olahraga

Bos baru FIFA tegaskan Qatar tetap tuan rumah Piala Dunia 2022

"Sekarang yang diperlukan adalah mempersiapkan Piala Dunia terbaik sepanjang sejarah di Rusia pada 2018 dan 2022 di Qatar," kata Infantino.

01 Maret 2016 18:06

Meski muncul tudingan terjadi kecurangan hingga Qatar terpilih sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022, Gianni Infantino, presiden baru FIFA (Federasi Asosiasi Sepak Bola Internasional), menegaskan negara Arab superkaya di kawasan Teluk ini tetap berhak menggelar turnamen sepak bola paling bergengsi itu.

"Terkait Qatar dan Rusia, keputusan sudah diambil oleh komite eksekutif," kata Infantino. "Sekarang yang diperlukan adalah mempersiapkan Piala Dunia terbaik sepanjang sejarah di Rusia pada 2018 dan 2022 di Qatar."

FIFA Maret tahun lalu membikin keputusan bersejarah: Piala Dunia 2022 di Qatar dilaksanakan pada musim dingin, yakni November-Desember. Ini untuk menghindari cuaca kelewat panas di Qatar - bisa 50 derajat Celcius - bila turnamen itu dilangsungkan seperti biasa pada Juni-Juli.

Kejaksaan Agung Swiss tengah menyelidiki dugaan korupsi atau suap soal terpilihnya Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 dan Rusia di 2018.

Lewat pernyataan tertulis, panitia Piala Dunia 2022 menyambut baik terpilihnya Infantino. "Kami berharap Presiden Infantino sukses menjalankan perannya dan kami siap bekerja sama erat dengan dia dalam mempersiapkan Piala Dunia 2022 di Qatar."

Kalusha Bwalya, Anggota Komite Eksekutif CAF (Konfederasi Sepak Bola Afrika) sekaligus mantan Presiden Asosiasi Sepak Bola Zambia. (Twitter/KalushaPBwalya)

FIFA beri sanksi bagi mantan presiden Asosiasi Sepak Bola Zambia karena terima suap dari Qatar

Kalusha Bwalya telah menerima fulus sebesar US$ 80 ribu dari Muhammad bin Hammam untuk memilih Qatar menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.

Emir Qatar Syekh Hamad bin Khalifah ats-Tsani bersama istrinya, Syekha Muza, saat merayakan terpilihnya Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 di Kota Zurich, Swiss, pada 2010. (Albalad.co/Screengrab)

Qatar sabotase para pesaingnya agar terpilih jadi tuan rumah Piala Dunia 2022

Qatar diduga membayar sebuah perusahaan komunikasi dan para mantan agen CIA untuk kampanye negatif terhadap Amerika, Australia, dan Inggris, tiga negara pesaing dalam pencalonan sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022.

Stadion Internasional Khalifah untuk Piala Dunia 2022 di Qatar. (qatcom.com)

Piala Dunia berikutnya di Qatar

Selama Piala Dunia 2022, penggemar disediakan tempat khusus untuk mabuk-mabukan, jaraknya sekitar sejam dari stadion.

Lokasi pembangunann sebuah stadion Piala Dunia 2022 di Qatar. (Arabian Business)

Buruh proyek Piala Dunia 2022 bekerja 148 hari tanpa libur

"Kasus paling ekstrem ditemukan adalah 14 jam kerja sehari...dan 402 jam kerja dalam sebulan."





comments powered by Disqus