olahraga

Pengusaha Libanon beli saham mayoritas klub sepak bola Italia

Ali Zaaytir memborong 97 persen saham Varese Football Club.

19 Juli 2015 20:34

Setelah Qatar dan Uni Emirat Arab, kini giliran pengusaha Libanon tertarik terhadap klub sepak bola Eropa.

Ali Zaaytir, pebisnis asal Libanon, baru-baru ini membeli 97 persen saham Varese Football Club atau A.S. Varese, sekarang bermain di Serie C atau Lega Pro. Klub sepak bola Italia ini dibentuk pada Maret 1910 dan pernah bermain di Serie B musim lalu.

"Ini sebuah keberhasilan dan sebagai orang Libanon saya bangga atas apa yang telah saya lakukan," kata Zaaytir kepada stasiun televisi Al-Arabiya. "Saya senang berinvestasi di bidang olahraga dan saya berharap bakal berhasil."

Menurut Zaaytir, prestasi Varese Football Club melorot lantaran masalah ekonomi. Dia berencana membawa klub ini kembali ke Serie A.

Dia menjelaskan sisa tiga persen saham masih dimiliki mantan presiden klub.

Kalusha Bwalya, Anggota Komite Eksekutif CAF (Konfederasi Sepak Bola Afrika) sekaligus mantan Presiden Asosiasi Sepak Bola Zambia. (Twitter/KalushaPBwalya)

FIFA beri sanksi bagi mantan presiden Asosiasi Sepak Bola Zambia karena terima suap dari Qatar

Kalusha Bwalya telah menerima fulus sebesar US$ 80 ribu dari Muhammad bin Hammam untuk memilih Qatar menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.

Liel Levithan, pecatur asal Haifa, Israel. (Hadashot TV)

Tunisia dipaksa izinkan pecatur Israel ikut turnamen

Liel adalah juara catur kelompok usia U7 di the European School Individual Chess Championship, digelar Juli lalu.

Emir Qatar Syekh Hamad bin Khalifah ats-Tsani bersama istrinya, Syekha Muza, saat merayakan terpilihnya Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 di Kota Zurich, Swiss, pada 2010. (Albalad.co/Screengrab)

Qatar sabotase para pesaingnya agar terpilih jadi tuan rumah Piala Dunia 2022

Qatar diduga membayar sebuah perusahaan komunikasi dan para mantan agen CIA untuk kampanye negatif terhadap Amerika, Australia, dan Inggris, tiga negara pesaing dalam pencalonan sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022.

Pemain berdarah Turki Mesut Ozil pada 23 Juli 2018 memutuskan pensiun dari tim nasional Jerman. (Twitter/@MesutOzil1088)

Diperlakukan rasis karena berpose dengan Erdogan, Ozil mundur dari tim nasional Jerman

Ozil telah bermain untuk tim senior Jerman sejak 2009. Dia tampil 90 kali dan mencetak 23 gol.





comments powered by Disqus