olahraga

Iran akan gelar lomba marathon internasional pertama

Perempuan tidak diizinkan ikut.

02 Januari 2016 14:38

Iran bakal menggelar lomba marathon internasional pertama pada 9 April mendatang. Penggagasnya adalah Sebastian Straten, pengusaha berdarah Belanda jatuh cinta atas negeri Persia itu setelah ke sana pertama kali pada 2005.

Lomba marathon bertajuk "I run Iran" ini akan dilangsungkan di kota kuno Syiraz. Rutenya mulai gerbang Syiraz dan berakhir di pintu masuk Persepolis, ibu kota Kekaisaran Archaemenid. Persepolis, situs bersejarah dunia ditetapkan UNESCO, dibangun oleh kaisar Darius I pada tahun 518 sebelum Masehi.

Namun lomba ini khusus bagi peserta lelaki. "Sayangnya, perempuan tidak dibolehkan ikut dalam marathon internasional pertama ini," kata Straten, pemilik biro perjalanan Iran Silk Road, kepada kantor berita Mehr. "Ada banyak perempuan Iran ingin berlomba dan kami berharap mereka bisa mendapat izin di marathon berikutnya."

Straten menambahkan marathon internasional itu, sudah mendapat izin dari pemerintah Iran, bertujuan menyatukan kemanusiaan. Dia berharap lomba lari ini bisa memberikan dampak positif terhadap pandangan Barat atas Iran.

"Ini lebih dari sekadar sebuah marathon. Ini adalah pembukaan pintu Persia buat turisme," ujarnya. "Untuk menunjukkan kecantikan dan harta sejati dari Iran!"

Peserta lomba dibatasi 400 pelari. Sejauh ini lebih dari 200 lelaki asal 40 negara sudah mendaftar, termasuk 23 dari Amerika Serikat dan 15 pelari Inggris.

Penyelenggara berharap marathon internasional ini mendorong lari menjadi sebuah olahraga populer di Iran. Juga untuk mengumpulkan dana dan menggugah kesadaran soal makin langkanya cheetah di negara Mullah itu.

Ahad Tamimi, gadis Palestina penampar tentara Israel pada 29 September 2018 mengunjungi markas klub Real Madrid. Di sana, dia menerima hadiah sebuah kostum sepak bola bernama dirinya. (Haaretz)

Real Madrid hadiahi penampar tentara Israel kostum bola

"Klub sepak bola bergengsi Real Madrid menjamu seorang teroris menjamu seorang teroris penyebar kebencian dan kekerasan. Memalukan," kata Nahshon melalui Twitter.

Delegasi dari Suku Al-Ghufran, Qatar, mengadukan pemerintah Qatar ke kantor FIFA di Kota Zurich, Swiss, 24 September 2018. (Al-Arabiya/Supplied)

Suku Al-Ghufran klaim Qatar rebut tanah mereka buat bangun infrastruktur Piala Dunia 2022

Piala Dunia 2022 bakal digelar di Qatar selama November-Desember.

Stadion Lusail di Kota Ad-Daayin, Qatar, bakal dipakai untuk menggelar laga Piala Dunia 2022. (www.qatar.to)

Gaji 78 buruh proyek Piala Dunia 2022 belum dibayar

Seorang juru bicara FIFA membantah pelanggaran atas hak-hak buruh proyek Piala Dunia 2022 terkait dengan FIFA dan Piala Dunia 2022.

Konglomerat asal Kuwait dan mantan pemilik Nottingham Forest FC, Fawwaz al-Hasawi. (Sky Sports)

Konglomerat Kuwait berencana beli Charlton Athletic

Hasawi membeli Nottingham Forest pada 2012 lalu dijual kepada pengusaha dari Yunani, Evangelos Marinakis, pada 2017.





comments powered by Disqus

Rubrik olahraga Terbaru

Real Madrid hadiahi penampar tentara Israel kostum bola

"Klub sepak bola bergengsi Real Madrid menjamu seorang teroris menjamu seorang teroris penyebar kebencian dan kekerasan. Memalukan," kata Nahshon melalui Twitter.

30 September 2018

TERSOHOR