olahraga

Malaysia tolak visa bagi dua peselancar angin Israel

Kedua peselancar Israel itu dilarang membawa bendera negara atau menggunakan segala simbol di pakaian atau papan selancar menunjukkan asal negara mereka.

28 Desember 2015 16:31

Dua peselancar angin asal Israel Yoav Omer dan Noy Drihan bareng pelatih mereka, Meir Yaniv, gagal mengikuti Kejuaraan Dunia Selancar Junior berlangsung di Pulau Langkawi, Malaysia, karena tidak memperoleh visa.

Turnamen ini berlangsung sejak kemarin hingga Ahad pekan ini, diperkirakan diikuti sekitar 300 peselancar berumur di bawah 19 tahun.

Ketua Asosiasi Selancar Israel Amir Gill menjelaskan kepada media setempat, Malaysia menetapkan hal-hal tidak bisa diterima sebagai syarat mendapatkan visa. Kedua peselancar Israel itu dilarang membawa bendera negara atau menggunakan segala simbol di pakaian atau papan selancar menunjukkan asal negara mereka.

Lewat pernyataan tertulis, Presiden World Sailing Carlo Croce bilang telah mengirim sejumlah anggota komite eksekutif ke Malaysia untuk menyelidiki kasus ini dan meminta klarifikasi dari panitia kejuaraan dunia itu. "World Sailing berharap pihak panitia membolehkan peselancar dari semua negara berkompetisi dengan adil," katanya.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Bin Salman batal beli Newcastle United

Saat ini baru satu bangsawan Arab Saudi memiliki klub Liga Primer Inggris, yakni Pangeran Abdullah bin Musaad bin Abdul Aziz.

Logo stasiun televisi olahraga beIN Sports. (Arabian Business)

Arab Saudi akui curi hak siar milik televisi Qatar

Keputusan WTO itu merupakan cacat terburuk bagi negara Kabah itu selain masalah pelanggaran hak asasi manusia.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Pertarungan tinju Tyson versus Holyfield jilid tiga digelar di Riyadh pada Juli

"Pertarungan itu akan dilaksanakan pada 11 Juli di Ibu Kota Riyadh," kata seorang sumber Albalad.co.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Arab Saudi bayar uang muka Rp 314 miliar untuk membeli klub Newcastle United

Kalau pembelian ini terwujud, maka Newcastle United bakal menjadi klub kedua Liga Primer Inggris dimiliki Arab Saudi setelah Sheffield United dibeli oleh Pangeran Abdullah bin Musaad bin Abdul Aziz.





comments powered by Disqus