olahraga

Dinilai membosankan, presiden Mauritania hentikan laga sepak bola

Pertandingan disetop di menit ke-63 dan kedua tim diperintahkan melakoni adu penalti.

02 Desember 2015 18:58

Kadang sebuah pertandingan sepak bola membosankan. Kalau sudah begitu, penonton cuma bisa mencemooh. Namun seorang pemimpin negara bisa melakukan lebih dari itu: menghentikan laga sebelum berakhir dan memaksa kedua tim melakukan adu penalti.

Inilah kabarnya yang terjadi di Mauritania. Asosiasi sepak bola di negara itu dipaksa membantah selentingan beredar Presiden Muhammad Auld Abdul Aziz memaksa terjadi adu penalti saat pertandingan berlangsung di menit ke-63 dalam partai final Piala Super.

Abdul Aziz dianggap frustasi menonton jalannya pertandingan antara FC Teyragh-Zaina dan ACS Ksar akhir pekan lalu. Laga ini tiba-tiba saja dihentikan saat kedudukan imbang 1-1 dan wasit memerintahkan kedua tim melakoni adu penalti. Hasilnya Teyragh Zaina menang.

"Keputusan itu dibuat atas kesepakatan antara presiden dan pelatih dari kedua klub," kata Ketua Asosiasi Sepak Bola Mauritania Ahmad Auld Yahya.

Tapi para penonton marah dengan campur tangan presiden itu.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Bin Salman batal beli Newcastle United

Saat ini baru satu bangsawan Arab Saudi memiliki klub Liga Primer Inggris, yakni Pangeran Abdullah bin Musaad bin Abdul Aziz.

Logo stasiun televisi olahraga beIN Sports. (Arabian Business)

Arab Saudi akui curi hak siar milik televisi Qatar

Keputusan WTO itu merupakan cacat terburuk bagi negara Kabah itu selain masalah pelanggaran hak asasi manusia.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Pertarungan tinju Tyson versus Holyfield jilid tiga digelar di Riyadh pada Juli

"Pertarungan itu akan dilaksanakan pada 11 Juli di Ibu Kota Riyadh," kata seorang sumber Albalad.co.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Arab Saudi bayar uang muka Rp 314 miliar untuk membeli klub Newcastle United

Kalau pembelian ini terwujud, maka Newcastle United bakal menjadi klub kedua Liga Primer Inggris dimiliki Arab Saudi setelah Sheffield United dibeli oleh Pangeran Abdullah bin Musaad bin Abdul Aziz.





comments powered by Disqus