olahraga

Stadion Piala Dunia di Doha dibangun bulan depan

Stadion Al-Bait direncanakan berkapasitas 60 ribu penonton.

24 Agustus 2015 09:31

Pembangunan Stadion Al-Bait berkapasitas 60 ribu tempat duduk berlokasi di Ibu Kota Doha, Qatar, akan dimulai bulan depan.

Sejalan dengan itu, komite penyelenggara Piala Dunia 2022 pekan lalu  menyatakan pembangunan tempat penampungan 2.700 buruh migran bakal mengerjakan proyek Stadion Al-Bait sudah berlangsung.

"Kami benar-benar senang untuk tahap selanjutnya pengerjaan Stadion Al-Bait akan dimulai," kata pejabat komite Ghanim Al-Kuwari.

Dengan luas wilayah 11.600 kilometer persegi, Qatar bakal menjadi negara termungil menggelar Piala Dunia. Ia juga merupakan negara Arab dan muslim pertama menjadi tuan rumah turnamen sepak bola paling bergengsi sejagat ini.

Namun terpilihnya Qatar menimbulkan polemik lantaran cuaca kelewat panas, dugaan suap, dan perlakuan buruk terhadap para pekerja proyek infrastruktur Piala Dunia.

Soal suhu amat panas, FIFA (badan sepak bola dunia) telah mengeluarkan keputusan bersejarah: Piala Dunia 2022 dilangsungkan pada musim dingin, yakni November-Desember.

Sedangkan masalah buruh, Qatar berjanji memperbaiki kondisi mereka. Tudingan rasuah hingga negara Arab superkaya itu terpilih juga tengah diselidiki.

Delegasi dari Suku Al-Ghufran, Qatar, mengadukan pemerintah Qatar ke kantor FIFA di Kota Zurich, Swiss, 24 September 2018. (Al-Arabiya/Supplied)

Suku Al-Ghufran klaim Qatar rebut tanah mereka buat bangun infrastruktur Piala Dunia 2022

Piala Dunia 2022 bakal digelar di Qatar selama November-Desember.

Stadion Lusail di Kota Ad-Daayin, Qatar, bakal dipakai untuk menggelar laga Piala Dunia 2022. (www.qatar.to)

Gaji 78 buruh proyek Piala Dunia 2022 belum dibayar

Seorang juru bicara FIFA membantah pelanggaran atas hak-hak buruh proyek Piala Dunia 2022 terkait dengan FIFA dan Piala Dunia 2022.

Stadion Al-Wakrah bakal dipakai untuk Piala Dunia 2022. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Buruh Piala Dunia 2022 asal Nepal tewas terjatuh dalam proyek pembangunan stadion

Lelaki 23 tahun itu meninggal pada 14 Agustus dalam proyek pembangunan Stadion Al-Wakrah.

Kalusha Bwalya, Anggota Komite Eksekutif CAF (Konfederasi Sepak Bola Afrika) sekaligus mantan Presiden Asosiasi Sepak Bola Zambia. (Twitter/KalushaPBwalya)

FIFA beri sanksi bagi mantan presiden Asosiasi Sepak Bola Zambia karena terima suap dari Qatar

Kalusha Bwalya telah menerima fulus sebesar US$ 80 ribu dari Muhammad bin Hammam untuk memilih Qatar menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.





comments powered by Disqus

Rubrik olahraga Terbaru

Real Madrid hadiahi penampar tentara Israel kostum bola

"Klub sepak bola bergengsi Real Madrid menjamu seorang teroris menjamu seorang teroris penyebar kebencian dan kekerasan. Memalukan," kata Nahshon melalui Twitter.

30 September 2018

TERSOHOR