olahraga

Gerrard tolak tawaran klub asal Qatar

Steven Gerrard dikabarkan telah meneken kontrak dua tahun untuk bermain di klub LA Galaxy musim depan.

06 Januari 2015 06:40

Pemain legendaris Liverpool Steven Gerrard dikabarkan telah menolak tawaran dari sebuah klub sepak bola Qatar.

Gerrard akan mengakhiri kariernya selama 17 tahun di Liverpool setelah Liga Primer Inggris musim ini berakhir. Dia akan pindah ke liga sepak bola Amerika Serikat MLS dan bergabung dengan LA Galaxy. Dia telah meneken kontrak 18 bulan seharga US$ 6 juta per tahun.

Surat kabar terbitan Inggris the Sun melaporkan tim sepak bola Al-Gharafa bermarkas di Ibu Kota Doha, Qatar, telah menawarkan kontrak dua tahun senilai US$ 27,5 juta atau Rp 347 miliar. Dia dijanjikan gaji US$ 260 ribu (Rp 3,3 miliar) saban pekan.

Dalam sebuah wawancara khusus Gerrard membenarkan kepindahannya ke MLS musim depan. Banyak laporan menyebutkan dia akan bermain di LA Galaxy, juara MLS. Di sana dia akan bareng mantan rekan setimnya di Liverpool Robbie Keane.

Pemain tengah kelahiran 30 Mei 1980 ini memulai debutnya di Liverpool pada usia 18 tahun. Dua tahun kemudian dia berhasil masuk tim inti dan sejak 2003 menjadi kapten tim menggantikan Sami Hyppia.

Gerrard telah menyumbang 116 gol dari 494 kali penampilannya bersama klub asal kota kelahiran grup band legendaris the Beatles itu. Dia sudah bermain 114 kali untuk tim nasional Inggris dengan torehan 21 gol.

Sayang, dia belum pernah mencicipi gelar juara Liga Inggris selama bermain di Liverpool. Namun dia berhasil membantu Liverpool meraih dua kali Piala FA dan, tiga kali Piala Liga, dan sekali juara Liga Champions.

Ketua QOC (Komite Olimpiade Qatar) Syekh Juaan bin Hamad ats-Tsani. (Flickr)

Adik emir Qatar akan hadiri pembukaan Asian Games di Jakarta

Qatar mengirim 222 atlet akan bertanding di 30 cabang olahraga.

Kalusha Bwalya, Anggota Komite Eksekutif CAF (Konfederasi Sepak Bola Afrika) sekaligus mantan Presiden Asosiasi Sepak Bola Zambia. (Twitter/KalushaPBwalya)

FIFA beri sanksi bagi mantan presiden Asosiasi Sepak Bola Zambia karena terima suap dari Qatar

Kalusha Bwalya telah menerima fulus sebesar US$ 80 ribu dari Muhammad bin Hammam untuk memilih Qatar menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.

Liel Levithan, pecatur asal Haifa, Israel. (Hadashot TV)

Tunisia dipaksa izinkan pecatur Israel ikut turnamen

Liel adalah juara catur kelompok usia U7 di the European School Individual Chess Championship, digelar Juli lalu.

Emir Qatar Syekh Hamad bin Khalifah ats-Tsani bersama istrinya, Syekha Muza, saat merayakan terpilihnya Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 di Kota Zurich, Swiss, pada 2010. (Albalad.co/Screengrab)

Qatar sabotase para pesaingnya agar terpilih jadi tuan rumah Piala Dunia 2022

Qatar diduga membayar sebuah perusahaan komunikasi dan para mantan agen CIA untuk kampanye negatif terhadap Amerika, Australia, dan Inggris, tiga negara pesaing dalam pencalonan sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022.





comments powered by Disqus