olahraga

Pangeran Ali resmi mencalonkan diri buat pemilihan bos FIFA

Kalau Platini batal maju, kesempatan adik kandung dari raja Yordania itu untuk menang kian besar.

16 Oktober 2015 16:37

Pangeran Ali bin Husain dari Yordania kemarin secara resmi mencalonkan diri untuk bertarung memperebutkan jabatan presiden FIFA (Federasi Asosiasi Sepak Bola Internasional).

Pemilihan buat menggantikan Sepp Blatter ini dijadwalkan berlangsung pada 26 Februari 2015. Namun Komite Eksekutif FIFA berencana membahas penundaan pemilihan dalam pertemuan darurat Ahad pekan ini di markas mereka di Kota Zurich, Swiss.

Komite Etik FIFA pekan lalu memberhentikan sementara Presiden UEFA (Asosiasi Sepak Bola Uni Eropa) Michel Platini dan Blatter selama 90 hari terkait keterlibatan keduanya dalam kasus dugaan suap. Menurut Kejaksaan Agung Swiss, FIFA empat tahun lalu dituduh menyuap Platini sebesar US$ 2,1 juta atau kini setara Rp 28,4 miliar.

Pangeran Ali, 40 tahun, yakin FIFA bisa meraih kembali reputasi bagusnya jika memiliki kepemimpinan benar. "Krisis membekap FIFA saat ini adalah kesempatan untuk mewujudkan perubahan positif," kata adik kandung dari Raja Yordania Abdullah bin Husain ini, melalui pernyataan tertulis. "Banyak gagasan bagus muncul dalam pembahasan akhir-akhir ini mengenai masa depan FIFA."

Tanpa keikutsertaan Platini, peluang Pangeran Ali kian besar buat menjadi bos FIFA. Sebab batas waktu pencalonan pada 26 Oktober mendatang.

Platini merupakan salah satu pendukung Pangeran Ali saat pemilihan presiden FIFA Mei lalu. Meski masih berpeluang di putaran kedua, sang pangeran mundur sehingga Blatter berkuasa lagi. Tapi empat hari kemudian dia menyatakan bakal berhenti setelah skandal korupsi terbesar dalam FIFA terkuak.

Blatter dan sejumlah pejabat FIFA lainnya kini menjadi tersangka dalam kasus rasuah tengah diselidiki kejaksaan agung Swiss dan Amerika Serikat itu.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Putera mahkota Saudi tawar Manchester United seharga Rp 73 triliun

Bin Salman pernah membeli lukisan wajah Yesus seharga US$ 450 juta (kini setara Rp 6,3 triliun).

Sekitar 3.500 Iran diizinkan menonton laga kualifikasi Piala Dunia 2022 antara tim tuan rumah menghadapi Kamboja di Stadion Azadi, Ibu Kota Teheran, 10 Oktober 2019. (Twitter/Sporf)

Iran akhirnya izinkan perempuan tonton bola di stadion

Kebijakan ini berlaku setelah bulan lalu perempuan penggemar sepak bola, Sahar Khodayari, membakar diri di luar gedung pengadilan dan akhirnya meninggal dua pekan kemudian.

Dua pemilik klub Liga Primer Inggris, Sheffield United - Kevin McCabe (kiri) dan Pangeran Abdullah bin Musaad bin Abdul Aziz dari Arab  Saudi - pada 2014. (Sky News)

Pangeran Saudi menangi gugatan buat miliki klub bola Sheffield United

Sebuah pengadilan tinggi di Inggris memerintahkan Kevin McCabe menjual 50 persen sahamnya di Sheffield United kepada Pangeran Abdullah seharga Rp 87,4 miliar.

Lokasi pembangunann sebuah stadion Piala Dunia 2022 di Qatar. (Arabian Business)

Qatar tawarkan duit Rp 12,6 triliun ke FIFA buat gelar Piala Dunia 2022

Qatar menawarkan uang US$ 400 juta tiga pekan sebelum pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022.





comments powered by Disqus