olahraga

Dua pangeran Arab siap bersaing pimpin FIFA

Syekh Salman bin Ibrahim al-Khalifah mengisyaratkan ikut bertanding menjadi pengganti Sepp Blatter setelah Michel Platini terlibat korupsi FIFA

04 Oktober 2015 12:48

Dua pangeran dari negara Arab siap bersaing dalam pemilihan Presiden FIFA (badan sepak bola dunia) digelar Februari tahun depan.

Setelah Pangeran Ali bin Husain asal Yordania menyatakan bakal maju lagi, pangeran dari Bahrain Syekh Salman bin Ibrahim al-Khalifah mengisyaratkan ikut bertanding menjadi pengganti Sepp Blatter.

Pangeran Ali merupakan pesaing kuat Blatter dalam pemilihan beberapa bulan lalu, namun dia mundur di putaran pertama meski masih berpeluang di babak penentuan.

Blatter menjadi tersangka dalam skandal korupsi terbesar menghantam FIFA. Penyelidikan juga ditujukan terhadap sejumlah petinggi organisasi itu.

Dua sumber mengungkapkan Syekh Salman bakal maju bila Michel Platini, juga diduga terlibat, membatalkan pencalonannya. Presiden UEFA (badan sepak bola Eropa) ini dituding menerima suap dua juta franc Swiss atau kini setara Rp 30,3 miliar dari Blatter.

Syekh Salman, Presiden AFC (Konfederasi Sepak Bola Asia), merupakan penyokong Platini untuk memimpin FIFA. Dia juga berteman dekat dengan Syekh Ahmad al-Fahad as-Sabah dari Kuwait, salah satu orang paling berpengaruh dalam politik olahraga internasional.

Hingga berita ini dilansir, kantor Syekh Salman belum bisa dihubungi untuk dimintai komentarnya.

Ahad Tamimi, gadis Palestina penampar tentara Israel pada 29 September 2018 mengunjungi markas klub Real Madrid. Di sana, dia menerima hadiah sebuah kostum sepak bola bernama dirinya. (Haaretz)

Real Madrid hadiahi penampar tentara Israel kostum bola

"Klub sepak bola bergengsi Real Madrid menjamu seorang teroris menjamu seorang teroris penyebar kebencian dan kekerasan. Memalukan," kata Nahshon melalui Twitter.

Delegasi dari Suku Al-Ghufran, Qatar, mengadukan pemerintah Qatar ke kantor FIFA di Kota Zurich, Swiss, 24 September 2018. (Al-Arabiya/Supplied)

Suku Al-Ghufran klaim Qatar rebut tanah mereka buat bangun infrastruktur Piala Dunia 2022

Piala Dunia 2022 bakal digelar di Qatar selama November-Desember.

Stadion Lusail di Kota Ad-Daayin, Qatar, bakal dipakai untuk menggelar laga Piala Dunia 2022. (www.qatar.to)

Gaji 78 buruh proyek Piala Dunia 2022 belum dibayar

Seorang juru bicara FIFA membantah pelanggaran atas hak-hak buruh proyek Piala Dunia 2022 terkait dengan FIFA dan Piala Dunia 2022.

Konglomerat asal Kuwait dan mantan pemilik Nottingham Forest FC, Fawwaz al-Hasawi. (Sky Sports)

Konglomerat Kuwait berencana beli Charlton Athletic

Hasawi membeli Nottingham Forest pada 2012 lalu dijual kepada pengusaha dari Yunani, Evangelos Marinakis, pada 2017.





comments powered by Disqus

Rubrik olahraga Terbaru

Real Madrid hadiahi penampar tentara Israel kostum bola

"Klub sepak bola bergengsi Real Madrid menjamu seorang teroris menjamu seorang teroris penyebar kebencian dan kekerasan. Memalukan," kata Nahshon melalui Twitter.

30 September 2018

TERSOHOR