olahraga

Kapten tim sepak bola Iran gagal ikut Piala Asia karena paspor ditahan suami

Sesuai hukum berlaku di negeri Mullah itu, suami bisa melarang istri bepergian ke negara lain.

17 September 2015 08:29

Kapten tim sepak bola perempuan Iran Niloufar Ardalan terancam tidak bisa ikut Piala Asia karena paspornya ditahan suami.

Situs berita asal Iran fararu.com Senin lalu melaporkan suami dari pemain tengah berusia 30 tahun itu tidak mengizinkan dia pergi ke luar negeri. Sesuai hukum berlaku di negeri Mullah itu, suami bisa melarang istri bepergian ke negara lain.

Ardalan Selasa lalu menulis masalah pribadi ini di akun Instagramnya. Dia meminta beleid itu diubah sehingga kaum hawa boleh ke luar negeri tanpa izin suami. "Saya ini cuma tentara nasional berjuang mengibarkan bendera kita," tulisnya.

Piala Asia untuk sepak bola wanita digelar di Malaysia mulai hari ini.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Kejuaraan dunia catur dipindah dari Arab Saudi setelah tujuh pecatur Israel dilarang bertanding

Arab Saudi menggelar turnamen catur untuk pertama kali tahun lalu.

Dua pemain bintang klub Paris Saint-Germain Neymar dan Kylan Mbappe. (France 24)

Emirates tidak lagi sponsori PSG musim depan

Kemungkinan beralih ke Olympique de Marseille.

Sejumlah perempuan Iran diizinkan menonton pertandingan sepak bola antara tuan rumah menghadapi Bolivia di Stadion Azadi, Ibu Kota Teheran, Iran, 16 Oktober 2018. (Twitter)

Iran izinkan perempuan tonton laga sepak bola di stadion

Arab Saudi sejak Januari lalu membolehkan kaum hawa masuk stadion buat menyaksikan pertandingan olahraga.

Ahad Tamimi, gadis Palestina penampar tentara Israel pada 29 September 2018 mengunjungi markas klub Real Madrid. Di sana, dia menerima hadiah sebuah kostum sepak bola bernama dirinya. (Haaretz)

Real Madrid hadiahi penampar tentara Israel kostum bola

"Klub sepak bola bergengsi Real Madrid menjamu seorang teroris menjamu seorang teroris penyebar kebencian dan kekerasan. Memalukan," kata Nahshon melalui Twitter.





comments powered by Disqus