olahraga

Raja Maroko pecat menteri karena lapangan bola kebanjiran

Banjir menggenangi lapangan saat laga perempat final Piala Dunia Klub di Stadion Pangeran Maula Abdillah, Rabat.

08 Januari 2015 13:57

Raja Maroko Muhammad VI telah memecat Menteri Pemuda dan Olahraga Muhammad Auzzin terkait banjir menggenangi lapangan sepak bola di Stadion Pangeran Maula Abdillah di Ibu Kota Rabat.

Kantor berita resmi Maroko MAP kemarin melaporkan keputusan itu diambil setelah hasil penyelidikan menemukan sistem drainase tidak berjalan baik. Kesalahan atas hal itu ada di tangan menteri dan perusahaan membikin stadion.

Banjir itu terjadi saat laga perempat final Piala Dunia Klub Desember tahun lalu antara Western Sydney Wanderers dari Australia dan Cruz Azul (Meksiko). Para pemain mengeluhkan tingginya genangan air dan pihak dari kedua tim meminta penjelasan badan sepak bola dunia FIFA.

Buruknya kondisi lapangan di Stadion Pangeran Maula Abdillah mendapat kritikan pedas dari pengguna media sosial dan surat-surat kabar olahraga terbitan Maroko. Akhirnya pertandingan-pertandingan selanjutnya dipindah ke Kota Marakesh.

"Ketika Menteri Auzzin melihat hasil investigasi itu, di meminta perdana menteri menyampaikan kepada raja keinginannya mundur dari jabatannya," tulis MAP.

Dua pemilik klub Liga Primer Inggris, Sheffield United - Kevin McCabe (kiri) dan Pangeran Abdullah bin Musaad bin Abdul Aziz dari Arab  Saudi - pada 2014. (Sky News)

Pangeran Saudi menangi gugatan buat miliki klub bola Sheffield United

Sebuah pengadilan tinggi di Inggris memerintahkan Kevin McCabe menjual 50 persen sahamnya di Sheffield United kepada Pangeran Abdullah seharga Rp 87,4 miliar.

Pejudo peringkat satu dunia asal Iran, Said Maulai, pada 2018. (YouTube screenshot)

Pejudo Iran minta suaka ke Jerman

Pejudo peringkat satu dunia asal Iran Said Maulai pernah pura-pura cedera agar tidak melawan pejudo dari Israel Sagi Muki.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Arab Saudi berencana gelar balapan Formula 1

Arab Saudi sudah menjadi tumah rumah balapan Formula E sejak Desember tahun lalu.

Syekh Khalid bin Zayid, pangeran dari Dubai, Uni Emirat Arab, merupakan pemilik Bin Zayed Group. (Screencapture YouTube)

Pangeran dari Dubai segera miliki Newcastle United

Pangeran Khalid bin Zayid sepakat membeli Newcastle United seharga Rp 6,2 triliun.





comments powered by Disqus

Rubrik olahraga Terbaru

Pangeran Saudi menangi gugatan buat miliki klub bola Sheffield United

Sebuah pengadilan tinggi di Inggris memerintahkan Kevin McCabe menjual 50 persen sahamnya di Sheffield United kepada Pangeran Abdullah seharga Rp 87,4 miliar.

17 September 2019

TERSOHOR