selidiki terpilihnya Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022

FBI sudah mengendus dugaan suap dan korupsi soal terpilihnya Qatar sejak 2011.





comments powered by Disqus