olahraga

Pengusaha Libanon beli saham mayoritas klub sepak bola Italia

Ali Zaaytir memborong 97 persen saham Varese Football Club.

19 Juli 2015 20:34

Setelah Qatar dan Uni Emirat Arab, kini giliran pengusaha Libanon tertarik terhadap klub sepak bola Eropa.

Ali Zaaytir, pebisnis asal Libanon, baru-baru ini membeli 97 persen saham Varese Football Club atau A.S. Varese, sekarang bermain di Serie C atau Lega Pro. Klub sepak bola Italia ini dibentuk pada Maret 1910 dan pernah bermain di Serie B musim lalu.

"Ini sebuah keberhasilan dan sebagai orang Libanon saya bangga atas apa yang telah saya lakukan," kata Zaaytir kepada stasiun televisi Al-Arabiya. "Saya senang berinvestasi di bidang olahraga dan saya berharap bakal berhasil."

Menurut Zaaytir, prestasi Varese Football Club melorot lantaran masalah ekonomi. Dia berencana membawa klub ini kembali ke Serie A.

Dia menjelaskan sisa tiga persen saham masih dimiliki mantan presiden klub.

Penyerang Liverpool asal Mesir Muhammad Salah keluar lapangan setelah mengalami cedera akibat dilanggar kapten Real Madrid Sergio Ramos dalam laga final Liga Champions di Ibu Kota Kiev, Ukraina, 26 Mei 2018. (Twitter/@MoSalah)

Salah akan dimainkan dalam laga hadapi Rusia

Laga kontra Rusia sangat penting dimenangkan oleh Mesir buat membuka jalan ke babak berikutnya.

Dua perempuan Iran berkerudung di jalan umum. (Wiki Commons)

Di Rusia, perempuan Iran protes larangan tonton di stadion

Ini kali pertama kaum hawa Iran berdemonstrasi dalam stadion

Surat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kepada Presiden Argentina Mauricio Macri, meminta laga persahabatan kedua negara dipindah ke Yerusalem. (Times of Israel/Courtesy)

Laga hadapi Argentina batal, Netanyahu dan menterinya saling salahkan

Netanyahu empat bulan lalu menyurati Presiden Argentina Mauricio Macri, meminta pertandingan persahabatan kedua negara dilangsungkan di Yerusalem.

Sejumlah orang berunjuk rasa di luar markas latihan klub FC Barcelona, menuntut pembatalan laga persahabatan antara tim nasional Argentina menghadapi Israel, direncanakan digelar di Yerusalem pada 9 Juni 2018. (Twitter/@faymdq)

Dokter Yahudi penyelamat karier Messi

"Messi perlu satu suntikan saban hari," ujar Dr. Schwartzstein.





comments powered by Disqus